4 Kuliner Paling Ekstrem di Dunia, Awas Muntah !

Dany Garjito

Kamis, 31 Januari 2019 | 17:35 WIB
4 Kuliner Paling Ekstrem di Dunia, Awas Muntah !

Suara.com - Tahukah Anda makanan paling ekstrem di dunia?

Ya, sadar atau tidak, berbagai makanan ekstrem tumbuh melatari perkembangan budaya di seluruh dunia.

BACA JUGA: Bikin Gempar, Kedua Kubu Netizen Ini Pecah Gara-Gara Perang Kerupuk Warung

Tak terkecuali 4 makanan ekstrem yang dihimpun Guideku.com dari berbagai sumber berikut. Apa saja?

Casu Marzu di Italia

Casu Marzu, keju unik asal kota Sardinia, Italia ini bukanlah keju sembarangan.

Sebab di dalamnya, Anda dapat menemukan larva serangga hidup yang masih menggeliat di antara remahan keju.

Larva serangga difungsikan untuk membuat kadar fermentasi dengan konsentrasi tertentu.

Dalam praktiknya, kadar fermentasi yang mendekati dekomposisi tersebut membuat keju ini memiliki tekstur kelat, sedikit menjijikkan dengan aroma yang cukup mengganggu penciuman.

baca juga

Saat proses dekomposisi berlangsung lemak dalam keju kemudian ikut melebur.

Bahkan jika beruntung, Anda dapat melihat cacing kecil yang bermukim dalam keju melompat keluar.

BACA JUGA: Duh, Perusahaan Ini Buat Cokelat Valentine Berbentuk Mr P

Smiley di Afrika Selatan

(Instagram Southafricansmiley)
(Instagram Southafricansmiley)

'Smiley', hidangan berupa kepala domba yang dibakar sampai hangus ini merupakan salah satu sajian kuliner populer di Afrika Selatan.

Untuk mengolah makanan esktrem ini, kepala domba terlebih dahulu dipanggang dalam drum berukuran sangat besar. Dibakar begitu lama hingga hangus dan legam dipenuhi arang hitam.

Kepala domba lalu ditempa dengan timah panas guna membersihkan seluruh bulu yang melekatinya lantas dicuci.

Setelah dibersihkan, kepala domba dipanggang di atas bara panas, direbus untuk selanjutnya dipanggang dalam oven.

Saat dihidangkan Anda akan mendapati 'Smiley' si kepala domba menyeringai sebab panas yang teramat.

BACA JUGA: Anti Mainstream, 5 Artis Ini Buka Usaha Kuliner Warteg, Siapa Saja?

Tarantula goreng di Kamboja

Tarantula (Pixabay/Skeeze)
Tarantula (Pixabay/Skeeze)

Skuon, salah satu kota di Kamboja ini dikenal sebagai rumah laba-laba jenis tarantula.

Tidak hanya jadi sarang tarantula untuk berkembang biak, laba-laba ini juga dijajakan di emperan kaki lima untuk dimakan. Ya, dimakan.

Tarantula-tarantula itu didapatkan di hutan, diburu, ditusuk lantas dimasukkan ke dalam wajan panas.

Sebelum digoreng, tarantula direndam dengan campuran garam, gula dan bawang putih.

Di Kamboja, tarantula goreng menjadi salah satu makanan nasional yang dicintai lintas kalangan.

Dengan hanya merogoh kocek sebesar Rp 15 ribu, Anda dapat menikmati satu tarantula goreng utuh yang penampakannya sekilas mudah mengingatkan kita pada rempela ati di warung pecel lele pinggir jalan.

BACA JUGA: Bikin Geger, Orang Ini Nekat Sawer Pelakor Pakai Kopi Sachet

Keledai hidup di China

Persis namanya, hou jia lu yang kalau diartikan dalam bahasa Indonesia adalah 'keledai hidup' ini diolah dari daging keledai yang masih hidup.

Keledai yang masih hidup, diikat keempat kakinya, lalu diambil dagingnya secara perlahan dan dimakan di tempat jagal saat itu juga.

Bahkan ketika pengunjung tengah menyantap makanan ekstrem khas China nan sadis ini, keledai malang tersebut masih meringkik kesakitan.

Tega makannya?

GuideKu.com/Aditya Prasanda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mekkah Dilanda Hujan Deras dan Badai Petir

Mekkah Dilanda Hujan Deras dan Badai Petir

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi

Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Gelombang Panas Italia Picu Status Siaga Merah di 27 Kota, 3 Orang Tewas

Gelombang Panas Italia Picu Status Siaga Merah di 27 Kota, 3 Orang Tewas

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Geger! Negara Kim Jong-un Suruh Rakyatnya Makan Sup Daging Anjing untuk Atasi Panas Ekstrem

Geger! Negara Kim Jong-un Suruh Rakyatnya Makan Sup Daging Anjing untuk Atasi Panas Ekstrem

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:07 WIB

El Nino 2026 Ancam Pertanian, Air Bersih hingga Karhutla

El Nino 2026 Ancam Pertanian, Air Bersih hingga Karhutla

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Kuba 'Kiamat Kecil' Gara-gara Mati Listrik, Negara Lumpuh Total di Tengah Cuaca Panas Ekstrem

Kuba 'Kiamat Kecil' Gara-gara Mati Listrik, Negara Lumpuh Total di Tengah Cuaca Panas Ekstrem

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Korban Tewas Gempa Jepang Tembus 34 Orang, Masih Banyak Terjebak di Bangunan Runtuh

Korban Tewas Gempa Jepang Tembus 34 Orang, Masih Banyak Terjebak di Bangunan Runtuh

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:52 WIB

9.800 Orang Tewas karena Gelombang Panas Ekstrem di Jerman

9.800 Orang Tewas karena Gelombang Panas Ekstrem di Jerman

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:06 WIB

Kekeringan Meluas, 12 Ribu Warga Karawang Hadapi Krisis Air Bersih

Kekeringan Meluas, 12 Ribu Warga Karawang Hadapi Krisis Air Bersih

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:12 WIB

El Nino Tahun Ini Diperkirakan Terkuat dalam 150 Tahun Terakhir, Apa Dampaknya?

El Nino Tahun Ini Diperkirakan Terkuat dalam 150 Tahun Terakhir, Apa Dampaknya?

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:51 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×