Kejam! Perusahaan Ini Minta Karyawan Bayar Denda jika Berat Badannya Naik

Rima Sekarani Imamun Nissa, Amertiya Saraswati

Rabu, 26 Agustus 2020 | 16:04 WIB
Kejam! Perusahaan Ini Minta Karyawan Bayar Denda jika Berat Badannya Naik
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Salah satu kewajiban karyawan adalah menaati aturan yang ada di perusahaan. Tergantung pada jenis perusahaan, ada berbagai macam aturan perusahaan yang harus dipatuhi.

Belum lama ini, perusahaan fashion asal Singapura yang bernama Southaven menjadi sorotan. Perusahaan tersebut memiliki aturan ekstra ketat bagi pada karyawan.

Melansir laman Asia One, hal ini dibeberkan oleh mantan karyawan Southaven yang merasa diperlakukan tidak adil. Southaven diklaim sering memberikan hukuman seperti lompat kodok hingga denda.

Hukuman ini diberikan karena kesalahan sepele seperti lupa menutup pulpen hingga mengalami kenaikan berat badan.

Kepada laman berita Shin Min Daily News, beberapa karyawan wanita dengan rentang umur 20-27 tahun membagikan pengalaman mereka selama bekerja di Southaven.

Salah satunya, mereka memiliki grup percakapan di mana setiap karyawan harus menimbang berat badan dan mengirim foto saat menimbang secara berkala.

Karyawan yang mengalami kenaikan berat badan lantas akan didenda, dan beberapa dipindahkan ke bagian gudang alih-alih bekerja melayani pelanggan.

Ilustrasi diet, berat badan. (Shutterstock)
Ilustrasi diet, berat badan. (Shutterstock)

Sementara, denda antara SGD 1 hingga 5 diberikan pada karyawan yang lupa menutup pulpen, lupa mengambil baju dari ruang ganti, lupa mematikan ketel listrik, atau lupa log out dari kasir.

Selain itu, karyawan yang tidak bisa memenuhi target penjualan mingguan juga akan diminta untuk melakukan 200 lompat kodok sebagai hukuman.

baca juga

Para karyawan Southaven juga mengklaim bahwa mereka bekerja 12 jam sehari, hanya diberi waktu istirahat 10-20 menit, dan tidak mendapat uang lembur.

Kemudian, mereka harus mentraktir karyawan terbaik setiap bulannya dengan menggunakan uang mereka sendiri.

Akibat aturan aneh ini, seorang karyawan bahkan mengaku sudah kehilangan ratusan dolar Singapura dalam satu bulan pertama bekerja. Akhirnya, karyawan ini keluar setelah 5 bulan saja.

Ilustrasi: Menabung. (Shutterstock)
Ilustrasi uang denda. (Shutterstock)

Di sisi lain, ada pula karyawan yang memaksakan dirinya untuk berdiet demi menghindari denda di tempat kerja.

"Aku sering merasa stres dan menangis," tambahnya soal pekerjaan di butik Southaven.

Menanggapi kabar ini, juru bicara untuk Southaven menyatakan bahwa perusahaan mereka tidak pernah membuat aturan semacam itu.

Sebaliknya, Southaven mengaku bahwa semua aturan dan hukuman merupakan inisiatif karyawan agar tetap disiplin serta memotivasi satu sama lain.

Perusahaan fashion Southaven sendiri sudah beroperasi di Singapura sejak tahun 1997 dan memiliki 5 outlet.

Di sisi lain, Menteri Ketenagakerjaan Singapura belum memberikan komentar mengenai aturan serta hukuman denda di Southaven.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

238 Buruh LG Electronics Bekasi Positif Corona, Tertular dari Siapa?

238 Buruh LG Electronics Bekasi Positif Corona, Tertular dari Siapa?

Jakarta | Rabu, 26 Agustus 2020 | 13:58 WIB

Tidak Perlu Menghindarinya, Begini Tips Aman Makan Nasi saat Diet!

Tidak Perlu Menghindarinya, Begini Tips Aman Makan Nasi saat Diet!

Health | Rabu, 26 Agustus 2020 | 13:00 WIB

Terbukti Secara Ilmiah, Ini 7 Cara Menghilangkan Lemak Perut

Terbukti Secara Ilmiah, Ini 7 Cara Menghilangkan Lemak Perut

Health | Selasa, 25 Agustus 2020 | 05:56 WIB

Terkini

Tim SAR Sisir Kalimalang hingga 1 Kilometer, Ramadhan Masih Belum Ditemukan

Tim SAR Sisir Kalimalang hingga 1 Kilometer, Ramadhan Masih Belum Ditemukan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Review Aplikasi Iblis: Balas Dendam yang Gagal Menggali Kedalaman Emosi

Review Aplikasi Iblis: Balas Dendam yang Gagal Menggali Kedalaman Emosi

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Ketika Anak Takut Berangkat Sekolah, Siapa Bertanggung Jawab?

Ketika Anak Takut Berangkat Sekolah, Siapa Bertanggung Jawab?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Kejari Batang Musnahkan 557 Barang Bukti, Kasus Narkoba dan Tawuran Pelajar Jadi Sorotan

Kejari Batang Musnahkan 557 Barang Bukti, Kasus Narkoba dan Tawuran Pelajar Jadi Sorotan

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:44 WIB

Respons Pernyataan Maruli Simanjuntak Soal Peradilan Militer, Imparsial: Berhenti Berdalih!

Respons Pernyataan Maruli Simanjuntak Soal Peradilan Militer, Imparsial: Berhenti Berdalih!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:44 WIB

Persija Terancam Pengurangan Poin, Jakmania Pertanyakan Dasar Hukuman PSSI

Persija Terancam Pengurangan Poin, Jakmania Pertanyakan Dasar Hukuman PSSI

Bola | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Kerja, Upgrade Skill, dan Networking: Saatnya Menggugat Kebutuhan Healing?

Kerja, Upgrade Skill, dan Networking: Saatnya Menggugat Kebutuhan Healing?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal Tapi Tidak Bicara Menurut Islam dan Psikologi

Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal Tapi Tidak Bicara Menurut Islam dan Psikologi

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:40 WIB

IHSG-Rupiah Anjlok, Airlangga Tuding MSCI Mainkan Sentimen

IHSG-Rupiah Anjlok, Airlangga Tuding MSCI Mainkan Sentimen

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:39 WIB

Gedung Sekolah Jakarta Kini Menjulang hingga 6 Lantai, Simulasi Gempa Harus Rutin

Gedung Sekolah Jakarta Kini Menjulang hingga 6 Lantai, Simulasi Gempa Harus Rutin

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:37 WIB

×