Tahun Depan, Festival Tanjung Lesung Dibiayai Kemenpar Rp 1,5 M

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 29 September 2018 | 18:00 WIB
Tahun Depan, Festival Tanjung Lesung Dibiayai Kemenpar Rp 1,5 M
Festival Pesona Tanjung Lesung 2018 resmi dibuka oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya, yang digelar di Pasar Berbatik Cikadu, Pandeglang. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Festival Pesona Tanjung Lesung 2018 resmi dibuka oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya, yang digelar di Pasar Berbatik Cikadu, Pandeglang. Sejak pagi hari, lokasi kegiatan sudah didatangi ribuan pengunjung.

Festival diawali dengan tarian kolosal yang melibatkan 100 penari. Menpar pun memuji gerakan-gerakan yang dipertontonkan para penari. Festival Pesona Tanjung Lesung 2018 juga dimeriahkan dengan Lomba Kolecer, kemudian ada pawai budaya dan live show band.

Hari berikutnya ada Rhino XTriathlon dan lomba MTB XC Marathon (Mountain Bike Cross Country) dan Sunset Trail Run.

"Saya bersyukur, kegiatan ini bisa terselenggara lagi tahun ini. Saya mau umumkan, Festival Pesona Tanjung Lesung kembali masuk dalam Top 100 Calendar of Event 2019. Saya berharap tahun depan lebih heboh lagi," ujarnya, Jumat (28/9/2018).

Masyarakat dalam pembukaan Festival Pesona Tanjung Lesung 2018. (Dok: Kemenpar)
Masyarakat dalam pembukaan Festival Pesona Tanjung Lesung 2018. (Dok: Kemenpar)

Menpar minta, tahun depan Festival Pesona Tanjung Lesung menggunakan standar nasional bahkan global, keperti kurator, koreograf, dan arranger-nya harus level minimal nasional.

"Saya minta untuk kurator menggunakan minimal Denny Malik, untuk koreografernya bisa pakai Eko Nugroho (Eko Pace), seperti untuk Asian Games, lalu untuk aranger bisa pakai antara Dwiki Darmawan atau Gilang Ramadan," kata Arief.

Ia menambahkan, Dinas Pariwisata Banten jangan khawatir, sebab Kemenpar akan memberikan dukungan penuh. 

"Silakan komunikasikan dengan mereka. Nanti yang membiayai Kemenpar. Festival Pesona Tanjung tahun depan akan mendapatkan dukungan Rp 1,5 miliar," ujarnya.

Tidak hanya atraksi, menpar juga mengingatkan Banten agar meningkatkan aksesibilitas dan amenitas. Untuk menjadi event internasional, daerah harus kuat 3A (aksesibilitas, amenitas, dan atraksi).

baca juga

Menurutnya, sebuah destinasi wisata kelas dunia tidak boleh ditempuh lebih dari 2 jam. Dengan percepatan infrastruktur, jalan tol ke Serang-Panimbang yang berjarak 83 km harus segera diselesaikan.

“Kami tidak bisa menjual Tanjung Lesung jika jarak tempuh masih 5 jam dari Jakarta. Selain tol, akses kereta api akan direaktivasi jalur Labuan hingga Panimbang,” kata Arief.

Untuk akses udara, lelaki asal Banyuwangi itu dengan tegas mengatakan, sebuah destinasi wisata kelas dunia harus punya international airport. Walapun bandara Soekarno-Hatta terletak di Banten, namun fasilitas itu lebih melayani greater Jakarta. 

Pembukaan Festival Pesona Tanjung Lesung 2018. (Dok: Kemenpar)
Pembukaan Festival Pesona Tanjung Lesung 2018. (Dok: Kemenpar)

"Tahun kemarin, kita sudah sepakat bagi tugas. Saya mengusulkan agar dibangun bandara lagi. Surat sudah saya sampaikan ke Kemenhub, tinggal tugas Kabupaten Pandeglang yang menyiapkan lahannya dan tugas gubernur yang menetapkan,” tutur Arief.

Terkait amenitas, menpar kembali menegaskan, sebelum membangun KEK Pariwisata, utamakan membangun masyarakatnya dulu. Pembangunan dimulai di Cikadu, Tanjung Lesung.

