MUI: Sesuai Tuntunan Rasulullah, Warga Dianjurkan Tidak Mudik

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 13 April 2020 | 12:15 WIB
MUI: Sesuai Tuntunan Rasulullah, Warga Dianjurkan Tidak Mudik
Ilustrasi mudik dengan sepeda motor [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pemerintah tidak keluarkan larangan mudik lebaran 2020. Namun dalam situasi wabah virus corona saat ini, dianjurkan untuk tidak melakukan mudik, terutama bagi warga Jabodetabek yang menjadi wilayah dengan kasus Covid-19 terbanyak di Indonesia.

Sekjen Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr. HM. Asrorun Ni'am Sholeh, MA, mengatakan bagi umat muslim, tuntunan dari Nabi Muhammad terkait wabah penyakit sangat jelas.

"Hari ini pemerintah telah tetapkan Jabodetabek masuk zona Pembatasan Sosial Berskala Besar. Kategori zona penularan tingkat tertinggi. Maka tuntunan dari Baginda Rasulullah, apabila kamu mendengar ada wabah, wabah covid-19 salah satunya, di satu daerah, maka jangan masuk ke daerah satu pandemik itu. Tetapi sebaliknya, kalau Anda berada di kawasan Jabodetabek, berada di kawasan merah penyebaran, maka jangan keluar dari kawasan merah itu," kata Asrorun dalam keterangan yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Senin (13/4/2020).

Asrorun memahami bahwa mudik bertujuan untuk menjalin tali silarurahmi dengan keluarga. Tapi niat baik tersebut justru akan berdampak buruk saat situasi pandemi sekarang.

"Jika Anda keluar (dari daerah zona merah) potensial menyebarkan ke saudara-saudara kita. Jangan sampai niat baik dilakukan dengan cara salah. Tujuannya silaturahim tapi justru melahirkan malapetaka. Tentu ini melahirkan dosa," tuturnya.

Ia menyarankan agar silaturahmi tetap dilakukan dengan menfaatkan teknologi melalui telepon atau panggilan video. Dengan begitu persaudaraan tetap terjalin meski tanpa harus kontak fisik.

Sementara itu, menjelang bulan suci Ramadan, Asrorun menyampaikan masyarakat menyiapkannya secara lahir batin. Juga menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru di tengah wabah virus corona.

Ia mengingatkan agar aktivitas berkerumun saat ibadah sebaiknya tidak dilakukan selama Ramadan. Karena berpotensi terjadi oenukaran virus.

"Situasi dan kondisi baru menuntut pemahaman baru tapi tetap pada koridor syariah. Covid bukan penghalang ibadah. Menghindari kerumunan adalah ibadah," ucapnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekjen Fatwa MUI: Jadikan Puasa Ramadan Benteng dari Paparan Covid-19

Sekjen Fatwa MUI: Jadikan Puasa Ramadan Benteng dari Paparan Covid-19

Lifestyle | Senin, 13 April 2020 | 11:42 WIB

MUI: Hindari Kerumunan Adalah Ibadah

MUI: Hindari Kerumunan Adalah Ibadah

News | Senin, 13 April 2020 | 11:12 WIB

Dicegat saat Pulang Kampung, Perantau: Kalau Tidak Pulang, Saya Makan Apa?

Dicegat saat Pulang Kampung, Perantau: Kalau Tidak Pulang, Saya Makan Apa?

News | Minggu, 12 April 2020 | 10:15 WIB

Terkini

Tim Gabungan Sita 2.188 Batang Rokok Ilegal di Wonosobo

Tim Gabungan Sita 2.188 Batang Rokok Ilegal di Wonosobo

Jawa Tengah | Jum'at, 11 September 2026 | 15:53 WIB

Panas dengan Asia Barat, Aljazair Blokir Wilayah Udara untuk Pesawat UEA

Panas dengan Asia Barat, Aljazair Blokir Wilayah Udara untuk Pesawat UEA

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:52 WIB

PTPP Baru Bisa Lunasi Utang Bank Rp13,3 Triliun Hingga 2041

PTPP Baru Bisa Lunasi Utang Bank Rp13,3 Triliun Hingga 2041

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:51 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak, Rupiah Mengkerut

Harga Minyak Dunia Melonjak, Rupiah Mengkerut

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:47 WIB

'Tunggu ya, Pak. Maaf ya,' Gibran Mendadak Temui Warga yang Antre BBM di SPBU Palangka Raya

'Tunggu ya, Pak. Maaf ya,' Gibran Mendadak Temui Warga yang Antre BBM di SPBU Palangka Raya

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:46 WIB

2 Cara Efektif Pakai Air Mawar untuk Mengempeskan Jerawat yang Membandel, Wajib Coba!

2 Cara Efektif Pakai Air Mawar untuk Mengempeskan Jerawat yang Membandel, Wajib Coba!

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 15:45 WIB

Kenali Perbedaan Sumber Energi Terbarukan dan Tak Terbarukan Beserta Contohnya

Kenali Perbedaan Sumber Energi Terbarukan dan Tak Terbarukan Beserta Contohnya

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 15:43 WIB

Peringatan Hari Radio Nasional, Gubernur Khofifah Dorong Radio Jadi Benteng Kedaulatan Informasi

Peringatan Hari Radio Nasional, Gubernur Khofifah Dorong Radio Jadi Benteng Kedaulatan Informasi

Jatim | Jum'at, 11 September 2026 | 15:40 WIB

4 Face Wash Pria Setelah Gym dan Olahraga agar Tidak Jerawatan

4 Face Wash Pria Setelah Gym dan Olahraga agar Tidak Jerawatan

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 15:39 WIB

Korupsi KPR Bank Himbara, 2 Pegawai Bank Jadi Tersangka Baru

Korupsi KPR Bank Himbara, 2 Pegawai Bank Jadi Tersangka Baru

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:36 WIB

×