Uut, Wanita Tangguh Pendamping Suku Anak Dalam Jambi

Suwarjono

Senin, 01 April 2019 | 08:10 WIB
Uut, Wanita Tangguh Pendamping Suku Anak Dalam Jambi
Sri Utami dan Suku Anak Dalam Jambi (ema rohimah)

Suara.com - Usia masih belia, 22 tahun saat diterima menjadi perangkat desa Pelakar, Merangin, Jambi. Namun pekerjaan menantang langsung ia terima. Blusukan ke Suku Anak Dalam untuk berkarya.

Dengan penampilan sederhana, tidak ada yang mencolok dari Sri Utami alias Uut. Hijabnya sederhana dan minim aksesori. Namun, senyum tulus selalu terpancar dari wajah wanita tangguh yang turut berperan pada program pendampingan Suku Anak Dalam Jambi ini.

Pertama kali Dewiku.com bertemu dengan Uut pada awal November tahun lalu. Dia terbang dari Jambi untuk mewakili Sumatra Sustainable Support (SSS) Pundi Sumatera dalam Temu Pandu Inklusi Nusantara (PINTAR) yang dilaksanakan Program Peduli di Grand Mercure Yogyakarta.

Kala itu Uut berbagi cerita tentang pengalamannya mendampingi suku anak dalam di Jambi. Tugasnya sebagai perangkat desa membuat Uut harus turut merangkul Suku Anak Dalam yang masuk dalam wilayahnya.

Sri Utami dan Suku Anak Dalam Jambi (istimewa)
Sri Utami dan Suku Anak Dalam Jambi (istimewa)

Bersama dengan rekan lainnya yang terdiri dari gabungan anggota LSM dan staf pemerintahan, Uut membantu Suku Anak Dalam Jambi untuk mendapatkan hak sebagai warga negara. 

''Waktu itu tahun 2014, saya pertama kali bertemu Suku Anak Dalam sebagai perangkat desa,'' ujar wanita yang kini mengepalai urusan keuangan di Desa Pelakar Jaya, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin itu, kepada DewiKu beberapa waktu lalu.

Uut yang masih berusia 22 tahun saat itu, terjun untuk mendata Suku Anak Dalam yang masuk dalam wilayahnya.

''Saya membantu pembuatan program kependudukan seperti KK, KTP dan Akte Kelahiran,'' ujarnya.

Di luar dugaan, berhubungan dengan Suku Anak Dalam ternyata tidak sesulit yang dia bayangkan. Mereka yang masuk sebagai warga Desa Pelakar Jaya tidak lagi berpenampilan asing.

Uut bahkan mengatakan tidak ada bedanya berhadapan dengan warga biasa dan Suku Anak Dalam.

Sri Utami dan Suku Anak Dalam Jambi (Istimewa)
Sri Utami dan Suku Anak Dalam Jambi (Istimewa)

Dilansir dari berbagai sumber, Suku Anak Dalam saat ini terbagi menjadi tiga kelompok. Pertama, mereka yang lahir dan menetap di tengah hutan. Kedua, mereka yang tinggal di Hutan tanaman Industri (HTI). Selanjutnya yang ketiga, mereka yang sudah membaur dengan warga lain dan dekat dengan pemukiman warga.

Lebih lanjut, Uut mengatakan jika Suku Anak Dalam yang dia dampingi termasuk kelompok ketiga. Mereka tinggal di dekat pemukiman dan sudah terbuka dengan warga sehingga cukup mudah melakukan pendekatan.

''Mereka justru senang karena mendapat perhatian dari pemerintah,'' ujar Uut.

Uut juga mengatakan kini Suku Anak Dalam yang menjadi warga Desa Pelakar Jaya sudah difasilitasi rumah dan mendapatkan jatah beras setiap bulannya.

Ketika ditanya sudah seberapa modern kehidupan Suku Anak Dalam yang dia dampingi, Uut malah menjawab sambil terkekeh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemendagri Paraf DIM RUU Adminduk, 1.027 DIM Jadi Dasar Penyempurnaan

Kemendagri Paraf DIM RUU Adminduk, 1.027 DIM Jadi Dasar Penyempurnaan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:46 WIB

Cegah Data Bodong, Legislator PDIP Minta DTSEN Gunakan Mekanisme Verifikasi Berjenjang dari Desa

Cegah Data Bodong, Legislator PDIP Minta DTSEN Gunakan Mekanisme Verifikasi Berjenjang dari Desa

News | Rabu, 02 September 2026 | 14:39 WIB

Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global

Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:24 WIB

Jakarta Mulai Sepi Pendatang? Ini Data Mengejutkan Pascalebaran Dua Tahun Terakhir

Jakarta Mulai Sepi Pendatang? Ini Data Mengejutkan Pascalebaran Dua Tahun Terakhir

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:33 WIB

Dukcapil Temukan Nama dengan 79 Huruf: Terlalu Panjang untuk Kolom KTP!

Dukcapil Temukan Nama dengan 79 Huruf: Terlalu Panjang untuk Kolom KTP!

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:50 WIB

Drama Temenggung Bujang Rimbo Kabur dari Pengadilan, Pimpinan Orang Rimba Jambi Akhirnya Menyerah

Drama Temenggung Bujang Rimbo Kabur dari Pengadilan, Pimpinan Orang Rimba Jambi Akhirnya Menyerah

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 14:33 WIB

Dijual Rp80 Juta ke Suku Anak Dalam Jambi, Terungkap Jejak Pilu Penculikan Bocah Bilqis

Dijual Rp80 Juta ke Suku Anak Dalam Jambi, Terungkap Jejak Pilu Penculikan Bocah Bilqis

News | Minggu, 09 November 2025 | 18:39 WIB

Resmi! Dukcapil Serahkan NIK Warga RI untuk Awasi Wajib Pajak

Resmi! Dukcapil Serahkan NIK Warga RI untuk Awasi Wajib Pajak

Bisnis | Rabu, 30 Juli 2025 | 16:53 WIB

Dalam Rakornas, Wamendagri Bima Arya Sebut Validitas Data Dukcapil Jadi Kunci Sukses Indonesia Emas 2045

Dalam Rakornas, Wamendagri Bima Arya Sebut Validitas Data Dukcapil Jadi Kunci Sukses Indonesia Emas 2045

News | Kamis, 21 November 2024 | 14:22 WIB

Bahaya! Dari NIK Hingga Data Keluarga, Ini Data Penting Masyarakat di PDN yang Bocor Usai Diretas

Bahaya! Dari NIK Hingga Data Keluarga, Ini Data Penting Masyarakat di PDN yang Bocor Usai Diretas

Lifestyle | Jum'at, 28 Juni 2024 | 21:04 WIB

Terkini

Enam Laga Tanpa Menit Bermain, Nasib Elkan Baggott di Millwall Jadi Sorotan

Enam Laga Tanpa Menit Bermain, Nasib Elkan Baggott di Millwall Jadi Sorotan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 21:35 WIB

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:22 WIB

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 21:17 WIB

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:15 WIB

Kakorlantas dan Astamaops Polri Cek 3 Pelabuhan di Cilegon, Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru

Kakorlantas dan Astamaops Polri Cek 3 Pelabuhan di Cilegon, Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 21:08 WIB

Izin Penyadapan Ilegal hingga Penghapusan Data, Irjen Slamet Uliandi Terancam 10 Tahun Penjara

Izin Penyadapan Ilegal hingga Penghapusan Data, Irjen Slamet Uliandi Terancam 10 Tahun Penjara

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:00 WIB

Bye Kusam dan PIH! 4 Moisturizer Alpha Arbutin Cuma di Bawah Rp50 Ribuan

Bye Kusam dan PIH! 4 Moisturizer Alpha Arbutin Cuma di Bawah Rp50 Ribuan

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 21:00 WIB

7 Arti Mimpi Kecelakaan Mobil atau Motor Tapi Selamat

7 Arti Mimpi Kecelakaan Mobil atau Motor Tapi Selamat

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 20:55 WIB

Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?

Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:54 WIB

Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan

Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:45 WIB

×