"Masyarakatnya dulu yang harus dibangun, tingkatkan kesadaran mereka bahwa sektor pariwisata berpotensi bisa mensejahterakan. Baru kemudian fisik pembangunan dimulai, bisa dari Cikadu hingga Tanjung Lesung," ujar mantan Dirut PT Telkom ini.

Soal pembangunan amenitas, menpar menyarankan homestay. Untuk biayanya agar menggunakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pariwisata. 

"Hal ini sudah kita lakukan di Danau Toba. Saya melihat di sini ada lahan yang bisa dijadikan homestay. KUR Pariwisata itu platformnya Rp 25 juta hingga Rp 500 juta, dengan bunga hanya 7 persen saja," terangnya.

Menpar juga mendorong pemprov untuk gencar mencari investor. Menurutnya, kalangan swasta masih lambat dalam merespons pembangunan di Tanjung Lesung.

"Pemerintah sudah memulai investasi, tapi sayang, swasta lambat merespons. Padahal Presiden Joko Widodo sudah memberikan kepastian akses tol akan diselesaikan. Pemprov juga harus proaktif menarik investor," cetusnya.

Wakil Gubernur Banten mengatakan, pembangunan infrastruktur untuk mendukung KEK Tanjung Lesung menjadi prioritas, karena akan memudahkan wisatawan berkunjung ke destinasi unggulan ini.

Dari data Pemprov Banten, potensi pariwisata Banten menyatakan, saat ini Banten memiliki 1.166 daya tarik wisata (DTW), terdiri dari 344 DTW alam, 591 DTW sejarah dan budaya, dan 231 DTW minat khusus/buatan.

“Sektor pariwisata menjadi andalan Provinsi Banten. Laju pertumbuhan PDRB pariwisata Banten selama periode 2011-2017 rata-rata tumbuh 7,35 persen,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, selain untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, Festival Pesona Tanjung Lesung 2018 juga sebagai sarana mendorong kesadaran masyarakat menjadikan event wisata ini mendunia. 

“Kegiatan festival ini akan meningkatkan roda perekonomian masyarakat, sehingga dibutuhkan kesadaran dan antusiame masyarakat dalam membangun atraksi wisata unik dengan sentuhan lokal dikemas menjadi atraksi wisata,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

'Apa Salah Saya?' Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Widiyanti Gara-gara Tak Disapa Saat Rapat

'Apa Salah Saya?' Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Widiyanti Gara-gara Tak Disapa Saat Rapat

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:25 WIB

Heboh Video Menpar Widiyanti Diduga Pakai Sepatu Masuk Masjid

Heboh Video Menpar Widiyanti Diduga Pakai Sepatu Masuk Masjid

Video | Senin, 04 Mei 2026 | 18:00 WIB

Siapa Sebenarnya Saleh Daulay? Pria yang Cecar Menpar Widiyanti saat Rapat DPR Soal Anggaran

Siapa Sebenarnya Saleh Daulay? Pria yang Cecar Menpar Widiyanti saat Rapat DPR Soal Anggaran

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 08:05 WIB

Dampak Konflik Timur Tengah, Pariwisata RI Terancam Kehilangan Devisa Rp184 Miliar Per Hari

Dampak Konflik Timur Tengah, Pariwisata RI Terancam Kehilangan Devisa Rp184 Miliar Per Hari

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:26 WIB

Menpar Fokuskan Pariwisata Berkualitas, Capaian 2025 Lampaui Target dengan 15,39 Juta Wisman

Menpar Fokuskan Pariwisata Berkualitas, Capaian 2025 Lampaui Target dengan 15,39 Juta Wisman

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:11 WIB

Tatap Tourism 5.0, Kemenpar Beberkan 6 Tren Global dan 5 Program Unggulan Pariwisata 20252026

Tatap Tourism 5.0, Kemenpar Beberkan 6 Tren Global dan 5 Program Unggulan Pariwisata 20252026

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:03 WIB

Jawaban Menpar Widiyanti Usai Diberi Nilai 50 Oleh Anggota DPR: Subjektif, Cuma Satu Orang

Jawaban Menpar Widiyanti Usai Diberi Nilai 50 Oleh Anggota DPR: Subjektif, Cuma Satu Orang

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 19:33 WIB

Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100

Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 17:27 WIB

Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Gara-Gara Jawaban Rapat Disampaikan Via Medsos

Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Gara-Gara Jawaban Rapat Disampaikan Via Medsos

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 16:38 WIB

Salip London hingga Paris, Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

Salip London hingga Paris, Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

News | Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:59 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×