LivingLoving, dari Blog Kini Tumbuh Jadi Komunitas Kreatif

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Sabtu, 03 November 2018 | 10:00 WIB
LivingLoving, dari Blog Kini Tumbuh Jadi Komunitas Kreatif
Inilah kegiatan kreatif yang dilakukan Komunitas LivingLoving. (Suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Berawal dari keisengannya menulis blog yang diberi nama LivingLoving, Nike Prima dan Miranti Andi Kasim tak pernah menyangka kini tulisannya bisa menginspirasi banyak orang, terutama kaum hawa untuk berkreasi mengisi waktu atau menjadikannya sebagai ladang usaha.

Tak hanya sibuk mengembangkan platform digital, keduanya juga kini aktif memberikan workshop kreatif mulai dari brush lettering, weaving, home living dan masih banyak lagi.

"LivingLoving awalnya di 2013, aku sama partnerku Nike bikin blog. Kebetulan kita nyari referensi rumah, tapi baru ada dari luar (negeri) semua sumbernya. Akhirnya kami bikin livingloving.net fokus untuk penataan rumah. Dan merembet ke bidang kreatif lainnya," ujar Mira ketika ditemui Suara.com beberapa waktu lalu.

Mira mengatakan komunitas LivingLoving secara tidak langsung terbentuk sejak salah seorang pembacanya pada 2014 mengajak mereka untuk menyusun kopi darat di antara sesama pembaca blog.

Pendiri Komunitas LivingLoving, Nike Prima dan Miranti Andi Kasim. (Foto: Instagram/@livingloving)
Pendiri Komunitas LivingLoving, Nike Prima dan Miranti Andi Kasim. (Foto: Instagram/@livingloving)

Dari situlah baik Mira maupun Nike terpikir untuk berbagi ilmu dengan membuat workshop membuat kerajinan tangan seperti menyulam, menulis kaligrafi di atas totebag hingga hal-hal yang bersifat do it yourself (DIY).

"Kebetulan kita senang dengan hal kreatif, tapi kita nggak ada latar belakang pendidikan di bidang seni atau kreatif. Kita berdua jurusan Ilmu Komunikasi, jadi memang kita bisa berkreasi karena otodidak, cari di internet dan akhirnya bisa. Jadi ketika kita kopdar atau bikin workshop kita lebih ke sharing ilmu dan sama-sama belajar," terang Mira merinci.

Di awal menjalankan blog, Mira dan Nike memang meniatkan untuk meninggalkan pekerjaannya masing-masing sebelumnya. Keputusan tersebut dilakukan agar mereka fokus melakukan hal-hal yang disukai sembari mengurus anak.

Namun dalam perjalanannya, tidak disangka kreativitas yang mereka tuangkan di blog livingloving.net tak hanya sebagai wadah berbagi dan berekspresi, namun justru menjadi pundi-pundi penghasilan baru.

Di Komunitas LivingLoving, tak hanya menyalurkan hobi, tetapi juga bisa menghasilkan uang. (Suara.com/Firsta Nodia)
Di Komunitas LivingLoving, tak hanya menyalurkan hobi, tetapi juga bisa menghasilkan uang. (Suara.com/Firsta Nodia)

Berbagai tawaran untuk mengisi workshop dan membuat konten kreatif untuk sebuah brand menjadikan LivingLoving.net sebagai platform kreatif besar di Indonesia.

baca juga

Tak hanya menyasar kaum hawa, Mira mengatakan bahwa sekitar 20 persen penikmat konten LivingLoving juga merupakan lelaki, terutama karena adanya konten seputar renovasi dan dekor rumah.

"Jadi platform kita menang sudah punya 1200 subcsriber alias pembaca setia. Nah, memang sebagian besar perempuan, tapi kalau seputar renovasi rumah ada juga laki-laki yang ikutan," urainya panjang lebar.

Meski belum sepenuhnya mengikrarkan diri sebagai sebuah komunitas, Mira mengakui bahwa banyak sekali pembaca setia LivingLoving yang mengikuti beberapa workshop yang diadakan LivingLoving. Tak hanya itu beberapa di antaranya juga kini telah mandiri dan sukses membuat usaha kreatifnya.

Komunitas LivingLoving sering menggelar workshop kreatif mulai dari brush lettering, weaving, home living dan masih banyak lagi. (Suara.com/Firsta Nodia)
Komunitas LivingLoving sering menggelar workshop kreatif mulai dari brush lettering, weaving, home living dan masih banyak lagi. (Suara.com/Firsta Nodia)

"Sejauh ini kita ngumpulin para pembaca setia kita lewat workshop yang kita adakan. Jadi, misal ada event apa kita blast lewat newsletter. Mungkin ke depan kita akan buat forum khusus di platform. Jadi, para pembaca setia bisa saling sharing juga lewat forum itu," jelas Mira.

Kini tak terhitung berapa workshop yang sudah diberikan Nike dan Mira lewat LivingLoving. Lewat keberhasilan yang telah mereka raih seperti sekarang, Nike dan Prima ingin membuktikan bahwa ketika menekuni hal-hal yang kita sukai, maka bukan tidak mungkin pundi-pundi rupiah juga akan mengikuti.

"Buat para perempuan yang punya ketertarikan bidang yang sama mungkin bisa mencoba secara otodidak dulu sembari cari potensinya di mana. Bisa juga cari teman dengan minat yang sama, jadi motivasi untuk berkaryanya lebih besar. Dan jangan lupa support dari keluarga penting, kalau didukung suami, dia bisa gantiin kita sementara untuk jaga anak ketika mau ikut workshop atau butuh waktu untuk berkreasi," jelas Mira.

Nah, untuk Anda yang memiliki ketertarikan di bidang seni atau berkreasi secara 'do it yourself' tidak ada salahnya untuk bergabung di Komunitas LivingLoving dan asah potensi Anda, siapa tahu bisa menjadi sumber pundi-pundi tambahan, asyik kan!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Besok, IMOS 2018 "Diserbu" 5 Ribu Rider dari Berbagai Komunitas

Besok, IMOS 2018 "Diserbu" 5 Ribu Rider dari Berbagai Komunitas

Otomotif | Jum'at, 02 November 2018 | 18:30 WIB

Bagen Festival Depok Semangat Kebangkitan Komunitas

Bagen Festival Depok Semangat Kebangkitan Komunitas

Press Release | Selasa, 30 Oktober 2018 | 12:48 WIB

Wisata Edukasi Bersama Burung Indonesia

Wisata Edukasi Bersama Burung Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 27 Oktober 2018 | 07:00 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×