Dianggap Dukung Pedofilia dan Pelecehan Anak, Boneka Trolls Ditarik

Risna Halidi, Dinda Rachmawati

Selasa, 11 Agustus 2020 | 16:35 WIB
Dianggap Dukung Pedofilia dan Pelecehan Anak, Boneka Trolls Ditarik
Boneka Trolls (Dok. Wallmart)

Suara.com - Salah satu produsen mainan terbesar di Amerika Serikat (AS), Hasbro tengah mengalami masalah. Hal tersebut dikarenakan munculnya sebuah petisi yang menyerukan penarikan produk mainan mereka yang dianggap kontroversial.

Mainan yang dimaksud adalah koleksi boneka 'Trolls World Tour Giggle and Sing Poppy'. Boneka tersebut hadir untuk menandai perilisan filmnya pada Maret lalu. 

Dilansir CNN, lebih dari 150 ribu orang menandatangi petisi dan menuduh jika produsen mainan itu mendukung pelecehan anak dan pedofilia, dengan menempatkan tombol di area pribadi di bawah rok boneka tersebut.

Saat tombol yang tepat berada di antara kaki (selangkangan), boneka tersebut bisa terkikik dan tertawa. Petisi ini ditujukan kepada Target, Walmart, Amazon, dan penjual mainan lainnya.

Hal ini lantas membuat Hasbro pada akhirnya menarik boneka tersebut dari seluruh rak toko dan akan memproduksi boneka pengganti.

Juru bicara Hasbro Julie Duffy mengatakan kepada CNN dalam sebuah pernyataan bahwa sebenarnya fitur ini dirancang agar boneka bisa bereaksi ketika duduk.

"Tetapi kami menyadari penempatan sensor mungkin dianggap tidak tepat. Ini tidak disengaja dan kami dengan senang hati memberikan konsumen boneka Poppy pengganti dengan nilai yang sama melalui tim Layanan Konsumen kami. Kami sedang dalam proses mengeluarkan barang untuk dibeli," tambah Duffy.

Hingga Kamis malam, petisi sudah mendapatkan lebih dari 157 ribu tanda tangan. Petisi di Change.org tersebut dibuat pertama kali oleh Jessica McManis.

"Masyarakat kita mengkondisikan anak-anak kita untuk berpikir bahwa pedofilia baik-baik saja. Boneka 'Trolls World Tour Giggle and Sing Poppy' ini memiliki tombol di area pribadi di bawah roknya.  Saat Anda menekan tombol ini pada boneka pribadi itu, dia akan terengah-engah dan terkikik  Ini tidak diperbolehkan untuk mainan anak-anak!," tulisnya.

baca juga

"Mainan ini akan membuat anak-anak kita yang tidak bersalah dan dengan mudah pikiran akan dipengaruhi. Apakah menyenangkan saat seseorang menyentuh area pribadi? Pedofilia dan penganiayaan anak itu baik?," komentar warganet lain.

"Itu mengirimkan pesan yang salah.  Siapapun yang memproduksi boneka ini akan mengalami masalah yang serius," kata seseorang yang juga menandatangani petisi ini.

"Mempersiapkan anak-anak kita untuk berpikir bahwa pedofilia itu menyenangkan atau lucu tidak boleh!!!  Ini sakit," tulis yang lain.

Dilansir NY Post, setelah Hasbro mengumumkan akan mengganti mainan tersebut, Jessica McManis berterima kasih kepada penandatangan petisi atas dukungan mereka.  

"Saya tidak menyangka petisi saya akan meledak seperti ini! Saya sangat senang melakukannya! Mereka menarik boneka itu hari ini. Tidak mungkin seseorang di Hasbro tidak menganggap aneh ketika memutuskan untuk membuat boneka seperti itu," tulisnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perusahaan Asal AS Relokasi Pabriknya dari China ke Jawa Tengah

Perusahaan Asal AS Relokasi Pabriknya dari China ke Jawa Tengah

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2020 | 15:54 WIB

Duh, Kasus Covid-19 Amerika Serikat dan Brasil Masih Terus Bertambah

Duh, Kasus Covid-19 Amerika Serikat dan Brasil Masih Terus Bertambah

Health | Senin, 10 Agustus 2020 | 14:15 WIB

Covid-19 Mewabah di Penjara California, AS

Covid-19 Mewabah di Penjara California, AS

Video | Minggu, 09 Agustus 2020 | 20:45 WIB

Terkini

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Bri | Sabtu, 12 September 2026 | 00:00 WIB

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:55 WIB

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:45 WIB

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:38 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

×