Masuki Fase New Normal, Hotel yang Buka Diminta Sediakan Ruang Isolasi

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 11 Juni 2020 | 13:42 WIB
Masuki Fase New Normal, Hotel yang Buka Diminta Sediakan Ruang Isolasi
Ilustrasi hotel. (Pixabay)

Suara.com - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta memberikan imbauan kepada para platform akomodasi hotel dan penginapan seperti OYO, untuk menyediakan ruangan isolasi jika sewaktu-waktu ada pengunjung yang terindikasi terpapar Covid-19.

Hal ini menyusul diberlakukannya aturan New Normal dan sebagian perhotelan sudah diperbolehkan beroperasi kembali, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang sudah diberikan.

"Isolasi di kamar (apabila terindikasi Covid-19) harus disiapkan satu ruangan isolasi sementara, mereka nggak boleh kemana-mana. Kalau dia kemana-mana itu (berisiko) akomodasi (penginapan) ditutup," ujar Kepala Bidang Industri Pariwisata, Disparekraf DKI Jakarta Bambang Ismadi dalam teleconference OYO Sanitized, Kamis (11/6/2020).

Langkah ini perlu dilakukan sambil menunggu petugas medis datang dengan peralatan lengkap dan membawa pasien yang diduga terinfeksi Covid-19 itu untuk menjalani masa karantina mandiri atau dirawat di fasilitas medis terdekat.

Sebelumnya, pihak akomodasi juga diminta harus menghubungi petugas penanganan Covid-19 atau memanggil ambulan, setelah pengunjung melaporkan diri karena memiliki riwayat gejala Covid-19.

Meski tidak menjamin 100 persen, Bambang Ismadi juga meminta pemilik penginapan untuk lebih aware menyediakan alat pengecekan seperti thermo gun yang sudah terkalibrasi sebelum masuk hotel.

"Thermo gun harus suhu tubuh yang sudah dikalibrasi 37,3 derajat bukan di atas 37,5 derajat. Itu ketika lakukan thermo gun, padahal dia suhunya 38 derajat, walaupun alatnya (tidak terinfeksi) tidak jaminan, karena carrier tidak kelihatan," imbuh Bambang.

Di sisi lain, ia juga meminta untuk fasilitas seperti kolam renang, masuk dalam kategori merah alias fasilitas berisiko menularkan untuk tidak dibuka untuk pengunjung.

"Kolam renang dan water park itu dianggap risikonya tinggi, fasilitas yang lain buka di awal, karena kajian tim itu paling ringan penularan risikonya tetap dengan protokolnya, kita tetap mengacu pada standar WHO yang ditetapkan," tutupnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makan Prasmanan Akan Dilarang Saat New Normal, Emang Kenapa Sih?

Makan Prasmanan Akan Dilarang Saat New Normal, Emang Kenapa Sih?

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2020 | 13:13 WIB

Sempat Tersendat, BKKBN Harap Layanan KB Kembali Dibuka di Masa New Normal

Sempat Tersendat, BKKBN Harap Layanan KB Kembali Dibuka di Masa New Normal

Health | Kamis, 11 Juni 2020 | 13:15 WIB

Longgarkan Lockdown, Warga Malaysia Bisa Kembali Potong Rambut di Salon

Longgarkan Lockdown, Warga Malaysia Bisa Kembali Potong Rambut di Salon

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 12:47 WIB

Terkini

Aturan Penyadapan yang Sah di Indonesia, Bagaimana Ketentuannya Menurut Hukum?

Aturan Penyadapan yang Sah di Indonesia, Bagaimana Ketentuannya Menurut Hukum?

News | Rabu, 04 November 2026 | 06:33 WIB

Review Film Apocalypse Z: New World, Sajikan Teror Zombie di Tanah Spanyol!

Review Film Apocalypse Z: New World, Sajikan Teror Zombie di Tanah Spanyol!

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 06:20 WIB

Apa Itu LIMS? Sistem yang Digunakan untuk Menyadap HP Prabowo, Ketahui Cara Kerjanya

Apa Itu LIMS? Sistem yang Digunakan untuk Menyadap HP Prabowo, Ketahui Cara Kerjanya

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 06:13 WIB

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

×