Anak Perempuan Korban Kekerasan Seksual Cenderung Cerita ke Teman Sebaya

Bimo Aria Fundrika, Luthfi Khairul Fikri

Selasa, 10 November 2020 | 14:14 WIB
Anak Perempuan Korban Kekerasan Seksual Cenderung Cerita ke Teman Sebaya
Ilustrasi depresi (Pixabay)

Suara.com - Sekolah secara online atau daring membuat anak-anak makin masif menggunakan internet.  Kondisi itu membuat  anak juga rentan mengalami kekerasan seksual secara daring. 

Penelitian dari Down to Zero Indonesia dan ECPAT Indonesia menyebutkan ada 24 persen dari sekitar 1200-an anak mengalami kekerasan seksual secara daring. Kebanyakan anak-anak yang tanya merupakan perempuan berusia 16-17 tahun. 

"Penelitian difokuskan di empat kota, Batam, Surabaya, Lombok, dan Jakarta yang dilakukan pada Juli-Agustus 2020," kata peneliti dari ECPAT Indonesia Deden Rahmadani dalam webinar, Selasa (10/11/2020).

Ia menambahkan, ECPAT Indonesia mengidentifikasi enam bentuk ketidaknyamanan penggunaan internet kepada anak. 

Ilustrasi kekerasan seksual, pelecehan seksual - (Suara.com/Ema Rohimah)
Ilustrasi kekerasan seksual, pelecehan seksual - (Suara.com/Ema Rohimah)

"Dari enam itu kita menemukan ada tiga hal yang cukup banyak dialami anak. Tiga dari sepuluh responden anak mengaku dikirimi gambar atau video yang tidak nyaman, dikirim video atau gambar yang berupa tautan dan dikirim gambar atau video yang membuat dirinya atau temannya tidak nyaman," tuturnya.

Pengalaman buruk banyak terjadi di Jakarta dan Lombok, lanjutnya. Sementara di Surabaya, kerentanan seksual terhadap anak lebih rendah. Sedangkan dari jenis kelamin, anak perempuan memiliki kerentanan lebih besar, hampir 77 persen.

Sayangnya kebanyakan dari mereka mengatakan tidak pernah menceritakan kekerasan seksual yang dialaminya. 

"Hanya 45 persen anak perempuan yang memilih bercerita saat mendapat aktivitas kekerasan seksual online. Responden anak laki-laki cenderung menjadikan orangtua sebagai tempat cerita. Sebaliknya anak perempuan cenderung ke teman sebaya daripada orangtua," tutur Deden. 

Menurut anggota Yayasan Embun Pelangi Batam Retno Eka Permatasari, faktor ekonomi mempengaruhi anak-anak enggan bercerita kepada orangtua. Akibat kondisi pandemi Covid-19, bapak kehilangan pekerjaan. Membuat ibu memaksa harus mencari pekerjaan untuk menambah penghasilan keluarga. 

baca juga

"Anak perempuan akan lebih nyaman bercerita kepada orangtua perempuan terkait pelecehan seksual. Tapi itu tidak memungkinkan karena situasi covid. Sehingga pilih cerita ke teman sebaya," jelasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arti Revenge Porn dan Tindakan yang Harus Dilakukan Korban Revenge Porn

Arti Revenge Porn dan Tindakan yang Harus Dilakukan Korban Revenge Porn

Lifestyle | Minggu, 08 November 2020 | 18:03 WIB

Bintang Emon Anti Goda Perempuan: Saya Merasa Itu Hal Norak

Bintang Emon Anti Goda Perempuan: Saya Merasa Itu Hal Norak

News | Jum'at, 06 November 2020 | 06:00 WIB

Kisah Korban Kekerasan Seksual Mencari Keadilan di KPU Provinsi Sulsel

Kisah Korban Kekerasan Seksual Mencari Keadilan di KPU Provinsi Sulsel

Sulsel | Kamis, 05 November 2020 | 18:04 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×