Cara Penyajian Makanan yang Antimainstream Kini Sudah Diterima

Chaerunnisa, Risna Halidi

Senin, 04 September 2017 | 07:50 WIB
Cara Penyajian Makanan yang Antimainstream Kini Sudah Diterima
Ilustrasi makanan berbasis ikan (Pixalar)

Suara.com - Menyajikan es krim dalam sebuah pot, telur dadar di atas sandal, atau sup dalam miniatur toilet, merupakan cara penyajian makanan yang antimainstream di era ini.

Kini, para koki dan pemilik restoran berpikir, menyajikan makanan dengan cara aneh merupakan hal yang masuk akal dan dapat menarik pelanggan.

Meski begitu, bukan berarti cara penyajian makanan ini tidak membuat orang emosional. Ketika sebuah kafe di Cardiff, Inggris mulai mengajikan sarapan dalam sebuah wadah selai, hinaan dilemparkan oleh masyarakat pada restoran tersebut.

Dalam survei yang dilakukan oleh YouGov, hanya 18 persen masyarakat Inggris yang mengatakan setoples selai dapat diterima sebagai wadah penyajian makanan. Fakta itu hanya satu persen lebih tinggi dari responden yang mengaku tak masalah jika makanannya disajikan pada sekop kebun.

YouGov baru-baru ini menunjukkan cara penyajian makanan yang aneh, tapi nyata pada 2.030 masyarakat Inggris.

Survei ini terinspirasi umpan terpopuler di media sosial, Twitter, yang bernada "We Want Plate" atau Kami Ingin Piring, yang secara apik mendokumentasikan banyak metode aneh untuk menyajikan makanan pada pelanggan.

YouGov mempresentasikan angka tersebut secara positif, dan menunjukkan bahwa "kurang dari satu dari 10 orang Inggris (9 persen) mengatakan bahwa mereka menerima makanan disajikan dalam sepatu."

Survei itu juga mengungkapkan, mangkuk anjing adalah pengganti piring kedua yang paling tidak pantas. Hanya satu dari 10 persen yang mengatakan bahwa itu adalah hal yang dapat diterima.

Itu berarti, satu dari sepuluh orang Inggris menganggap makan ayam goreng pada mangkuk anjing tidak masalah.

baca juga

Terlebih lagi, hampir 20 persen menganggapnya benar-benar normal untuk makan pada sebuah sekop, sementara 28 persen mengaku baik-baik saja makan pada sebuah panel lantai dan lebih dari setengah responden atau sekitar 52 persen senang makanan mereka disajikan dalam sebuah pot tanaman.

Pada catatan yang lebih positif, 99 persen dari responden mengaku senang dengan piring melingkar, dan 98 persen senang dengan piring persegi.

Namun, seperti yang dijelaskan oleh YouGov, jika kelas menengah adalah kelompok yang paling terbuka, dan tampaknya kaum milenial juga berkontribusi terhadap penerimaan luas pada cara penyajian yang aneh, bahkan cenderung ekstrem. (Mirror)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Legitnya Pisang Gapit Khas Balikpapan

Legitnya Pisang Gapit Khas Balikpapan

Lifestyle | Rabu, 30 Agustus 2017 | 20:00 WIB

Ini Perbedaan antara Fast Food dan Junk Food

Ini Perbedaan antara Fast Food dan Junk Food

Health | Kamis, 24 Agustus 2017 | 07:48 WIB

Makanan yang Dibakar dengan Arang Bisa Memicu Kanker?

Makanan yang Dibakar dengan Arang Bisa Memicu Kanker?

Health | Rabu, 23 Agustus 2017 | 22:07 WIB

Terkini

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

×