Apakah Pusat Kebugaran Bisa Menjadi Tempat Penularan Virus Corona Covid-19?

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 09 Maret 2020 | 14:15 WIB
Apakah Pusat Kebugaran Bisa Menjadi Tempat Penularan Virus Corona Covid-19?
Ilustrasi lelaki sedang nge-gym. (Shutterstock)

Suara.com - Kita disarankan untuk menjaga kebersihan tangan dan tidak menyentuh wajah sendiri sebagai antisipasi penyebaran virus corona Covid-19.

Tapi saat melakukan yoga di tempat gym, beberapa gerakan justru membuat wajah kita menempel pada matras yang telah digunakan banyak orang. Sulit dipastikan berapa banyak keringat menetes di atasnya, kan? Lalu pernahkah kamu berpikir bahwa hal tersebut juga dapat membuatmu tertular virus?

Kabar baiknya, seorang profesor kedokteran dan direktur Divisi Penyakit Menular di Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins, Dr. David Thomas, mengatakan bahwa kekhawatiran tersebut belum tentu terjadi.

Dibanding area olahraga seperti gym, tempat ibadah seperti gereja justru lebih berpotensi menularkan virus. 

Di gereja, kata Thomas, orang-orang lebih mungkin berjabat tangan dan berada dalam jarak yang lebih dekat dibanding saat berada di gym.

Thomas juga menjelaskan bahwa keringat tidak dapat menularkan virus. Hanya saja, kontak tidak langsung yang intens seperti penggunaan barbel secara bergantian dapat menimbulkan masalah terkait Covid-19.

Karena alasan itu pula, salah satu pusat gym di Washington berusaha meningkatkan kualitas kebersihan. Langkah-langkah tambahan termasuk mendisinfeksi semua area klub seperti di rumah sakit juga dilakukan.

Mereka juga meminta instruktur yoga untuk tidak melatih gerakan yang memungkinkan terjadinya kontak kulit ke kulit.

Melansir dari New York Times, Brian Cooper, kepala eksekutif YogaWorks, meyakinkan anggota gym-nya bahwa pusat olahraga tersebut telah terjaga fasilitasnya dan menjadi lingkungan yang aman bagi semua orang.

baca juga

Dokter David Thomas menyarankan agar saat di gym sebaiknya membawa botol minum dan tisu sendiri. "Saya akan tahu bahwa saya membawa tisu yang tepat dengan konsentrasi alkohol yang pas," kata Thomas.

Catatan Redaksi:
Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Corona Covid-19: 62.240 Orang Sembuh, 3.827 Orang Meninggal Dunia

Update Corona Covid-19: 62.240 Orang Sembuh, 3.827 Orang Meninggal Dunia

Health | Senin, 09 Maret 2020 | 09:11 WIB

Hits: Ciri Anak Psikopat Hingga Thalita Latief Idap Tumor Tiroid

Hits: Ciri Anak Psikopat Hingga Thalita Latief Idap Tumor Tiroid

Health | Minggu, 08 Maret 2020 | 19:40 WIB

Zodiak Kesehatan Senin, 9 Maret 2020: Scorpio Jaga Kelembapan Kulitmu!

Zodiak Kesehatan Senin, 9 Maret 2020: Scorpio Jaga Kelembapan Kulitmu!

Health | Senin, 09 Maret 2020 | 06:05 WIB

Terkini

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

×