Hari Hewan Sedunia, Ini 3 Hewan Asli yang Dilindungi di New Zealand

Vania Rossa

Jum'at, 04 Oktober 2019 | 07:30 WIB
Hari Hewan Sedunia, Ini 3 Hewan Asli yang Dilindungi di New Zealand
New Zealand [Instagram]

Suara.com - Tahukah kamu, tanggal 4 Oktober diperingati sebagai hari hewan sedunia. Hari hewan sedunia ini ditetapkan di Florence, Italia, karena pada tanggal tersebut, tahun 1931, diadakan pemberkatan hewan oleh Fransiskus dari Assisi, seorang pecinta alam sekaligus pelindung binatang dan lingkungan.

Pada hari hewan sedunia ini, tim penyelamat binatang dan berbagai organisasi satwa liar di seluruh dunia biasanya akan melakukan kegiatan pengumpulan dana, bazar, dan lainnya. Di hari itu juga, diberikan penghargaan terhadap individu, sekelompok orang, atau lembaga yang dianggap telah memberikan kontribusi terbaik pada dunia binatang.

Salah satu negara yang memimpin dalam hal kesejahteraan hewan dengan nilai A secara keseluruhan, berdasarkan data dari organisasi Perlindungan Hewan Dunia, adalah New Zealand. Dan untuk melestarikan lingkungan demi generasi mendatang, termasuk melindungi hewan dari kepunahan, mereka meluncurkan Tiaki Promise atau Janji Tiaki, yaitu sebuah komitmen untuk melindungi flora dan fauna, serta habitat asli mereka.

Tak hanya berlaku untuk pemerintah dan masyarakatnya, pengunjung juga didorong untuk memiliki komitmen merawat dan menjaga lingkungan New Zealand. Komitmen ini telah berhasil menciptakan sebuah lingkungan yang aman dan nyaman, sehingga beberapa hewan asli bahkan tidak ragu-ragu untuk menyeberang jalan, atau bahkan menikmati suasana kota, seperti yang terjadi di Wellington ketika dua penguin terlihat berkeliaran di dalam sebuah restoran sushi.

Dan dalam rangka merayakan hari hewan sedunia tahun ini, Tourism New Zealand telah membuat daftar tiga hewan asli dan unik yang harus kamu temui ketika berada di New Zealand, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Suara.com.

1. Burung Kiwi

Burung Kiwi, Hewan Asli yang Dilindungi di New Zealand. (Dok. Tourism New Zealand)
Burung Kiwi, Hewan Asli yang Dilindungi di New Zealand. (Dok. Tourism New Zealand)

Burung kecil yang tak bisa terbang ini adalah keluarga burung endemik di New Zealand. Tidak seperti burung pada umumnya, mereka memiliki indra penciuman dan perasa serta pendengaran yang sangat kuat. Jika kerangka burung pada umumnya ringan dan diisi oleh kantung udara agar mereka bisa terbang, burung kiwi justru memiliki kaki berotot yang beratnya hampir sepertiga dari berat total tubuhnya.

Sebagai hewan nokturnal yang hanya keluar pada malam hari untuk menghindari predator, tidak mudah bertemu burung kiwi selain di dalam penangkarannya. Sebagai usaha untuk melestarikan dan melindungi ikon nasional tersebut, New Zealand telah membangun beberapa cagar alam yang tersebar di seluruh penjuru negara. Dengan ini, orang-orang juga masih bisa melihatnya dengan mudah.

Kamu bisa pergi ke Te Puia untuk melihat burung Kiwi. Ada tamasya malam hari bersama pemandu di Zealandia Sanctuary yang berlokasi di Wellington untuk melihat makhluk mungil yang sangat menggemaskan ini.

baca juga

2. Penguin Bermata Kuning dan Penguin Biru Kecil

Penguin Bermata Kuning, Hewan Asli yang Dilindungi di New Zealand. (Shutterstock)
Penguin Bermata Kuning, Hewan Asli yang Dilindungi di New Zealand. (Shutterstock)

Dari 18 spesies penguin yang ada, 13 di antaranya ditemukan di New Zealand. Penguin bermata kuning merupakan salah satu spesies penguin paling langka di dunia, sedangkan penguin biru kecil dikenal sebagai spesies penguin terkecil. Keduanya adalah dua spesies penguin paling terkenal di New Zealand.

