Jika ke Sabang, Jangan Lupa Berkunjung ke Tugu Kilometer 0

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 05 November 2018 | 18:00 WIB
Jika ke Sabang, Jangan Lupa Berkunjung ke Tugu Kilometer 0
Tugu Kilometer 0 Indonesia, di Sabang. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Pasti kalian pernah dengar lagu Dari Sabang Sampai Merauke? Kalian juga pasti tahu kalau di Sabang terdapat Kilometer 0 Indonesia?

Biar tidak penasaran, yuk kita mengenal lebih dekat Kilometer 0 Indonesia. Oh iya, kalian yang sedang menyaksikan Sabang International Freediving Competition, jangan lupa mampir ya.

Destinasi Kilometer 0 Indonesia bisa kita sebut sebagai ujung paling barat Indonesia. Lokasinya di Pulau Weh, Sabang.

Perjalanan menuju Tugu Kilometer 0 Indonesia, di Sabang. (Dok: Kemenpar)
Perjalanan menuju Tugu Kilometer 0 Indonesia, di Sabang. (Dok: Kemenpar)

Kilometer 0 Indonesia adalah menjadi bagian dari kawasan wisata Iboih. Makanya lokasinya tak jauh dari Pantai Iboih, salah satu lokasi snorkling favorit di Sabang.

Di Kilometer 0 Indonesia, terdapat tugu atau monumen yang sangat besar. Di atasnya, terdapat motif rencong, senjata khas Aceh.

Tugu ini bisa kita naiki loh, tapi tidak sampai puncaknya ya. Kita hanya sampai di tengah saja. Tapi jangan khawatir, keindahan sudah tersaji jelas di sana. Salah satunya pemandangan Samudera Hindia.

Menurut Kabid Pemasaran Area I Regional I Kementerian Pariwisata, Alfin Merancia, destinasi ini wajib dikunjungi saat berada di Sabang.

“Jika sedang di Sabang, wajib rasanya berkunjung ke tugu Kilometer 0 Indonesia. Tugu Ini menandakan kamu sedang berada di ujung barat Indonesia. Tugu yang sama ada di Merauke, yang menandakan ujung timur Indonesia. Belum sah rasanya kalau ke Sabang tapi tidak singgah ke sana,” tuturnya, Kamis (1/11/2018).

Untuk mencapai tempat ini, pengunjung harus menempuh perjalanan selama 45 menit hingga satu jam. Tidak ada angkutan umum ke sana, sehingga sebaiknya mencari rental mobil, atau menyewa motor yang sudah dimodifikasi.

Cara terakhir ini kerap dipilih oleh wisawatan mancanegara.

Ada alasan mengapa wisatawan mancanegara memilih naik motor. Pertama, jelas karena pemandangannya yang eksotis. Kedua, jalur menuju lokasi sangat rindang. Maklum, untuk mencapai Kilometer 0 Indonesia, kita akan melewati kawasan hutan lindung.

Alasan ketiga, inilah yang paling seru. Sepanjang perjalanan, kita akan menemui kelompok kera liar yang sering bergerombol di pinggir jalan.

Perjalanan menuju Tugu Kilometer 0 Indonesia, di Sabang. (Dok: Kemenpar)
Perjalanan menuju Tugu Kilometer 0 Indonesia, di Sabang. (Dok: Kemenpar)

“Perjalanan ke Kilometer 0 Indonesia sangat asyik. Kalian bisa menjadikan ini sebuah misi juga. Di tugu Kilometer 0 Indonesia, kita bisa mendapatkan sertifikat dengan membayar sedikit administrasi. Sertifikat ini ditandatangani oleh wali kota Sabang,” terang Alfin.

Buat kalian yang ingin berbelanja oleh-oleh sambil bersantai, jangan khawatir. Tak jauh dari monumen, ada tempat penjualan suvenir dan kantin. Cocok untuk melepas penat sambil berburu oleh-oleh.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, mengatakan Kilometer 0 Indonesia adalah daya tarik Sabang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Big Bad Wolf 2026: Jadwal, Lokasi, dan Tips Berburu Buku 24 Jam di ICE BSD

Big Bad Wolf 2026: Jadwal, Lokasi, dan Tips Berburu Buku 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 21:09 WIB

5 Bedak yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam, Wajah Cerah Berseri di Usia 40 Tahun

5 Bedak yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam, Wajah Cerah Berseri di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 21:06 WIB

7 Mesin Cuci Portable yang Bagus untuk Anak Kos, Murah dan Hemat Listrik

7 Mesin Cuci Portable yang Bagus untuk Anak Kos, Murah dan Hemat Listrik

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 20:46 WIB

Maskara Anti Luntur dan Tahan Gesek Merk Apa? Ini 7 Pilihan Produknya Agar Mata Badai Seharian

Maskara Anti Luntur dan Tahan Gesek Merk Apa? Ini 7 Pilihan Produknya Agar Mata Badai Seharian

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 20:10 WIB

5 Bedak Padat Tahan Air dan Keringat Agar Makeup Tetap Flawless Saat Cuaca Panas

5 Bedak Padat Tahan Air dan Keringat Agar Makeup Tetap Flawless Saat Cuaca Panas

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 19:10 WIB

Dari Buku ke Panggung: Serunya Jelajah Yogyakarta Menuju Sarga Festival 2026

Dari Buku ke Panggung: Serunya Jelajah Yogyakarta Menuju Sarga Festival 2026

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 17:59 WIB

Semua Jurusan Bisa Daftar, Ini Posisi yang Dibuka untuk Kampung Nelayan Merah Putih

Semua Jurusan Bisa Daftar, Ini Posisi yang Dibuka untuk Kampung Nelayan Merah Putih

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 17:11 WIB

20 Link Twibbon Hari Kartini 2026 Gratis Unduh untuk Meriahkan Semangat Emansipasi

20 Link Twibbon Hari Kartini 2026 Gratis Unduh untuk Meriahkan Semangat Emansipasi

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 16:53 WIB

Transforming Spaces with Canvas Prints: A Complete Guide

Transforming Spaces with Canvas Prints: A Complete Guide

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 16:17 WIB

Waspada Bahaya Hustle Culture: Hobi Overwork Terbukti Picu Penyakit Jantung di Usia Muda

Waspada Bahaya Hustle Culture: Hobi Overwork Terbukti Picu Penyakit Jantung di Usia Muda

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 15:34 WIB