Ini Tips Mengolah Masakan Indonesia dengan Olive Oil

Silfa Humairah Utami, Dinda Rachmawati

Selasa, 15 Januari 2019 | 16:30 WIB
Ini Tips Mengolah Masakan Indonesia dengan Olive Oil
Diskusi gaya hidup lebih sehat bersama Bertolli di Jakarta. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Olive oil atau minyak zaitun dikenal sebagai minyak terbaik untuk memasak karena kandungan lemak tak jenuh tunggalnya yang mendominasi.

Hal inilah yang membuat minyak zaitun memiliki sejumlah manfaat kesehatan, seperti menurunkan lipopretein denaitas darah, kolesterol LDL, risiko penyakit jantung hingga kadar kolesterol jahat dalam darah.

Tapi sayangnya, banyak orang beranggapan, jika minyak zaitun hanya cocok digunakan untuk berbagai makanan internasional. Sebaliknya, masakan Indonesia tak cocok dimasak menggunakan minyak zaitun. Benarkah?

Menurut nutrisionis, Emilia Achmadi, hal ini merupakan anggapan yang salah, karena minyak zaitun terdiri dari berbagai jenis yang bisa disesuaikan dengan berbagai bentuk pengolahan masakan.

"Banyak yang bilang kalau minyak zaitun cocoknya hanya untuk salad, makanan yang digrill, cuma pakai garam sama merica. Ini sebenarnya mitos," ungkap dia saat ditemui dalam diskusi gaya hidup lebih sehat bersama Bertolli di Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Lebih lanjut Emilia mencontohkan, bahwa minyak zaitun bisa digunakan untuk berbagai masakan Indonesia. Misalnya, untuk memanggang dan menumis dalam suhu panas yang tinggi, kita bisa menggunakan jenis Classico Olive Oil. Mulai dari memanggang ikan roa, menumis kangkung, membuat sambal, dan masih banyak lagi.

Sedangkan untuk menggoreng dengan suhu panas atau deep frying, Emilia menyarankan menggunakan Extra Light Olive Oil, seperti menggoreng ayam, ikan gurame, tempe, tahu dan masih banyak lagi.

Bahkan, kata dia, selain memberikan manfaat kesehatan, memasak dengan minyak zaitun juga bisa memberikan rasa yang lezat dan aroma yang nikmat.

Tak hanya itu, dia juga menambahkan bahwa minyak zaitun jenis extra light memiliki titik asap hingga 220 derajat. Sehingga sangat aman untuk memasak makanan yang digoreng, yang dapat dikatakan sebagai salah satu budaya Indonesia.

baca juga

"Temperatur paling ideal kalau mau menggoreng itu ambang batasnya 170-185 derajat. Lebih dari itu minyaknya akan terserap. Jadi titik asap, di mana lemak dalam minyak mulai memecah dan berubah menjadi asap pada olive oil lebih tinggi juga," tutup dia.

Jadi, kini tak ada salahnya kan, memasak dengan minyak zaitun atau olive oil dan menikmati makanan lezat yang Anda sukai dan tetap berinvestasi dalam kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Akibatnya Kalau Kamu Mencuci Ayam Sebelum Dimasak

Ini Akibatnya Kalau Kamu Mencuci Ayam Sebelum Dimasak

Lifestyle | Kamis, 27 Desember 2018 | 12:59 WIB

Hobi Makan, Pasangan Ini Memasak Makanan dalam Ukuran Jumbo

Hobi Makan, Pasangan Ini Memasak Makanan dalam Ukuran Jumbo

Lifestyle | Rabu, 26 Desember 2018 | 13:38 WIB

Tips Belajar Masak Buat Suami dari Chef Aga Alvian

Tips Belajar Masak Buat Suami dari Chef Aga Alvian

Lifestyle | Sabtu, 22 Desember 2018 | 17:39 WIB

Terkini

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

×