Pemandu Interpretasi Dikerahkan untuk Garap Ekowisata Hutan

Fabiola Febrinastri

Kamis, 30 Agustus 2018 | 12:00 WIB
Pemandu Interpretasi Dikerahkan untuk Garap Ekowisata Hutan
Bimbingan Teknis (Bimtek) Ekowisata Hutan (Pemandu Interpretasi), Selasa 28 Oktober 2018. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) fokus menggarap ekowisata hutan (pemandu interprestasi) untuk pariwisata Indonesia. Kementerian di bawah komando Arief Yahya ini menyelenggarakan Bimbingan Teknis Ekowisata Hutan (Pemandu Interpretasi) di Hotel Santika, Banyuwangi, Jawa Timur, 28-30 Agustus 2018.

Fasilitator Interprestasi yang dihadirkan Kemenpar adalah Asisten Deputi Pengembangan Wisata Alam dan Buatan Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kemenpar, Wiwien Wiyonoputri. Menurutnya, seluruh peserta yang mayoritas disii oleh para pengelola kawasan lindung seperti Taman Nasional dan Taman Wisata Alam itu harus pandai dalam menceritakan keistimewaan kawasan yang dikelolanya.

”Harus bisa mengenali apa keistimewaan kawasannya, mana yang penting diusung menjadi tema interpretasi, yang kemudian digali dan dikuasai pengetahuannya untuk diceritakan kepada pengunjung,” kata Wiwien, di hadapan puluhan peserta.

Ia melanjutkan, dengan terbatasnya waktu pengunjung di suatu kawasan dan banyaknya sumber daya yang dimiliki kawasan lindung, maka tidak mungkin seorang pemandu interpretasi menceritakan semua kepada wisatawan. Utamakan dulu yang menjadi keistimewaan kawasan yang kelola.

Untuk dapat menyampaikan penjelasan secara menarik dan efektif, pemandu interpretasi tidak hanya harus paham dan menguasai sumber daya destinasi, namun juga paham tamu atau audiensinya dan teknik-teknik interpretasi.

Para peserta menyimak dengan semangat. Mereka tahu bahwa pariwisata saat ini merupakan sektor unggulan untuk mensejahterakan rakyat.

Semua aktif bertanya, aktif berinteraksi dan saling tanya jawab dengan komunikatif. Peserta Bimtek yang hadir adalah pengelola-pengelola dan praktisi, seperti wakil dari Perhutani, TNBB Baluran (Situbondo), Alas Purwo (Banyuwangi), Meru Betiri (Banyuwangi/Jember).

Ada juga wakil dari Taman Wisata Alam Kawah Ijen (Banyuwangi dan Bondowoso) dan Bromo Tengger Semeru.

Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kemenpar, Rizki Handayani, didampingi Asisten Deputi Pengembangan Wisata Alam dan Buatan, Alexander Reyaan, mengatakan, ekowisata atau ekotourism merupakan salah satu kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan, dengan mengutamakan aspek konservasi alam, pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal, serta pembelajaran dan pendidikan.

”Kita harus menjaganya bersama-sama untuk pariwisata berkelanjutan. Ini butuh kerja sama semua pihak. Menteri Pariwisata, Arief Yahya, sering mengatakan bahwa ini perlu kerja sama unsur penthahelix, yakni akademisi, bisnis, komunitas, peemerintah dan media,” ujar Rizki.

Arief menambahkan, potensi yang dimiliki taman nasional di sekitar Jawa Timur sangat besar. Taman-taman nasionalnya merupakan ekowisata, sekaligus prototipe bagi beberapa wilayah di Indonesia lainnya.

Lima taman nasional tersebut diantaranya Baluran (Situbondo), Alas Purwo (Banyuwangi), Meru Betiri (Banyuwangi/Jember). Selain itu, ada juga Taman Wisata Alam Kawah Ijen (Banyuwangi dan Bondowoso). Terakhir adalah TN Bromo Tengger-Semeru, di wilayah Pasuruan, Malang, Lumajang, hingga Probolinggo.

“Posisi Banyuwangi sebenarnya menciptakan cross selling antara Bali dan Jawa Timur. Sangat tepat menggelar Bimtek di Banyuwangi, karena kemajuan ekowisata di Jawa Timur, yang nantinya juga akan berdampak terhadap daerah lainnya,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buka Akses ke Pasar Global, Pariwisata Indonesia Perluas Peluang hingga Mancanegara

Buka Akses ke Pasar Global, Pariwisata Indonesia Perluas Peluang hingga Mancanegara

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Wisata Indonesia Dikemas Lebih Seru, Ada Kuis Digital yang Temanya Berganti Tiap Bulan!

