Pegawai Restoran Tak Cuci Tangan, 3 Penyakit Ini Rentan Menyerang

M. Reza Sulaiman

Minggu, 21 Oktober 2018 | 15:00 WIB
Pegawai Restoran Tak Cuci Tangan, 3 Penyakit Ini Rentan Menyerang
Pegawai restoran tak cuci tangan, penyakit rentan menyerang. (Shutterstock)

Suara.com - Cuci tangan dengan benar menggunakan sabun bukan hanya patut dilakukan untuk menjaga kebersihan. Cuci tangan dengan benar, terutama di restoran, wajib dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan penyakit.

Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat, bahkan membuat peraturan yang menyebut semua bisnis makanan, baik itu restoran ataupun kanting, harus menerapkan cuci tangan dengan benar sebelum membuat makanan dan sarung tangan harus digunakan saat menyiapkan makanan.

Di restoran, penyebaran kuman dari tangan pelayan makanan dan koki adalah penyebab utama penyakit yang ditularkan melalui makanan. Bahkan, 89 persen wabah penyakit yang ditularkan melalui makanan terkontaminasi oleh pelayan.

FDA juga menyarankan bahwa tangan harus dicuci setelah koki dan pelayan makan, minum, menggunakan tembakau, menyiapkan produk hewan mentah, dan menangani peralatan kotor.

Namun, apa yag terjadi jika pegawai restoran tidak cuci tangan dan menjaga kebersihan tangan? Dikutip dari Boldsky, berikut 3 penyakit yang paling mudah menyebar ke pelanggan jika pegawai restoran tidak cuci tangan:

1. Flu perut

Flu perut merupakan penyakit yang disebabkan oleh norovirus. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, norovirus merupakan virus paling umum yang menginfeksi manusia dari makanan yang terkontaminasi.

Penyakit ini ditandai dengan diare, kram perut, sakit kepala, nyeri otot atau nyeri sendi. Jika terinfeksi dengan norovirus, jangan menyiapkan makanan untuk orang lain setidaknya sampai dua hari setelah Anda sembuh.

2. Infeksi staph

baca juga

Infeksi staph disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus. Selain lazim ditemukan di restoran, bakteri ini menyebar di rumah sakit, yang sama-sama disebabkan tidak cuci tangan mereka dengan benar. Gejala-gejala infeksi ini antara lain demam, bisul, jerawat, pneumonia, meningitis, dan arthritits.

3. Hepatitis A

Hepatitis A tidak hanya disebabkan oleh paparan kuman ke makanan. Sebelum sampai makanan, hepatitis A juga juga bisa disebabkan pegawai restoran tidak cuci tangan dengan benar dan kurang menjaga kebersihan tangan.

Itulah 3 penyakit paling umum yang bisa menyerang jika pegawai restoran tidak cuci tangan dengan benar. [Nadila Nurwijayantri]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Makan di Restoran, Bisa Bayar Pakai Jumlah Follower Instagram

Makan di Restoran, Bisa Bayar Pakai Jumlah Follower Instagram

Lifestyle | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 13:22 WIB

Menyantap Roti Terbaik Sambil Menikmati Malam di Kota Bogor

Menyantap Roti Terbaik Sambil Menikmati Malam di Kota Bogor

Lifestyle | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 12:38 WIB

Waspada, 5 Penyakit Ini Bikin Perempuan Sulit Hamil

Waspada, 5 Penyakit Ini Bikin Perempuan Sulit Hamil

Health | Kamis, 18 Oktober 2018 | 19:40 WIB

Anak dengan Penyakit Asma Lebih Rentan Obesitas, Kok Bisa?

Anak dengan Penyakit Asma Lebih Rentan Obesitas, Kok Bisa?

Health | Rabu, 17 Oktober 2018 | 16:00 WIB

Makan Otak Tupai, Pria 61 Tahun Kena Penyakit Sapi Gila

Makan Otak Tupai, Pria 61 Tahun Kena Penyakit Sapi Gila

Health | Selasa, 16 Oktober 2018 | 17:58 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×