Hindari 5 Makanan yang Tingkatkan Risiko Penyakit Batu Empedu

Silfa Humairah Utami

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 01:00 WIB
Hindari 5 Makanan yang Tingkatkan Risiko Penyakit Batu Empedu
Ilustrasi makan steak, daging merah berlemak bisa tingkatkan penyakit batu empedu. (Shutterstock)

Karbohidrat ada di hampir sebagian besar makanan harian kita. Namun, yang sering menjadi penyebab terbentunya batu di empedu adalah makanan yang mengandung karbohidrat olahan.

Karbohidrat olahan termasuk gula dan pemanis, tepung terigu, biji-bijian olahan (tidak murni whole wheat atau whole grain), dan pati. Karbohidrat olahan dapat Anda temukan di kue, biskuit, roti, cake, cokelat, permen, serta minuman manis.

Asupan karbohidrat olahan memicu pembentukan batu empedu dengan cara meningkatkan sekresi insulin. Peningkatan hormon insulin terbukti dapat meningkatkan konsentrasi kolesterol dalam empedu.

3. Daging merah berlemak

Daging merah seperti daging sapi, babi, kambing, dan domba umumnya mengandung lebih banyak lemak jenuh ketimbang daging putih seperti ayam.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, makanan mengandung lemak jenuh dapat meningkatkan kolesterol dalam darah. Sementara itu hati juga harus bekerja lebih keras untuk menghasilkan cairan empedu ekstra untuk mencerna daging secara sempurna.

Itulah kenapa daging merah berlemak didapuk menjadi salah satu makanan penyebab terbentuknya batu empedu.

American Heart of Association menyatakan tidak apa sebetulnya makan daging merah. Asalkan Anda membatasi porsi dan frekuensi makannya, juga memilih jenis daging yang lebih sehat. Begini cara memilih dan memasak makanan daging yang dianjurkan:

Konsumsi satu porsi daging yang hanya setara dua hingga tiga ons.
Pilih potongan daging tanpa lemak, seperti bagian gandik atau tanjung sapi (tenderloin atau round)
Pastikan Anda membersihkan gajih dan lemak pada daging sampai bersih.
Masak daging dengan cara dipanggang atau direbus
Hindari makanan daging olahan seperti bacon, ham, salami, sosis, hot dog, dendeng sapi.
Disarankan juga untuk makan makanan daging berlemak sehat seperti ikan salmon.

baca juga

4. Makanan yang digoreng

Makanan seperti ayam goreng, kentang goreng, atau bahkan bawang goreng punya kandungan lemak tinggi.

Empedu harus bekerja lebih keras untuk memproses makanan berlemak. Lemak yang tidak dapat diproses dengan baik oleh empedu akan tersisa dan berubah menjadi keras di dalam kantong empedu.

Untuk menghindari kebanyakan pakai minyak goreng saat memasak, coba ikuti tips berikut ini:

Takar minyak Anda saat memasak daripada dituang begitu saja. Takaran normal dan sehat untuk konsumsi minyak adalah 1 sendok teh per orang.

Gunakan minyak kalengan (semprot) ketimbang minyak cair yang dituang.
Tiriskan makanan di atas handuk kertas untuk menyaring minyak berlebih sebelum dikonsumsi.

5. Makanan siap saji dan kemasan

Makanan siap saji dapat menjadi penyebab terbentuknya batu pada empedu karena membuat Anda cepat gemuk. Orang dengan berat badan lebih dan obesitas merupakan orang yang paling berisiko tinggi mengalami batu empedu.

Makanan cepat saji yang harus dihindari umumnya seperti keripik, makanan kemasan, kue kering, dan bahkan biskuit. Jika Anda sebelumnya memang punya masalah pada empedu dan ingin makan camilan, pertimbangkan makan makanan kecil berupa buah-buahan segar.

Jika ingin beli makanan kemasan, baca informasi gizi yang tertera pada label kemasan tersebut. Makanan yang tinggi lemak bisa mengandung 17,5 g atau lebih lemak per 100 gramnya. Hindari juga makanan dengan kode warna merah pada label lemaknya.

Agar lebih aman, cari makanan kemasan yang mengandung 3 gram lemak atau kurang dari itu untuk menghindari risiko terkena penyakit batu empedu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulan Kelahiran Bisa Prediksi Risiko Penyakit Kronis, Ini Daftarnya!

Bulan Kelahiran Bisa Prediksi Risiko Penyakit Kronis, Ini Daftarnya!

Health | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 14:25 WIB

Viral Curhatan Gadis Penderita Sindrom Marfan, Ketahui Fakta Penyakit Ini

Viral Curhatan Gadis Penderita Sindrom Marfan, Ketahui Fakta Penyakit Ini

Health | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 07:25 WIB

Penyakit Paru-Paru Parah, Badan Kesehatan AS Duga Dipicu Rokok Elektrik

Penyakit Paru-Paru Parah, Badan Kesehatan AS Duga Dipicu Rokok Elektrik

Health | Kamis, 22 Agustus 2019 | 18:58 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×