Wisman Papua Nugini akan Disuguhi Reggae di Festival Skouw 2018

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 22 Oktober 2018 | 12:00 WIB
Wisman Papua Nugini akan Disuguhi Reggae di Festival Skouw 2018
Festival Crossborder Skouw 2018. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali menggelar Festival Crossborder Skouw 2018. Dengan semangat Indonesia Incorporated, perbatasan Skouw, Papua, akan dibuat lebih panas, karena penyanyi reggae papan atas Indonesia, Ras Muhammad, siap dihadirkan.

Event ini juga dimeriahkan Dave Solution. Edisi kedua Festival Crossborder Skouw 2018 akan digelar 25-27 Oktober 2018.

Edisi pertama Festival Crossborder Skouw 2018 digelar 7-9 Agustus lalu. Event ini sukses besar, karena dihadiri sekitar 4 ribu - 5 ribu wisatawan Papua Nugini.

Sukses inilah yang ingin diulangi Kemenpar, sehingga Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw kembali dipilih sebagai venue. Edisi kedua ini menjadikan reggae sebagai warna utama.

“Kami sengaja memilih reggae di Festival Crossborder Skouw edisi kali ini. Kami harap, genre ini akan membuat suasana semakin meriah. Makin banyak menarik kunjungan masyarakat Papua Nugini datang untuk melihat dan menikmati pesta reggae,” harap Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, Ni Wayan Giri Adnyani, Rabu (17/10/2018).

Festival Crossborder Skouw 2018. (Dok: Kemenpar)
Festival Crossborder Skouw 2018. (Dok: Kemenpar)

Ia mengaku sangat optimistis, edisi kedua festival ini akan sukses, karena wisatawan Papua Nugini sangat aktif.

“Mereka sering menyeberang untuk menikmati berbagai hal di Papua. Ini yang membuat Festival Crossborder Skouw edisi pertama kemarin sukses. Kami optimistis, kehadiran Ras Muhamad akan menarik kunjungan wisatawan PNG lebih besar.  Ras Muhamad adalah musisi besar,” terangnya.

Kali ini, tema yang diangkat adalah "Indonesia Incorporated". Semua energi positif Festival Crossborder Skouw bisa dinikmati mulai pukul 10.00 WIT setiap hari.

Hari pertama festival, Kamis (25/10/2018), langsung menyajikan performa Ras Muhamad. Sang Indonesia’s Reggae Ambassador mulai show pukul 14.45 WIT.

Di kalangan pecinta reggae, namanya sudah sangat dikenal. Sedikitnya sudah 6 album yang dihasilkannya. Ada banyak hits yang dikeluarkan.

Ia pun pernah memikat publik Brooklyn dan New York, Amerika Serikat.

“Fans Ras Muhamad ini besar. Kreativitas dan produktivitasnya sangat tinggi. Dia salah satu panutan di jalur musik reggae. Masyarakat di Skouw dan sekitarnya juga memiliki minat tinggi terhadap musik ini,” tegas Giri Adnyani.

Selain Ras Muhamad, Festival Crossborder Skouw juga menghadirkan Dave Solution. Aksi grup band reggae dari Papua Barat ini bisa dinikmati Sabtu (27/10/2018), mulai pukul 14.30 WIT.

Dave Solution bukan nama asing di acara ini. Pada 2017, ia ikut manggung di festival ini. Waktu itu, mereka juga sukses membius para pengunjung dengan aransemen musiknya yang unik.

“Festival ini adalah event luar biasa. Ada banyak energidan inspirasi yang akan disebarkan. Kami juga menawarkan beragam kesegaran. Kami harap, pesta reggae ini tidak terlewatkan. Melalui event ini juga, industri pariwisata Skouw semakin berkibar, sebab potensi besar dimiliki Skouw,” jelas Asisten Deputi Bidang Pemasaran I Regional III Kementerian Pariwisata, Ricky Fauziyani.

Selain deretan bintang tamu, Skouw juga menampilkan parade band lokal. Formatnya melalui kompetisi.

Festival Crossborder Skouw 2018. (Dok: Kemenpar)
Festival Crossborder Skouw 2018. (Dok: Kemenpar)

Selain itu, festival ini juga memberi slot bagi Mixmate Band asal Papua Nugini. Ada juga PNG Traditional Dance, dan Papua Traditional Dance.

“Potensi market PNG ini menarik. Mereka sangat responsif terhadap event yang digelar di Skouw. Arus masuk wisatawan PNG juga menarik. Setelah festival ke dua tahun ini di Skouw, kami yakin arus masuk wisatawan PNG makin besar. Ada banyak penawaran menarik yang diberikan Skouw,” ujar Ricky lagi.

Arus masuk wisman melalui pintu PLBN Skouw relatif tinggi. Dari rentang Januari hingga Agustus 2018, pintu ini sudah dilewati 72.999 wisman.

Pergerakannya fluktuatif. Kunjungan tertinggi di Januari dengan 12.616 wisman. Titik terendah arus masuk wisman 5.864 orang di bulan Juni. Jumlah total itu lebih tinggi dari Atambua, dengan 46.971 wisman di rentang periode sama.

