Soal George Floyd: Meghan Markle Sedih Banyak Anak Tumbuh Dalam Rasisme

Jum'at, 05 Juni 2020 | 06:15 WIB
Soal George Floyd: Meghan Markle Sedih Banyak Anak Tumbuh Dalam Rasisme
Ilustrasi: Soal George Floyd: Meghan Markle Sedih Banyak Anak Tumbuh Dalam Rasisme. (Shutterstock)

Suara.com - Meghan Markle akhirnya angkat suara mengenai peristiwa kematian George Floyd di Amerika.

Dia menyesalkan anak-anak harus tumbuh dalam kondisi rasisme masih ada dan bahwa peristiwa di Amerika Serikat saat ini telah enghancurkan.

"Saya tahu, Anda tahu bahwa kehidupan (orang) hitam itu penting," kata Meghan dalam video yang direkamnya untuk siswa yang lulus dari sekolah lamanya di Los Angeles, Immaculate Heart High school, yang ditayangkan pada Rabu (3/6/2020).

Aksi sosial Meghan Markle. (Instagram/@sussexroyal)
Ilustrasi: Soal George Floyd: Meghan Markle Sedih Banyak Anak Tumbuh Dalam Rasisme(Instagram/@sussexroyal)

Kematian Floyd telah menjadi titik api kemarahan yang berkepanjangan atas perbuatan polisi terhadap orang Afrika-Amerika dan menimbulkan protes nasional.

"Selama beberapa minggu terakhir saya telah berencana untuk mengatakan beberapa kata kepada Anda, untuk kelulusan Anda. Dan seperti yang kita semua lihat selama seminggu terakhir apa yang terjadi di negara kita, dan di negara bagian kita dan di kota asal kami, LA benar-benar menghancurkan," kata Meghan yang ibunya adalah orang Afrika-Amerika sedangkan ayahnya berkulit putih.

Meghan pun menyampaikan permohon maaf kepada para siswa karena mereka harus tumbuh dalam situasi Amerika seperti hari ini.

"Saya minta maaf, saya sangat menyesal Anda harus tumbuh di dunia di mana ini masih ada," katanya dalam pesannya kepada para gadis.

Istri Pangeran Harry itu mengatakan, dia ingin mengatakan hal yang benar tetapi gugup dalam memilih kata-katanya.

"Satu-satunya hal yang salah untuk dikatakan adalah tidak mengatakan apa-apa," katanya.

Baca Juga: Komen Ngawur Soal George Floyd, Miss Universe Malaysia Minta Maaf

Dalam pesannya, Meghan sempat menyinggung ingatannya sendiri tentang kerusuhan di LA pada 1992. Di mana ketika itu Meghan masih berusia remaja.

"Kenangan itu tidak hilang dan saya tidak dapat membayangkan bahwa pada usia 17 atau 18 tahun, usia yang sama seperti kalian, bahwa Anda harus memiliki versi yang berbeda dari jenis pengalaman yang sama," katanya.

"Itu adalah sesuatu yang harus kau pahami, tetapi pemahaman sebagai pelajaran sejarah bukan sebagai realitasmu. Jadi aku minta maaf kami tidak membawa dunia ke tempat yang layak untukmu," tutur Meghan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI