Kamboja, Negara dengan Hari Libur Terbanyak di Dunia

Vania Rossa

Jum'at, 23 Februari 2018 | 20:00 WIB
Kamboja, Negara dengan Hari Libur Terbanyak di Dunia
Kamboja. (Shutterstock)

Suara.com - Kamboja bisa jadi merupakan negara dengan jumlah hari libur terbanyak di dunia. Total, ada sekitar 28 hari libur di Kamboja yang tersebar di sepanjang tahun. Bahkan di bulan-bulan tertentu, berbagai tempat wisata di Kamboja dipadati oleh para wisatawan dari dalam dan luar negeri, saking cukup panjangnya hari libur di bulan tersebut.

Anda yang tertarik berlibur di Kamboja saat libur nasional dan merasakan sensasi berbaur dengan para wisatawan lokal, ini dia beberapa catatan hari libur di Kamboja:

- Perayaan Tahun baru Masehi 1 Januari
- Festival Meak Bochea di bulan Februari
- Hari Perempuan Internasional di bulan Maret
- Tahun Baru Kamboja selama 3 hari di bulan April
- Royal Ploughing Ceremony atau festival keagamaan yang menandai dimulainya musim menanam padi di Kamboja di bulan April
- Hari Buruh tanggal 1 Mei
- Vesaka Bochea atau hari raya Waisak di bulan Mei
- Ulang tahun raja yang dirayakan selama 3 hari di bulan Mei
- Hari Anak Kamboja di bulan Juni
- Festival Pchum Ben atau festival leluhur, dirayakan selama 3 hari pada bulan September
- Hari Kemerdekaan Kamboja tanggal 9 november
- Festival Air Kamboja (Bonn Om Touk) dilangsungkan selama 3 hari di bulan November.

Jumlah 28 hari ini tentu belum termasuk hak cuti yang biasanya diberikan kepada para pekerja. Pekerja full-time Kamboja berhak mendapat cuti tahunan minimal 15 hari, sementara para pekerja pabrik yang bekerja enam hari dalam seminggu berhak mendapatkan minimal 18 hari cuti dalam setahun.

Salah satu festival di Kamboja. (Shutterstock)

Total, pekerja Kamboja setidaknya memiliki 46 hari libur, yang setara dengan 20 persen dari total hari kerja dalam setahun. Fantastis, bukan? Jumlah ini belum ditambah dengan jumlah hari libur di Sabtu dan Minggu, lho.

Jika dibandingkan jumlah hari libur di Kamboja ini dengan Indonesia yang hanya memiliki 16 hari libur nasional dan 12 hak cuti, tentu kalah jauh. Negara lain yang memiliki jumlah hari libur hampir sama banyaknya dengan Kamboja adalah Srilankan (25 hari libur nasional), India (21 hari libur nasional), dan Thailand (20 hari libur nasional).

Tidak semua setuju
Meski terdengar menyenangkan punya hari libur yang banyak, tidak semua pihak merasa senang dengan kebijakan ini. Banyak pihak mempertanyakan kemampuan Kamboja untuk berkompetisi secara ekonomi dengan begitu banyak hari libur bagi para pegawainya.

Salah satunya Stephen Higgins, managing partner di Mekong Strategic Partner, mengatakan bahwa jumlah hari libur sebanyak 28 hari dirasa terlalu banyak, dan dapat menurunkan kemampuan negara tersebut dalam menarik calon investor. Demikian seperti dilansir dari Phnom Penh Post.

baca juga

Bagi Higgins, jumlah hari libur yang terlampau banyak ini tidak akan dianggap baik oleh para pebisnis.
Hal yang sama juga dikatakan Ngeth Chou, konsultan senior di Emerging Markets Consulting. Ia sepakat dengan Higgins bahwa jumlah hari libur yang terlalu banyak dapat menghalangi calon investor baru untuk masuk ke negara tersebut. "Bagi investor baru yang mempertimbangkan untuk berinvestasi di Kamboja, mereka mungkin akan mengeluh tentang hal ini."

Tapi, kekhawatiran ini dibantah oleh Anthony Galliano, CEO Manajemen Investasi Kamboja. Menurutnya, kebanyakan karyawan tidak mengambil semua waktu libur, bahkan kantor pemerintahan tetap buka di beberapa hari libur. “Jadi, meski ada hak libur, kenyataannya tidak semua digunakan, dan ada banyak pekerja yang rela tidak mengambil waktu liburnya,” katanya.

Bagaimana, apakah Anda tertarik tinggal di negara dengan hari libur terbanyak ini?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korut Terkorup di Asia, Indonesia Peringkat Berapa?

Korut Terkorup di Asia, Indonesia Peringkat Berapa?

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 15:10 WIB

Sepanjang 2017, 80 Warga Kamboja Tewas Tersambar Petir

Sepanjang 2017, 80 Warga Kamboja Tewas Tersambar Petir

News | Selasa, 26 Desember 2017 | 09:45 WIB

Banyak Bayi Lahir 9 Bulan Setelah Momen Liburan, Ini Penyebabnya

Banyak Bayi Lahir 9 Bulan Setelah Momen Liburan, Ini Penyebabnya

Lifestyle | Senin, 25 Desember 2017 | 03:41 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×