Mirip Kantong Sampah, Gaun Hitam Ini Panen Ejekan dari Pembeli

Rima Sekarani Imamun Nissa, Amertiya Saraswati

Rabu, 08 Juli 2020 | 16:47 WIB
Mirip Kantong Sampah, Gaun Hitam Ini Panen Ejekan dari Pembeli
Gaun Mirip Kantong Sampah (instagram.com/asbos_sos)

Suara.com - Aneka macam item fesyen yang dibuat dari bahan dasar kulit biasanya akan memberikan kesan mewah dan mahal. Sayang, hal tersebut tidak berlaku bagi gaun mini satu ini.

Belum lama ini, sebuah toko retail online asal Inggris panen ejekan dari pembeli. Toko online bernama ASOS itu mengunggah sederet gaun yang terbuat dari kulit sintetis.

Melansir laman Daily Mail, gaun itu berasal dari merek Ebonie n Ivory. Salah satu gaun itu memiliki model one-shoulder mini dress.

Harga gaun itu sendiri cukup terjangkau, yaitu 16 poundsterling atau sekitar Rp 289 ribu. Namun, penampilannya mengingatkan warganet akan kantong sampah.

"Stay alert, it's Bin day (Tetap waspada, ini hari membuang sampah)," tulis caption di akun Instagram @asbos_sos.

Gaun Mirip Kantong Sampah (instagram.com/asbos_sos)
Gaun Mirip Kantong Sampah (instagram.com/asbos_sos)

Diketahui, akun @asbos_sos memang dibuat untuk mengunggah foto-foto pakaian di ASOS yang dianggap kontroversial. Akun tersebut memiliki lebih dari 37 ribu pengikut.

Salah satu pakaian yang diunggah adalah deretan gaun mini mirip kantong sampah tersebut. Sejak dibagikan, gaun mini itu viral dan ramai diejek warganet.

Harga gaun itu sendiri diketahui sudah didiskon besar-besaran, yaitu dari 46 poundsterling menjadi 16 poundsterling saja.

Selain dibuat dari bahan polyester, gaun itu juga terlihat dipadukan dengan sepatu boots ala koboi. Selain itu, ada pula gaun yang berbentuk kemeja oversized dan juga dianggap mirip kantong sampah.

baca juga
Gaun Mirip Kantong Sampah (instagram.com/asbos_sos)
Gaun Mirip Kantong Sampah (instagram.com/asbos_sos)

"Terima kasih atas pengingatnya, aku harus membuang sampah malam ini," tulis salah satu komentar.

"Sayang sekali mereka kehabisan kantong sampah sebelum selesai membuat baju berlengan satu itu," sindir yang lain.

"Apa mereka melakukan ini dengan sengaja?" tanya warganet.

"Cocok untuk membuang sampah," tambah komentar lain melihat gaun hitam berbahan kulit tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kain Kafan Hypebeast Bikin Heboh, Warganet: Mati Aja Banyak Gaya

Kain Kafan Hypebeast Bikin Heboh, Warganet: Mati Aja Banyak Gaya

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2020 | 19:50 WIB

Kantong Sampah Mencurigakan Bikin Bocah 9 Tahun Syok, Isinya 5 Mayat Kucing

Kantong Sampah Mencurigakan Bikin Bocah 9 Tahun Syok, Isinya 5 Mayat Kucing

News | Jum'at, 03 Juli 2020 | 15:38 WIB

Sneakers Bekas Dihargai Jutaan, Jejouw Sebut Penghasilannya Rp8 Miliar

Sneakers Bekas Dihargai Jutaan, Jejouw Sebut Penghasilannya Rp8 Miliar

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2020 | 14:33 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×