Meskipun dilindungi, kamu masih bisa melihat penguin tersebut dari jarak tertentu di Semenanjung Banks Peninsula dan Pulau Stewart di Pulau Selatan. Jika kamu ingin melihat penguin tersebut dari jarak dekat, kamu juga bisa berkunjung ke Penguin Place GuidedTours untuk mempelajari perilaku penguin secara alami melalui sistem parit yang unik dan tempat pengamatan yang tersembunyi. Sebanyak 100 persen pendapatan dari tiket masuk pengunjung akan digunakan untuk merestorasi habitat, melakukan pengaturan predator, pemantauan, penelitian, dan fasilitas rehabilitasi yang luas.

Penguin Biru, Hewan Asli yang Dilindungi di New Zealand. (Shutterstock)
Penguin Biru, Hewan Asli yang Dilindungi di New Zealand. (Shutterstock)

Selain itu, seperti yang dialami banyak pengunjung lainnya, jangan kaget jika kamu tiba-tiba bertemu penguin biru kecil ketika sedang menikmati makan malam di restoran Sushi di sekitar daerah Wellington. Koror - sebutan Mori untuk penguin biru kecil, memang terkenal karena kegemarannya bepergian. Penguin ini biasanya berangkat melaut pagi-pagi untuk melakukan hobi mereka, yaitu memancing, hingga akhirnya kembali lagi larut malam.

Beberapa wisatawan mengatakan bahwa kadang-kadang mereka melihat penguin tersebut menyeberang jalan untuk pulang pada malam hari di Oamaru dan di Semenanjung Otago. Untuk mendukung perlindungan 600 pasang penguin kecil yang bersarang di sekitar Pulau Matiu Somes di tengah pelabuhan Wellington, warga sekitar Wellington memutuskan untuk menyediakan tempat perlindungan yang disebut proyek Places for Penguins.

3. Singa Laut New Zealand

Singa Laut New Zealand, Hewan Asli yang Dilindungi di New Zealand. (Dok. Tourism New Zealand)
Singa Laut New Zealand, Hewan Asli yang Dilindungi di New Zealand. (Dok. Tourism New Zealand)

Juga dikenal dengan sebutan Whakahao/Rpoka atau singa laut Hooker, singa laut New Zealand adalah salah satu spesies singa laut paling langka di dunia yang hanya dapat ditemukan di New Zealand. Mereka adalah salah satu hewan terbesar di New Zealand, dengan berat mencapai 449 kilogram untuk pejantan dan 168 kilogram untuk betina. Saat ini mereka sudah terancam punah sehingga dilindungi oleh pemerintah dan beberapa lembaga perlindungan hewan.

Wisatawan masih dapat menemukan singa laut New Zealand berkumpul di pantai berpasir di sekitar Pulau Selatan, Auckland, dan Pulau Sub-Antartika Campbell. Kamu juga bisa bergabung dengan Wildlife Cruise ke Auckland dan Kepulauan Campbell untuk melihat margasatwa dan flora endemik, seperti singa laut, anjing laut, paus, penguin, dan burung raksasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Hal tentang New Zealand yang Perlu Anda Tahu Sebelum Liburan Ke Sana

5 Hal tentang New Zealand yang Perlu Anda Tahu Sebelum Liburan Ke Sana

Lifestyle | Jum'at, 20 September 2019 | 12:45 WIB

New Zealand atau Selandia Baru, Sih? Ini 5 Hal tentang Negeri Awan Putih

New Zealand atau Selandia Baru, Sih? Ini 5 Hal tentang Negeri Awan Putih

Your Say | Jum'at, 20 September 2019 | 14:00 WIB

Begini Jadinya Ketika Ada Penguin Imut Menyelinap ke Dalam Kedai Sushi

Begini Jadinya Ketika Ada Penguin Imut Menyelinap ke Dalam Kedai Sushi

News | Jum'at, 19 Juli 2019 | 17:08 WIB

Terkini

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Bri | Sabtu, 12 September 2026 | 00:00 WIB

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:55 WIB

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:45 WIB

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:38 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

×