Ini 4 Alasan Kenapa Kamu Harus Kunjungi Ekowisata Usai Pandemi Berakhir

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Minggu, 27 September 2020 | 20:00 WIB
Ini 4 Alasan Kenapa Kamu Harus Kunjungi Ekowisata Usai Pandemi Berakhir
Tangkahan Sumatera Utara. (Dok : Shutterstock).

Suara.com - Siapa yang tidak rindu dengan liburan selama masa pandemi ini? Bila pandemi sudah berakhir namun kamu masih belum yakin untuk berkumpul dan bertemu dengan banyak orang, mungkin wisata dan interaksi bersama binatang bisa menjadi alternatifnya. Tentunya, pengalamanmu akan lebih keren dan berkesan bila kamu lakukan di habitat aslinya dengan berwisata ke Ekowisata Tangkahan.

Sebagai salah satu destinasi eco tourism yang populer bagi para wisatawan yang berlibur #DiIndonesiaAja, Tangkahan merupakan salah satu destinasi yang harus masuk ke dalam wishlist liburanmu setelah pandemi selesai. Berikut ini kami telah rangkum 4 alasan untuk berkunjung ke kawasan Ekowisata Tangkahan apabila pandemi telah berakhir:

1. Belajar tentang konservasi dan berinteraksi langsung dengan gajah

Ekowisata Tangkahan, Sumatera Utara. (Dok : Indonesia Travel).
Ekowisata Tangkahan, Sumatera Utara. (Dok : Indonesia Travel).

Di destinasi ini, kamu akan diajak untuk berwisata sekaligus belajar bersama dengan masyarakat setempat. Karena fokus destinasi ekowisata ini adalah untuk mengenalkan wisatawan dengan cara perlindungan hutan dan satwa liar yang terancam punah seperti gajah dan harimau, maka kamu bisa belajar dan berinteraksi langsung dengan gajah melalui berbagai aktivitas. Bila kamu mengunjungi destinasi ini, kamu akan dibawa dengan rakit untuk menyusuri sungai dan bermain bersama gajah di kamp gajah yang menyediakan ragam aktifitas seperti memberi makan hingga memandikan gajah. Jadi, jangan lupa membawa baju ganti dan siap-siap bermain air bersama para gajah bila nanti kamu berkunjung ke destinasi ini ya.

2. Nikmati trekking di tengah hutan

Bila kamu memiliki waktu lebih, kamu bisa menikmati dan mempelajari kekayaan ekosistem di kawasan ekowisata Tangkahan ini bersama pemandu wisata yang didominasi masyarakat sekitar. Siap-siap untuk terkesima dengan keindahan hutan tropis Sumatra yang eksotis dan jangan lupa untuk selalu mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh pengelola wisata. Sebisa mungkin, jangan tinggalkan sampah apapun dan usahakan untuk tidak mengusik fauna yang berada di habitat aslinya apabila kamu secara tidak sengaja berkesempatan bertemu dengan satwa-satwa yang tinggal di kawasan ini.

3. Bersantai dengan air panas alami dan air terjunnya

Bila kamu sudah lelah dengan aktivitas dan perjalanan jauh, kamu tidak perlu takut karena kamu bisa bersantai sejenak dengan menikmati air terjun yang unik di sekitar kawasan Ekowisata Tangkahan ini. Dengan kondisi alam yang rimbun, hawa dingin di kawasan Tangkahan ini sudah menjadi hal yang lumrah. Namun, kamu bisa menikmati nikmatnya mandi air terjun hangat karena adanya sumber mata air panas di atas tebing yang bercampur dengan air terjun. Biasanya, tidak sedikit wisatawan yang menikmati hangat dan derasnya air terjun untuk menghilangkan rasa lelah setelah menelusuri daerah ini. Unik bukan?

4. Mendukung pengelola dan masyarakat sekitar untuk mencegah penebangan liar

Jembatan Buluh Ekowisata Tangkahan, Sumatera Utara. (Dok : Shutterstock).
Jembatan Buluh Ekowisata Tangkahan, Sumatera Utara. (Dok : Shutterstock).

Selain bersantai dan menikmati keindahan alam serta ekosistem di Ekowisata Tangkahan, kamu juga secara tidak langsung akan berkontribusi untuk membantu pengelola dan masyarakat sekitar untuk mencegah adanya penebangan liar. Kawasana Ekowisata Tangkahan ini merupakan salah satu contoh sukses dari masyarakat Indonesia yang berhasil mengubah daerah rawan penebangan liar menjadi sebuah kawasan wisata ramah lingkungan yang unik dan tetap ramah bagi ekosistem di dalamnya.

