Ingin Lolos Seleksi Masuk BUMN? Ikuti 5 Tips Berikut Ini

Angelina Donna
Ingin Lolos Seleksi Masuk BUMN? Ikuti 5 Tips Berikut Ini
Ilustrasi lamaran kerja BUMN

Untuk bisa lolos seleksi kerja di BUMN bukanlah hal yang mudah

Suara.com - Badan Usaha Miliki Negara atau BUMN memiliki daya tarik tersendiri bagi para job seeker. Jenjang karier yang jelas, jaminan hari tua, asuransi, dan tunjangan menjadi beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan ketika bekerja di perusahaan milik negara ini.

Namun, untuk bisa lolos seleksi kerja di BUMN bukanlah hal yang mudah. Ada beberapa tahapan seleksi yang harus dilewati.  Jika tidak mendapatkan nilai yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, Anda mungkin langsung dapat dinyatakan gugur dan tidak dapat melanjutkan ke seleksi selanjutnya.

Bagi Anda yang ingin lolos seleksi masuk BUMN, tips-tips di bawah ini akan sangat efektif membantu Anda agar dapat lolos dalam tahapan seleksi BUMN.

1.Cek dengan Baik Segala Dokumen untuk Seleksi Administrasi
Hampir setiap perusahaan, baik itu BUMN maupun swasta, sama-sama memiliki tahapan awal, yaitu seleksi administrasi. Dalam tahapan ini, Anda harus memenuhi segala dokumen yang menjadi persyaratan. Mulai dari IPK minimal, jurusan yang sesuai, dan berbagai hal lainnya.

Kunci untuk sukses menjalani tahapan ini adalag stay update tentang pengumuman yang ada pada website resmi BUMN tersebut. Saat ini BUMN sering kali membuka lowongan pekerjaan secara online. Namun, tetap saja pastikan Anda tidak tergiur dengan lowongan pekerjaan yang tidak jelas dengan mengatasnamakan BUMN, bahkan hingga memungut biaya pendaftaran.

Syarat administrasi biasanya akan langsung di-submit di laman resmi BUMN tersebut, tidak melalui email. Pastikan jika semua persyaratan yang diajukan sudah lengkap.

2.Pelajari Hal-Hal yang Diujikan dalam Tes Tulis
Tahapan selanjutnya yang mungkin akan Anda jalani ada tes tulis. Sebelum Anda mengikuti tes tulis, ada sebaiknya Anda mempelajari hal-hal yang sekiranya berkaitan dengan tes tulis tersebut. Ada beberapa macam tes tulis dalam tahapan seleksi kerja BUMN, antara lain:

•    GAT atau General Aptitude Test, tes ini memiliki tujuan untuk menguji kemampuan serta bakat dari pelamar kerja. Tes ini juga dilakukan untuk mengukur IQ peserta tes. Pastikan untuk fokus agar dapat mengerjakan secara optimal.
•    Tes akademik, tes ini memiliki tujuan untuk menguji kompetensi peserta terhadap bidang studi yang dikuasainya. Selain itu, tes ini digunakan untuk mengetahui pengetahuan terkait job desc pekerjaan yang dilamar.

Jika Anda melamar pada posisi di luar dari studi yang Anda tempuh, ada baiknya pelajari hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan yang akan Anda lamar.

•    Psikotes, jika ingin sukses menjalani tes ini, Anda bisa mempelajari contoh dan kiat sukses tes psikotes. Saat ini banyak sekali buku-buku yang memberikan contoh dan kiat sukses menempuh tes psikotes.

•    Tes bahasa Inggris, tes tulis ini digunakan untuk mengukur kemampuan bahasa inggris dari peserta, terkadang dilakukan dalam bentuk TOEFL Test.

3. Perlihatkan Percaya Diri pada Tes Wawancara
Setelah menempuh ujian tulis, tahapan selanjutnya adalah tes wawancara. Pada tahapan ini, Anda dituntut untuk menyakinkan pihak pewawancara jika Anda layak untuk dipilih sebagai calon karyawan. Biasanya pada BUMN, terdapat 2-3 tahapan dalam tes wawancara.

Beberapa BUMN pun terkadang juga memiliki tes wawancara yang berbeda dibandingkan lainnya. Ada yang melakukan tes wawancara melalui presentasi individu dan dilanjutkan presentasi di depan direksi. Ada pula yang melakukan tes wawancara dalam bentuk FGD atau Forum Group Discussion.

Untuk menaklukkan tes wawancara, dibutuhkan persiapan mental yang baik, pengetahuan mengenai pekerjaan yang Anda lamar, dan bahasa tubuh yang sempurna. Bahkan, beberapa di antaranya terkadang menuntut pelamar kerja untuk bisa berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan baik.

4. Tes Kesehatan atau Medical Check Up
Tahapan terakhir yang harus Anda jalani adalah tes kesehatan. Pada tahapan ini, perusahaan akan mengeluarkan biaya hingga jutaan rupiah hanya untuk mengetahui kondisi kesehatan calon pekerja. Meskipun begitu, tes kesehatan tidak boleh Anda anggap mudah.

Pihak perusahaan akan benar-benar mengecek kondisi tubuh Anda, apakah dalam kondisi prima atau tidak. Apalagi jika nantinya Anda akan ditempatkan pada daerah pedalaman atau pelosok.

5. On The Job Training
Setelah Anda berhasil lolos sebagai karyawan BUMN, bukan berarti perjuangan Anda sudah selesai. Sebelum Anda diangkat menjadi karyawan tetap, Anda harus menjalani masa training. Setidaknya, masa training dilakukan dalam jangka waktu tiga bulan hingga satu tahun.

Nantinya pada akhir masa training, pihak perusahaan akan melakukan evaluasi, apakah Anda layak untuk dipekerjakan tetap atau tidak. Dengan begitu, pada masa-masa ini, jalanilah dengan optimal untuk menunjukkan kemampuan Anda.

 

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Tips Hemat Bikin Foto Pre-Wedding Super Romantis Sendiri

Punya Bayi, tapi Tetap Hemat? Inilah Caranya

7 Tempat Wisata Di Gorontalo yang Sayang Dilewatkan

Published by

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS