Sedang Populer, Minuman Bubble Tea Bisa Sebabkan Kanker Hingga Diabetes

Agung Pratnyawan, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 15 Juni 2019 | 09:39 WIB
Sedang Populer, Minuman Bubble Tea Bisa Sebabkan Kanker Hingga Diabetes
Minuman bubble tea. (Shutterstock)

Suara.com - Sampai sekarang bubble tea sebagai campuran minuman dingin masih populer di Indonesia. Minuman dengan topping bubble tea ini seolah telah membuat banyak orang kecanduan.

Di sisi lain, banyak juga orang yang menyoroti minuman dengan bubble tea ini lebih menyehatkan atau sebaliknya.

Bubble tea atau boba adalah minuman asal Taiwan yang memiliki basis minuman seperti teh, susu, kopi, buah dan lainnya.

Gelembung kenyal ini terbuat dari tepung tapioka yang dicapur sirup sehingga membuat rasanya manis dengan sensasi kenyal. Diperkirakan satu ons bubble tea yang terbuat dari tapioka ini setara dengan 61,81 kalori.

Berdasarkan riset di University Horpital Aachen di Jerman tahun 2012 yang dilansir dari spoonuniversity.com, menemukan campuran bahan bubble tea mengandung bahan kimia karsinogenik atau PCB yang bisa menyebabkan kanker.

Di Amerika Serikat sendiri bahan kimia karsinogenik seperti PCB sudah dilarang karena menimbulkan risiko kesehatan.

Selain kanker, kandungan ini dapat merusak sistem kekebalan tubuh, sistem endokrin, sistem reproduksi dan sistem saraf.

Minum bubble tea. (Shutterstock)
Minum bubble tea. (Shutterstock)

Sebuah penelitian Berkeley Wellness juga menemukan bahwa tingginya jumlah karbohidrat dan kandungan gula dalam bubble tea.

Melansir dari hellosehat.com, bubble tea juga mengandung gula tambahan yang cukup tinggi, seperti sukrosa, fruktosa, galaktosa dan melezitosa.

baca juga

Berdasarkan penelitian Jae Eun Min, David B. Green dan Loan Kim, bubble tea memiliki kandungan gula sebesar 38 gram dan kalori sebanyak 299 kcal setiap porsinya.

Padahal kebutuhan gula tambahan tidak boleh lebih dari 150 kcal per hari untuk pria dan 100 kcal per hari untuk wanita.

Makanan atau minuman yang tinggi gula dan kalori inilah yang sering kali dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas dan diabetes, terutama di kalangan anak-anak.

Kadar gula dan kalori yang tinggi dalam ini pula yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan asam urat.

Penelitian Caitlin Batt telah menemukan bahwa sering mengonsumsi minuman manis lebih dari 2 kali sehari dapat meningkatkan risiko asam urat sebesar 1,78 kali pada pria dan 3,05 kali pada wanita.

Kondisi ini terjadi karena kadar fruktosa dan kalori yang berlebih dalam tubuh.

Kandungan gula yang tinggi juga menyebabkan terjadinya resistensi insulin, hormon yang berfungsi untuk mengatur kadar glukosa dalam darah. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya diabetes melitus tipe 2.

Karena itu, konsumsi bubble tea dalam jumlah berlebih tidak baik karena bisa meningkatkan risiko sejumlah penyakit, mulai kanker, diabetes hingga asam urat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Gitaris New Found Glory Chad Gilbert Meninggal Dunia Usai Berjuang Melawan Kanker Langka

Gitaris New Found Glory Chad Gilbert Meninggal Dunia Usai Berjuang Melawan Kanker Langka

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 12:15 WIB

Mengapa Pasien Kanker Bisa Dapat Pengobatan Berbeda Meski Diagnosisnya Sama? Ini Penjelasannya

Mengapa Pasien Kanker Bisa Dapat Pengobatan Berbeda Meski Diagnosisnya Sama? Ini Penjelasannya

