Pasar Kreatif Payakumbuh Angkat Seni Tradisional Minangkabau

M. Reza Sulaiman

Rabu, 18 November 2020 | 17:09 WIB
Pasar Kreatif Payakumbuh Angkat Seni Tradisional Minangkabau
Pasar Seni Kreatif di Payakumbuh, Sumatera Barat. (Dok. ANTARA)

Suara.com - Seni tradisional menjadi salah satu komoditi wisata di daerah yang wajib dilestarikan. Di Sumatera Barat, Kota Payakumbuh berupaya melestarikan seni tradisional Minangkabau dengan cara unik.

Belasan sanggar atau kelompok seni tradisional diberikan kesempatan untuk menampilkan karya di gelaran pasar ekonomi kreatif (Ekraf) yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di Kawasan Batang Agam, Kota Payakumbuh dari 14 November hingga 13 Desember 2020.

Ketua Pelaksana Pasar Ekraf Deni Rianto di Payakumbuh, Rabu (18/11/2020), mengatakan dalam satu pekan akan ada tiga sanggar atau kelompok seni tradisional yang akan menampilkan karyanya di hari Senin hingga Rabu setiap pekannya.

"Penampilannya mulai dari saluang, gamaik, randai dan tari-tarian asli Minangkabau. Sanggar atau kelompoknya tersebar dari seluruh Sumbar," ujarnya.

Sedangkan untuk Kamis, kegiatan diliburkan dan dilanjutkan pada Jumat hingga Minggu dengan gelaran produk makanan dan kuliner tradisional.

Ia mengatakan hadirnya kelompok seni tradisional dalam Pasar Ekraf memang merupakan upaya untuk mengangkat atau menggeliatkan kembali kesenian tradisional kepada masyarakat khususnya generasi muda.

"Seluruh kegiatan dipastikan telah sesuai dengan protokol kesehatan karena kegiatan di gelar di tengah pandemi COVID-19 dan jumlah masyarakat yang boleh hadir di lokasi di batasi," kata dia.

Selain penampilan seni, di kegiatan tersebut ditampilkan bukan saja sajian pergelaran seni budaya tradisi dan kreasi, tapi juga penganan tradisi dari nagari-nagari yang ada di Kota Payakumbuh ini.

Semua nagari tadi memamerkan makanan spesifik di stan-stan yang telah disediakan panitia.

baca juga

Misalnya, Nagari Tiakar menyajikan penganan paniaram dan pindik. Nagari Aia Tabik dengan lomang baluonya, nagari Koto nan Godang bubua conde, dan kain-lainnya.

"Pengunjung dipersilahkan mencicipi penganan tadi secara gratis. Kita memang telah menjalin kerjasama dengan seluruh KAN (Kerapatan Adat Nagari) di Kota Payakumbuh," katanya.

Sementara itu, Pimpinan Sanggar Musik Gamaik Rang Koto, Burmani Koto seusai tampil pada Selasa (17/11) malam mengatakan kepada pengunjung kalau musik ini lahir akibat pembauran antara budaya pribumi Minangkabau dan budaya barat yang sampai sekarang tetap hidup dalam masyarakat Minangkabau.

Walaupun musik Gamat lahir dari akulturasi budaya pribumi dan budaya Barat, tetapi bagi masyarakat Minangkabau, musik tersebut sudah dianggap sebagai milik dan bahagian dari tradisi mereka, sehingga ada rasa tanggung jawab bagi masyarakat tersebut untuk melestarikannya.

"Bentuk ensambel musik Gamat terdiri atas gabungan vokal dan instrumental, yang secara tradisional menggunakan biola, akordeon, gitar, gendang, dan bas sebagai instrumennya. Vokal berperan sebagai pembawa lagu yang liriknya berupa pantun-pantun Minangkabau yang bersifat metafora," katanya.

Salah seorang pengunjung Riko mengatakan ada banyak pelaku seni yang memiliki talenta luar biasa di Sumatera Barat.

Melalui acara ini mereka dapat unjuk kebolehan dan memberikan performa terbaiknya.

"Intinya kita berharap iven pertunjukan musik dan seni tradisi bisa digelar serupa oleh Pemko Payakumbuh, tentunya mengundang pelaku seni di Luak Limopuluah," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Urang Bunian: Mengungkap Horor Folklore Hutan Belantara Sumatra Barat!

Urang Bunian: Mengungkap Horor Folklore Hutan Belantara Sumatra Barat!

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:21 WIB

Kemegahan Budaya Ranah Minang Tersaji di Festival Minangkabau 2026

Kemegahan Budaya Ranah Minang Tersaji di Festival Minangkabau 2026

Foto | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:00 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:23 WIB

Marosok, Cara Unik Beli Sapi Suku Minangkabau: Jabat Tangan Ditutup Kain

Marosok, Cara Unik Beli Sapi Suku Minangkabau: Jabat Tangan Ditutup Kain

Video | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:00 WIB

Novel Salah Asuhan, Benturan Budaya Barat dan Nilai Tradisional Minangkabau

Novel Salah Asuhan, Benturan Budaya Barat dan Nilai Tradisional Minangkabau

Your Say | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:00 WIB

Mudik Gratis Pulang Basamo 2026 Kapan Dibuka? Simak Jadwal, Cara Daftar dan Linknya

Mudik Gratis Pulang Basamo 2026 Kapan Dibuka? Simak Jadwal, Cara Daftar dan Linknya

Lifestyle | Sabtu, 31 Januari 2026 | 12:36 WIB

Saat Alam Bicara: Membaca Banjir dan Longsor Sumatera lewat Filsafat Minangkabau

Saat Alam Bicara: Membaca Banjir dan Longsor Sumatera lewat Filsafat Minangkabau

Your Say | Minggu, 07 Desember 2025 | 10:15 WIB

Filosofi Pengantin di Secangkir Kopi: Kisah Unik di Balik Anak Daro dari Roemah Koffie

Filosofi Pengantin di Secangkir Kopi: Kisah Unik di Balik Anak Daro dari Roemah Koffie

Lifestyle | Minggu, 02 November 2025 | 06:42 WIB

Terkini

Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan

Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan

Banten | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:13 WIB

Mendikti Brian Nilai Program Pelatihan Rektor PTS Bisa Jadi Contoh bagi Kampus Negeri

Mendikti Brian Nilai Program Pelatihan Rektor PTS Bisa Jadi Contoh bagi Kampus Negeri

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Ratusan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Jadi Celah Kerawanan Narkoba

Ratusan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Jadi Celah Kerawanan Narkoba

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Sales Mission Kadis Parekraf Andhika Permata Bawa Jakarta ke Kancah Dunia

Sales Mission Kadis Parekraf Andhika Permata Bawa Jakarta ke Kancah Dunia

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Mahasiswi di Makassar Meninggal Usai Diduga Aborsi, Kekasih Jadi Tersangka

Mahasiswi di Makassar Meninggal Usai Diduga Aborsi, Kekasih Jadi Tersangka

Sulsel | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Di Tengah Perkembangan AI, Industri Animasi Berpeluang Serap Banyak Tenaga Kerja

Di Tengah Perkembangan AI, Industri Animasi Berpeluang Serap Banyak Tenaga Kerja

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:50 WIB

58 Persen Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan Pokok, Harga Sembako Jadi Keluhan Utama!

58 Persen Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan Pokok, Harga Sembako Jadi Keluhan Utama!

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:29 WIB

×