Alasan Kenapa Pangeran Harry Nampak Kesusahan Beradaptasi di Negara Lain

Risna Halidi

Selasa, 04 Agustus 2020 | 14:38 WIB
Alasan Kenapa Pangeran Harry Nampak Kesusahan Beradaptasi di Negara Lain
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (@celebitchyofficial/instagram)

Suara.com - Ramai dikabarkan bahwa Pangeran Harry harus berjuang tinggal jauh dari keluarganya di Hollywood.

Dan kini, seorang pakar Kerajaan mencoba membocorkan mengapa lelaki berusia 35 tahun itu kesulitan beradaptasi di negara orang.

Berbicara kepada Royal Rota ITV, penulis biografi Kerajaan, Angela Levin merefleksikan komentar yang diduga pernah dikeluarkan oleh Harry, yang pada akhirnya, dapat menggambarkan sosok Harry yang sebenarnya.

Menurut Angela, kehidupan Harry di dunia militer memberikan pengaruh luar biasa pada bagaimana Harry mengelola tugas. Harry merasa tidak memiliki pencapaian jika tidak ada tim.

Angela lalu menganalogikan 'tim' lebih lanjut dengan mengatakan bahwa Harry adalah sosok pemain dalam tim-- atau seorang tentara yang berusaha bekerja untuk seorang kapten, dalam hal ini Ratu Elizabeth atau neneknya sendiri.

"Ratu adalah kapten bukan?" tanya Angela. Ia lalu melanjutkan mungkin saja, Harry lebih merasa dapat bekerja sebagai tim daripada bekerja dengan dirinya sendiri.

Merujuk pada kehidupannya saat di militer, Harry mengatakan bahwa fase tersebut adalah fase penting dalam hidupnya dan ia sangat menyukai kehidupan tersebut.

"Harry merasa kamu tidak bisa mencapai apa-apa tanpa kerja sama tim."

Maka ketika Harry dan Meghan memutuskan untuk mundur sebagai anggota senior Kerajaan Inggris, Harry dilaporkan kerap merasa kesepian dan tanpa arah.

baca juga

Bahkan dalam beberapa titik, Harry digambarkan hidup dalam bayang-bayang istrinya, Meghan Markle.

Dilaporkan National Enquirer, sebelum pindah ke AS, Harry disebut-sebut sebagai sosok 'happy go lucky' dan memiliki kebanggaan diri.

Ketika Angela ditanya apakah ia melihat hal yang berubah dari Harry saat ini, ia pun menjawab secara terperinci.

"Harry telah sangat berubah sejak kami pertama kali bertemu. Dia memiliki pesona Bangsawan, dia sangat brilian terutama dengan orang-orang yang secara fisik, emosional dan psikologi rusak. Dia menjadi bayang-bayang dari dirinya sendiri," tutup Angela.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meghan Markle Dihapus Kerajaan Inggris, Tes Kepribadian Dari Belahan Rambut

Meghan Markle Dihapus Kerajaan Inggris, Tes Kepribadian Dari Belahan Rambut

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2020 | 19:17 WIB

Kenapa Biografi Meghan Markle Dihapus di Laman Resmi Kerajaan Inggris?

Kenapa Biografi Meghan Markle Dihapus di Laman Resmi Kerajaan Inggris?

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2020 | 17:10 WIB

Ingin Lebih Akrab, Meghan Ternyata Beri Hadiah Ini untuk Kate Middleton

Ingin Lebih Akrab, Meghan Ternyata Beri Hadiah Ini untuk Kate Middleton

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2020 | 13:30 WIB

Terkini

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

×