Saat Sutopo Purwo Nugroho mengajak warganet melihat letusan Gunung Anak Krakatau
Rabu (24/10/18) hingga Kamis (25/10/18), Gunung Anak Krakatau meletus.
Sutopo Purwo Nugroho, selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB juga menginformasikan berita terkini seputar letusan Gunung Anak Krakatau ini lewat akun Twitternya.
Diketahui Gunung Anak Krakatau telah meletus sebanyak 232 kali hingga saat ini.
Bukan dihimbau untuk menghindar, uniknya Sutopo Purwo Nugroho justru mengajak netizen untuk menyaksikan Gunung Anak Krakatau meletus.

Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bahwa letusan Gunung Anak Krakatau kali ini tidaklah berbahaya meskipun berstatus waspada.
Saat Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bahwa letusan Gunung Soputan saat itu cocok untuk jadi latar foto prewedding
Gunung Soputan erupsi dan mengeluarkan abu vulkanik. Bahkan abu vulkanik Gunung Soputan mencapai ketinggian 7.500 meter dari atas puncak.
Meski erupsi dan muntahan abu vulkanik Gunung Soputan di Sulawesi Utara terdengar menyeramkan, namun tidak bagi Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.
Menurut Sutopo Purwo Nugroho, erupsi dan letusan Gunung Soputan adalah momen yang cukup baik untuk diabadikan.
''Hayo siapa yang mau foto prewed atau bersama pasangan mengabadikan momen ini?'' tulis Sutopo Purwo Nugroho melalui akun twitter pribadinya.
Walaupun begitu, mengabadikan peristiwa alam itu tidak untuk dilakukan dalam radius dekat. Sutopo Purwo Nugroho menegaskan foto pre-wedding dengan latar belakang Gunung Soputan yang sedang meletus harus dilakukan di radius aman.
''Tentu di radius aman. Cintamu akan terus bergemuruh laksana gemuruh gunung itu,'' candaan Sutopo Purwo Nugroho.