“Optimalisasi kunjungan memang harus dilakukan di Crossborder Skouw. Potensi di sana menjanjikan. Masih ada waktu untuk terus melakukan optimalisasi pasar PNG. Festival Crossborder Skouw dengan tema unik seperti ini akan berpengaruh positif,” ujar Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya yang sukses membawa Kemenpar No. 1 dan terpilih sebagai #TheBestMinistryTourism2018 se-Asia Pasifik di Bangkok itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eksplorasi Ekologi dan Nasib Hiu di Papua Nugini dalam The Shark Caller

Eksplorasi Ekologi dan Nasib Hiu di Papua Nugini dalam The Shark Caller

Your Say | Selasa, 10 Februari 2026 | 09:20 WIB

Jawab Kritik DPR, Menpar Widiyanti Jelaskan Soal Ratusan Penghargaan Pariwisata

Jawab Kritik DPR, Menpar Widiyanti Jelaskan Soal Ratusan Penghargaan Pariwisata

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 16:23 WIB

Kemenpar Klarifikasi Isu Larang Airbnb, Ini Fakta Terkait Penataan OTA di Bali

Kemenpar Klarifikasi Isu Larang Airbnb, Ini Fakta Terkait Penataan OTA di Bali

News | Rabu, 10 Desember 2025 | 11:14 WIB

Kemenpar Dukung Pesta Diskon Nasional 2025: Potongan Harga 20-80 Persen!

Kemenpar Dukung Pesta Diskon Nasional 2025: Potongan Harga 20-80 Persen!

News | Sabtu, 22 November 2025 | 10:11 WIB

Chef Hotel Turun Gunung! Kemenpar Sekolahkan Kepala Dapur Gizi untuk Program MBG

Chef Hotel Turun Gunung! Kemenpar Sekolahkan Kepala Dapur Gizi untuk Program MBG

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:42 WIB

Telkomsel Jaga Bumi Dukung GWB di Tanjung Pinang dan Manado: Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan

Telkomsel Jaga Bumi Dukung GWB di Tanjung Pinang dan Manado: Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 13 Agustus 2025 | 11:48 WIB

Agustus Meriah! Ini Daftar Event & Festival Keren di Seluruh Indonesia untuk Rayakan HUT RI

Agustus Meriah! Ini Daftar Event & Festival Keren di Seluruh Indonesia untuk Rayakan HUT RI

News | Minggu, 10 Agustus 2025 | 12:11 WIB

Pendaki Rinjani, Siap-Siap! Jalur Pendakian Berubah Total Demi Keamanan, Ini Detailnya

Pendaki Rinjani, Siap-Siap! Jalur Pendakian Berubah Total Demi Keamanan, Ini Detailnya

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 19:42 WIB

Gerakan Wisata Bersih: Upaya Meratakan Pariwisata dan Menjaga Daya Tarik Bali Utara

Gerakan Wisata Bersih: Upaya Meratakan Pariwisata dan Menjaga Daya Tarik Bali Utara

Lifestyle | Senin, 23 Juni 2025 | 12:55 WIB

Jelang Liburan Sekolah, Menpar Imbau Masyarakat Gunakan Transportasi Umum Layak

Jelang Liburan Sekolah, Menpar Imbau Masyarakat Gunakan Transportasi Umum Layak

News | Jum'at, 20 Juni 2025 | 14:13 WIB

Terkini

Update Harga Sepatu Onitsuka Tiger Ori Terbaru 2026, Jangan sampai Tertipu Barang KW!

Update Harga Sepatu Onitsuka Tiger Ori Terbaru 2026, Jangan sampai Tertipu Barang KW!

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

6 Tips Diet setelah Lebaran agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa

6 Tips Diet setelah Lebaran agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:54 WIB

4 Parfum Wangi Fresh di Minimarket, Bikin Penampilan Makin Segar Usai Lebaran

4 Parfum Wangi Fresh di Minimarket, Bikin Penampilan Makin Segar Usai Lebaran

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:35 WIB

Kapan Idul Adha 2026 Tiba? Ini Perkiraan Tanggalnya

Kapan Idul Adha 2026 Tiba? Ini Perkiraan Tanggalnya

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:19 WIB

Jadwal KRL Solo-Jogja 24 hingga 29 Maret 2026 Seusai Lebaran

Jadwal KRL Solo-Jogja 24 hingga 29 Maret 2026 Seusai Lebaran

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:13 WIB

Lapangan Tenis Tanah Liat Hijau Ternyata Bisa Jadi Solusi Serap Karbon, Bagaimana Caranya?

Lapangan Tenis Tanah Liat Hijau Ternyata Bisa Jadi Solusi Serap Karbon, Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:00 WIB

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Flek Hitam

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Flek Hitam

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:57 WIB

Mana yang Benar, Pakai Primer Dulu atau Sunscreen Dulu?

Mana yang Benar, Pakai Primer Dulu atau Sunscreen Dulu?

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:45 WIB

Apakah Sunscreen Bisa Dipakai di Malam Hari? Ini Penjelasannya

Apakah Sunscreen Bisa Dipakai di Malam Hari? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:41 WIB

Bank BCA Kapan Buka Setelah Lebaran 2026? Ini Tanggal Mulai Operasional Normal

Bank BCA Kapan Buka Setelah Lebaran 2026? Ini Tanggal Mulai Operasional Normal

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:40 WIB