Health | Jum'at, 18 September 2026 | 19:06 WIB

Bahaya Kabut Asap Karhutla: Bisa Turunkan Fungsi Paru hingga Picu Kanker

Bahaya Kabut Asap Karhutla: Bisa Turunkan Fungsi Paru hingga Picu Kanker

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:00 WIB

Punya Penyakit Jantung atau Diabetes? Ini 4 Alasan Anda Tak Boleh Remehkan Efek Samping Obat

Punya Penyakit Jantung atau Diabetes? Ini 4 Alasan Anda Tak Boleh Remehkan Efek Samping Obat

Health | Jum'at, 18 September 2026 | 16:19 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Studi Australia: Obat Diabetes Ozempic, Berpotensi Bantu Pasien Gangguan Bipolar

Studi Australia: Obat Diabetes Ozempic, Berpotensi Bantu Pasien Gangguan Bipolar

Health | Kamis, 10 September 2026 | 16:30 WIB

Cara Kerja Teknologi AI uMI Panvivo PET/CT, Bisa Bantu Deteksi Lesi Kanker Berukuran Sangat Kecil

Cara Kerja Teknologi AI uMI Panvivo PET/CT, Bisa Bantu Deteksi Lesi Kanker Berukuran Sangat Kecil

Health | Rabu, 09 September 2026 | 20:21 WIB

Review Rumah Singgah: Kanker Mengubah Masa Depan, Lalu Apa Arti Harapan?

Review Rumah Singgah: Kanker Mengubah Masa Depan, Lalu Apa Arti Harapan?

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 13:00 WIB

Mitos dan Fakta Rice Cooker Low Carbo untuk Diet dan Penderita Diabetes

Mitos dan Fakta Rice Cooker Low Carbo untuk Diet dan Penderita Diabetes

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:37 WIB

Terkini

Mau Bagaimanapun, Mindfulness Tidak Bisa Memperbaiki Dunia yang Membuat Kita Cemas

Mau Bagaimanapun, Mindfulness Tidak Bisa Memperbaiki Dunia yang Membuat Kita Cemas

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 12:30 WIB

Bagaimana Cara Memilih Sampo Khusus Uban yang Cocok untuk Kulit Kepala Sensitif?

Bagaimana Cara Memilih Sampo Khusus Uban yang Cocok untuk Kulit Kepala Sensitif?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:30 WIB

Joey Pelupessy Tak Sabar Tumpas Timnas Malaysia Malam Ini

Joey Pelupessy Tak Sabar Tumpas Timnas Malaysia Malam Ini

Bola | Senin, 28 September 2026 | 12:29 WIB

12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur

12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:26 WIB

6 Rekomendasi Bedak Padat untuk Olive Undertone, Bikin Makeup Lebih Natural

6 Rekomendasi Bedak Padat untuk Olive Undertone, Bikin Makeup Lebih Natural

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:26 WIB

Tak Sekadar Limbah Dapur, Cangkang Telur Ternayta Bisa Diolah Jadi Pupuk: Bagaimana Caranya?

Tak Sekadar Limbah Dapur, Cangkang Telur Ternayta Bisa Diolah Jadi Pupuk: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:22 WIB

Marah Itu Wajar, I Hate Everything! Mengajarkannya dengan Cara Lucu

Marah Itu Wajar, I Hate Everything! Mengajarkannya dengan Cara Lucu

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 12:20 WIB

BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan

BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan

Kaltim | Senin, 28 September 2026 | 12:19 WIB

Di Bawah Tol Desari, Kolong Boys Mengajak Anak Muda Berkawan dengan Sampah

Di Bawah Tol Desari, Kolong Boys Mengajak Anak Muda Berkawan dengan Sampah

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:13 WIB

Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib

Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib

News | Senin, 28 September 2026 | 12:11 WIB

×