Suara.com - Selain di media sosial, tindakan body shaming atau fat shaming juga banyak terjadi di dunia nyata. Bahkan, hal ini bisa membuat seseorang ditolak menyewa penginapan.
Dilansir Mirror, pasangan bernama Marcus Farkas dan Zsuzanna banjir kecaman karena melakukan body shaming kepada calon tamu penginapan mereka.
Pasangan ini memiliki sebuah penginapan bernama Bobbit's Lair, yang terdaftar di situs Airbnb. Namun, penginapan ini punya syarat aneh bagi tamu.
Dalam aturan yang tertera di laman Airbnb, pasangan ini menulis aturan umum seperti dilarang menyalakan lilin, dilarang merokok, dilarang memindahkan barang, dan lain sebagainya.
Namun, salah satu aturan dianggap terlalu mendiskriminasi. Aturan itu berbunyi, "Tamu dengan gangguan makan dilarang memesan, kami memiliki batas berat badan maksimal 100 kg per orang."
Penginapan ini juga tidak menerima orang dengan bentuk badan di atas rata-rata. Aturan ini lantas dikecam oleh aktivis body positivity.

"Masyarakat mendiskriminasi orang gemuk setiap hari. Aku selalu bertubuh gemuk, tapi aku merasa nyaman dengan berat badanku dan sebutan gemuk," ungkap aktivis Lindsay McGlone.
Seorang aktivis lainnya juga menyebut bahwa aturan berat badan tersebut sudah gila, dan seseorang tidak seharusnya memilih-milih tamu karena berat badan.
Penginapan ini lantas dilaporkan ke pihak Airbnb. Namun, pasangan pemilik penginapan membela diri dan berkata bahwa orang gemuk dapat merusak properti mereka.
Menurut si pemilik, tukang bangunan telah memperingatkan mereka bahwa seseorang dengan berat badan di atas 100 kg dapat merusak rumah tersebut.
Namun, alasan ini dirasa tidak masuk akal karena pemilik penginapan bisa menetapkan batas maksimal tamu.
"Struktur bangunan penting, tapi berapa banyak orang yang kau izinkan masuk? Jika ada 10 orang dengan berat 99 kg, tentu itu sama buruknya dengan orang yang memiliki berat 100 kg."
![Perempuan obesitas. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/05/21/81911-perempuan-obesitas.jpg)
Sejak dilaporkan, properti ini pun ditarik dari laman Airbnb. Sementara, pasangan pemilik properti tetap ngotot mengatakan bahwa mereka tidak mau menerima orang bertubuh gemuk.
"Tukang bangunan bilang kami tidak boleh menyewakannya ke orang gemuk. Kami setuju dan ternyata ada yang tersinggung. Orang-orang memang mudah tersinggung dengan fakta," ujar si pemilik.
Meski sempat ditarik, penginapan Bobbit's Lair kini kembali muncul di laman Airbnb. Namun, aturan soal berat badan kini telah dihapus.