Wisata Indonesia Dikemas Lebih Seru, Ada Kuis Digital yang Temanya Berganti Tiap Bulan!

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 20:46 WIB

Kemenpar Buka Suara soal Polemik Foto Baju Kurung di Situs Indonesia.travel

Kemenpar Buka Suara soal Polemik Foto Baju Kurung di Situs Indonesia.travel

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Indonesia Tourism Xchange 2026, Forum Baru untuk Membaca Masa Depan Pariwisata Indonesia

Indonesia Tourism Xchange 2026, Forum Baru untuk Membaca Masa Depan Pariwisata Indonesia

Lifestyle | Kamis, 12 Maret 2026 | 20:35 WIB

Jakarta Bangun Ekosistem Wisata Terpadu: Satukan Kuliner, Pantai, dan Sejarah

Jakarta Bangun Ekosistem Wisata Terpadu: Satukan Kuliner, Pantai, dan Sejarah

Lifestyle | Jum'at, 13 Februari 2026 | 08:10 WIB

Program Learning for Life, Upaya Kemenpar Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Pariwisata

Program Learning for Life, Upaya Kemenpar Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Pariwisata

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 21:35 WIB

Ngobrol Santai Bareng Para Duta Besar, Menpar Bicara Peningkatan Turis dan Kualitas Pariwisata

Ngobrol Santai Bareng Para Duta Besar, Menpar Bicara Peningkatan Turis dan Kualitas Pariwisata

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 23:30 WIB

Wonderful Indonesia Tourism Fair 2025: Panggung Dunia untuk Pesona Pariwisata Indonesia!

Wonderful Indonesia Tourism Fair 2025: Panggung Dunia untuk Pesona Pariwisata Indonesia!

Lifestyle | Minggu, 12 Oktober 2025 | 19:08 WIB

Ketua GIPI Kritik RUU Kepariwisataan: Pemerintah Tak Pernah Anggap Penting Pariwisata

Ketua GIPI Kritik RUU Kepariwisataan: Pemerintah Tak Pernah Anggap Penting Pariwisata

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 06:28 WIB

Erick Thohir Angkat Sekjen PSSI Yunus Nusi Jadi Komisaris Angkasa Pura

Erick Thohir Angkat Sekjen PSSI Yunus Nusi Jadi Komisaris Angkasa Pura

Bisnis | Kamis, 10 Juli 2025 | 13:19 WIB

Terkini

Waspada Hujan Lebat Sore hingga Malam, Semarang Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Waspada Hujan Lebat Sore hingga Malam, Semarang Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:19 WIB

Sinyal Damai Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia

Sinyal Damai Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:06 WIB

Asing Cabut Dana, Masih Amankah Berinvestasi di IHSG?

Asing Cabut Dana, Masih Amankah Berinvestasi di IHSG?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Dua Tahun dalam Teror: Anak Perempuan di Pati Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah dan Kakak Tiri

Dua Tahun dalam Teror: Anak Perempuan di Pati Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah dan Kakak Tiri

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:03 WIB

Musik, Gaya, dan Energi Gen Z! no na Hadirkan Keseruan Baru dalam Shopee 11.11 Big Sale

Musik, Gaya, dan Energi Gen Z! no na Hadirkan Keseruan Baru dalam Shopee 11.11 Big Sale

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Film Uniform: Dilema Antara Integritas Seragam dan Urusan Hati

Ulasan Film Uniform: Dilema Antara Integritas Seragam dan Urusan Hati

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:00 WIB

14,3 Ton Bahan Semai Dihabiskan untuk Atasi Karhutla, Hujan Belum Turun di Kalteng

14,3 Ton Bahan Semai Dihabiskan untuk Atasi Karhutla, Hujan Belum Turun di Kalteng

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:56 WIB

Tetangga Syok Pria Pendiam di Gang Tentrem Madiun Jadi Otak Pembunuhan Sadis Ibu-Anak

Tetangga Syok Pria Pendiam di Gang Tentrem Madiun Jadi Otak Pembunuhan Sadis Ibu-Anak

Jatim | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Mahasiswa Geruduk DPRD Riau, Minta Keadilan untuk Korban Karhutla

Mahasiswa Geruduk DPRD Riau, Minta Keadilan untuk Korban Karhutla

Riau | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Pemerintah Pangkas Pasokan Gas, Akankah Singapura Balas Stop Ekspor Pertalite ke Indonesia?

Pemerintah Pangkas Pasokan Gas, Akankah Singapura Balas Stop Ekspor Pertalite ke Indonesia?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:50 WIB

×