Ini Sulitnya Jelaskan Diet Ketogenik pada Teman Kencan Saat Makan

Silfa Humairah Utami

Senin, 29 Oktober 2018 | 15:30 WIB
Ini Sulitnya Jelaskan Diet Ketogenik pada Teman Kencan Saat Makan
Ilustrasi perempuan menjalani diet ketogenik. (Shutterstock)

Suara.com - Tidak semua paham tentang diet ketogenik, jadi banyak dari mereka yang melakukan diet tersebut kelabakan untuk menjelaskan ke teman kencan di makan malam pertama tanpa membuat mereka canggung di restoran.

Apalagi kalau restoran tempat berkencan tidak ada menu yang keto-friendly.

Redditor, forum online untuk berbagi cobaan dan kesengsaraan berpacaran dan kencan saat melakukan diet keto membahas hal ini.

Beberapa diantaranya memilik kisah unik, mereka mengatakan diet keto telah membuat kehidupan cinta mereka sedikit menantang, Untungnya, Redditor lainnya menimpali dengan beberapa saran bermanfaat.

Dalam satu diantara postingan, pengguna akun typical_iowan_male menjelaskan bagaimana kencannya berubah menjadi buruk ketika topik pembicaraan beralih ke karbohidrat alias soal diet yang dijalaninya yaitu tentang diet keto. 

"Dia memandang saya seperti saya berbicara bahasa asing," tulisnya.

Rupanya, teman kita dari Iowa bukan satu-satunya yang mengalami konflik karena kebiasaan makannya.

"Anda tahu bagaimana mereka mengatakan tidak berbicara tentang politik pada kencan pertama? Kita mungkin harus menambahkan keto dan IF ke daftar itu," saran akunNobuko42.

Beberapa orang tampaknya melewatkan kencan sepenuhnya karena mereka tidak ingin membicarakan tentang preferensi makanan mereka.

baca juga

"Saya akan lebih terbuka untuk berkencan jika ada situs kencan keto," tulis akun imsosorryeh. "Memulai kembali dengan orang baru dan harus menjelaskan mengapa aku makan seperti ini sepertinya membutuhkan waktu."

Meskipun beberapa orang setuju dengan diet tersebut tapi banyak juga yang tidak menerima diet Anda.

"Saya melakukan keto istri saya tidak, kami dengan senang hati menikah dengan dua anak. Diet agak tidak relevan jika Anda menemukan seseorang yang benar-benar peduli dan Anda juga peduli," seorang komentator menjelaskan.

Seperti yang ditulis akun Themoreddit dalam postingannya, "Saya tahu apa yang harus dimakan, tetapi bagaimana saya memesan tanpa terlihat gila? Haruskah saya menjelaskan keto ke server? Kencan saya?"

Ia menjelaskan bahwa menemukan minuman beralkohol yang ramah keto menghasilkan percakapan 20 menit dengan pelayan tentang bir yang bebas gluten. Pada akhirnya, Themoreddit memilih anggur putih dan sayap, tetapi ingin menghindari momen-momen canggung di restoran.

Komunitas ini menawarkan banyak saran tentang pesanan yang masuk dan cara terbaik untuk memulai pembicaraan.

"Saya telah menemukan bahwa jika Anda harus menjelaskan, kepada siapa pun, lebih baik mengatakan bahwa makan dengan caranya membuat Anda merasa jauh lebih baik," tulis salah satu komentar.

Bagaimana dengan Anda yang juga sedang menjalani diet ketogenik? Bagaimana Anda menjelaskan ke teman kencan di makan malam pertama tanpa membuat mereka canggung di restoran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kombinasi Daging Jepang dan Sambal Matah, Siapa Mau Coba?

Kombinasi Daging Jepang dan Sambal Matah, Siapa Mau Coba?

Lifestyle | Minggu, 28 Oktober 2018 | 17:12 WIB

Uniknya Restoran Kapal Bambu di Alam Taman Nasional Gunung Leuser

Uniknya Restoran Kapal Bambu di Alam Taman Nasional Gunung Leuser

Lifestyle | Senin, 22 Oktober 2018 | 16:32 WIB

Pegawai Restoran Tak Cuci Tangan, 3 Penyakit Ini Rentan Menyerang

Pegawai Restoran Tak Cuci Tangan, 3 Penyakit Ini Rentan Menyerang

Health | Minggu, 21 Oktober 2018 | 15:00 WIB

Terkini

4 Rekomendasi Moisturizer Panthenol untuk Perbaiki Skin Barrier, Mulai Rp30 Ribuan

4 Rekomendasi Moisturizer Panthenol untuk Perbaiki Skin Barrier, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Penampakan Mobil yang Dipakai Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Saat Ditangkap KPK

Penampakan Mobil yang Dipakai Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Saat Ditangkap KPK

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Ribuan Dolar Singapura Disita KPK dari Ruang Kepala Imigrasi Jaksel Winarko

Ribuan Dolar Singapura Disita KPK dari Ruang Kepala Imigrasi Jaksel Winarko

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Sumber Kekayaan Asila Maisa, Bantah Beli Barang Mewah Pakai Uang Ayah yang Jadi Wabup

Sumber Kekayaan Asila Maisa, Bantah Beli Barang Mewah Pakai Uang Ayah yang Jadi Wabup

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Oppo Reno16 F 5G Eco Pack Pecahkan Batas Smartphone AI, Satukan ChatGPT, Gemini, dan Perplexity

Oppo Reno16 F 5G Eco Pack Pecahkan Batas Smartphone AI, Satukan ChatGPT, Gemini, dan Perplexity

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Ulasan The Law Cafe: Mengurai Makna Keadilan di Luar Ruang Sidang

Ulasan The Law Cafe: Mengurai Makna Keadilan di Luar Ruang Sidang

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia

Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:45 WIB

SETARA Institute Desak Prabowo Alihkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke KPK

SETARA Institute Desak Prabowo Alihkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke KPK

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat

Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:35 WIB

×