Nah, dengan 4 alasan tersebut, tentunya kawasan Ekowisata Tangkahan telah memenuhi syarat untuk masuk ke dalam wishlist liburanmu setelah pandemi berakhir nanti. Apalagi, bila kamu tinggal atau berencana untuk berkunjung ke pulau Sumatera.

Meski demikian, harap selalu mengingat bahwa kawasan ekowisata memiliki banyak sekali peraturan yang harus kalian ikuti untuk dapat menjaga keindahan alam serta ekosistem yang berada di dalamnya. Pastikan kalian berada dalam kondisi yang fit sebelum kalian berwisata ke daerah ini dan selalu ikuti peraturan yang diterapkan oleh pengelola destinasi wisata bila nanti kalian sudah siap untuk bepergian ya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah 'Derita' Pengguna Kacamata, Namun Harus Tetap Dinikmati

Kisah 'Derita' Pengguna Kacamata, Namun Harus Tetap Dinikmati

Riau | Jum'at, 25 September 2020 | 10:58 WIB

Acara Dangdutan Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Ilegal, Tapi Tak Dibubarkan

Acara Dangdutan Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Ilegal, Tapi Tak Dibubarkan

Jawa Tengah | Jum'at, 25 September 2020 | 07:09 WIB

Jokowi: Saya Minta Semua Kementerian Jangan Buat Program Sendiri-sendiri

Jokowi: Saya Minta Semua Kementerian Jangan Buat Program Sendiri-sendiri

News | Kamis, 24 September 2020 | 14:47 WIB

2 Negara Menunda Pemilu di Masa Pandemi Covid-19, 3 Lainnya Tetap Lanjut

2 Negara Menunda Pemilu di Masa Pandemi Covid-19, 3 Lainnya Tetap Lanjut

News | Rabu, 23 September 2020 | 17:13 WIB

Pentingnya Menjaga Kesehatan di Masa Pandemi, Ini Kata Puan Maharani

Pentingnya Menjaga Kesehatan di Masa Pandemi, Ini Kata Puan Maharani

DPR | Rabu, 23 September 2020 | 11:30 WIB

Fosil T-Rex hingga Koleksi Disney Dilelang di Masa Pandemi, Berminat?

Fosil T-Rex hingga Koleksi Disney Dilelang di Masa Pandemi, Berminat?

Video | Rabu, 23 September 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Anti-Burnout Club: 4 Cara Sederhana Ciptakan Momen 'Zen' ala Naomi Zaskia di Tengah Kesibukan

Anti-Burnout Club: 4 Cara Sederhana Ciptakan Momen 'Zen' ala Naomi Zaskia di Tengah Kesibukan

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 21:55 WIB

Cuaca Makin Gerah? Ini 7 Kipas Angin Berdiri Anti-Berisik, Anginnya Semriwing

Cuaca Makin Gerah? Ini 7 Kipas Angin Berdiri Anti-Berisik, Anginnya Semriwing

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 21:25 WIB

7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit

7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 21:21 WIB

Keren, Sekolah Ramah Lingkungan dari 2,2 Ton Sampah Plastik Dibangun di Tangerang

Keren, Sekolah Ramah Lingkungan dari 2,2 Ton Sampah Plastik Dibangun di Tangerang

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Bukan Cuma Tempat Tinggal, Hunian di Indonesia Kini Jadi Incaran Investasi

Bukan Cuma Tempat Tinggal, Hunian di Indonesia Kini Jadi Incaran Investasi

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 20:55 WIB

Bye-bye Minyak dan Beruntusan! Ini 5 Sunscreen Tone Up yang Bikin Wajah Cerah Instan

Bye-bye Minyak dan Beruntusan! Ini 5 Sunscreen Tone Up yang Bikin Wajah Cerah Instan

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 20:51 WIB

Kerap Disepelekan! Satgas IDAI Ingatkan Wabah Influenza Pernah Sebabkan 100 Juta Kematian

Kerap Disepelekan! Satgas IDAI Ingatkan Wabah Influenza Pernah Sebabkan 100 Juta Kematian

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 20:35 WIB

7 Tas ASI Cooler Bag Paling Tahan Lama, Bisa Jaga Suhu Hingga 20 Jam

7 Tas ASI Cooler Bag Paling Tahan Lama, Bisa Jaga Suhu Hingga 20 Jam

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Trik Manipulasi Diyah Kusumastuti untuk Jerat Orang Tua Titipkan Anak di Daycare Little Aresha

Trik Manipulasi Diyah Kusumastuti untuk Jerat Orang Tua Titipkan Anak di Daycare Little Aresha

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 19:15 WIB

Kontroversi 'Totok Sirih' di Palembang, Ini Tahapan Pijat Bayi yang Benar Menurut IDAI

Kontroversi 'Totok Sirih' di Palembang, Ini Tahapan Pijat Bayi yang Benar Menurut IDAI

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 19:05 WIB