Hari Dokter Nasional, Sejarah Berdirinya IDI: Pernah Disebut Mantri Cacar

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 15:23 WIB
Hari Dokter Nasional, Sejarah Berdirinya IDI: Pernah Disebut Mantri Cacar
Ilustrasi dokter. (Pixabay)

Suara.com - Dokter adalah profesi mulia yang bantu menyembuhkan orang sakit. Setiap tahun tanggal 24 Oktober didaulat sebagai Hari Dokter Nasional, yang dirayakan sesama dokter dengan kegiatan terkait kesehatan atau pengobatan gratis.

Hari Dokter Nasional 2020 adalah perayaan yang ke-70 setelah hari dokter dirayakan pertama kalinya pada 1950, dan menjadi salah satu momen penting dalam sejarah hari jadinya Ikatan Dokter Indonesia atau IDI, salah satu organisasi yang sangat diperhitungkan di Indonesia.

Asal Muasal Hari Dokter Nasional
Sejatinya IDI memang resmi terbentuk pada 1950. Mengutip situs Kemenkes, Sabtu (24/10/2020), IDI sudah lebih dulu ada sejak 1911 melalui perkumpulan dokter di nusantara dan diberi nama Vereniging van Indische Artse.

Selama kurang lebih lima belas tahun berkiprah sebagai tenaga medis, pada tahun 1926 organisasi ini mengalami perubahan nama menjadi Vereniging Van Indonesische Genesjkundigen (VGI).

Dan 14 tahun kemudian, VIG pertama kalinya mengadakan kongres di Solo. Dalam kongres ini, Prof. Bahder Djohan ditugaskan untuk membina dan memikirkan istilah baru dalam dunia kedokteran. Tiga tahun setelahnya, saat penjajah Jepang datang, VIG dibubarkan dan diubah menjadi Jawa izi Hooko-Ka.

Sampai pascakemerdekaan pada 30 Juli 1950, usul dari Dr. Seni Sastromidjojo, dibuatlah nama PB Perthabin atau Persatuan Thabib Indonesia dan DP PDI atau Perkumpulan Dokter Indonesia. Dua organisasi ini mengadakan pertemuan yang menghasilkan 'Muktamar Dokter Warganegara Indonesia (PMDWNI)', yang diketuai Dr. Bahder Djohan.

Puncaknya di tanggal 22 hingga 25 September 1950, Muktamar pertama Ikatan Dokter Indonesia (MIDI) digelar di Deca Park, yang kemudian diresmikan pada bulan Oktober. Dalam muktamar IDI tersebut, terpilih Dr. Sarwono Prawirohardjo sebagai Ketua Umum IDI pertama.

Dokter Bagian Perjuangan Indonesia
Jauh sebelum IDI terbentuk, dokter di tanah air sudah menjadi para pejuang pra-kemerdekaan hingga pascakemerdekaan RI, bahkan hingga kini pada masa pandemi Covid-19.

Siapa yang tidak kenal dengan sederet nama besar seperti dr. Sutomo, Wahidin Sudirohusodo, Tjipto Mangoenkoesomo, dan nama-nama dokter lainnya yang tercatat dalam sejarah Indonesia, Mereka tak hanya memerangi penyakit, namun juga memerangi penjajahan di Indonesia pada zaman kolonialisme.

Jika membaca lagi sejarah, pemerintah Hindia Belanda sempat kewalahan menangani wabah malaria. Inilah yang menjadi cikal bakal sekolah pendidikan dokter Indonesia, dan sebanyak 12 orang siswa diluluskan dan diberi gelar Dokter Djawa, usai menempuh pendidikan selama dua tahun.

Meskipun dapat predikat dokter, lulusan dokter tanah air ini hanya diberi tugas mengobati penyakit cacar atau disebut sebangai 'mantri cacar'.

Hingga pada 1898, barulah sekolah pendidikan dokter sebenarnya didirikan bernama STOVIA, dan berhasil melahirkan para dokter pejuang kemerdekaan.

Salah satu dari mereka bernama dr. Sutomo, bersama Gunawan Mangunkusumo, Cipto Mangunkusumo, dan R.T Ario Tirtokusum, mereka pun mendirikan Boedi Oetomo. Organisasi ini memegang prinsip, jika Indonesia ingin maju, maka pendidikan dan pengajaran harus diutamakan.

Organisasi Boedi Oetomo akhirnya berhasil mempengaruhi banyak organisasi lain, dan membawa perubahan di bidang sosial politik Indonesia prakemerdekaan, hingga bisa mengusir penjajah dari tanah air.

Selanjutnya ada dr. Cipto Mangunkusumo, Douwes Dekker, dan Suwardi Suryaningrat. Tiga tokoh intelek pendiri Indische Partij. Pendirian partai ini bertujuan untuk mempersiapkan kehidupan bangsa Indonesia yang merdeka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Dokter Nyentrik, Hobi Ngetrail Hingga Keliling Empat Negara Eropa

Sosok Dokter Nyentrik, Hobi Ngetrail Hingga Keliling Empat Negara Eropa

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 12:35 WIB

Sejarah dan Ucapan Hari Dokter Nasional

Sejarah dan Ucapan Hari Dokter Nasional

News | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 11:37 WIB

Ulang Tahun IDI Ke-70, Rayakan Hari Dokter Nasional di Tengah Pandemi

Ulang Tahun IDI Ke-70, Rayakan Hari Dokter Nasional di Tengah Pandemi

Health | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 11:19 WIB

Terkini

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!

7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:29 WIB

Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh

Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:07 WIB

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:02 WIB

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:41 WIB

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:11 WIB

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:55 WIB

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:43 WIB

16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang

16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:41 WIB

5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar

5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:30 WIB