Ilmuwan China Temukan Terapi Gen yang Bisa Tunda Penuaan

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 20 Januari 2021 | 13:47 WIB
Ilmuwan China Temukan Terapi Gen yang Bisa Tunda Penuaan
Ilustrasi penuaan. (Elements Envato)

Suara.com - Para ilmuwan di Beijing telah mengembangkan terapi gen baru yang dapat membalikkan beberapa efek penuaan. Penelitian itu baru dilakukan pada tikus dan telah terbukti memperpanjang usia hewan tersebut, hasil temuan itu disebut suatu hari nanti bisa saja dilakukan pada pengobatan serupa untuk manusia.

Ditulis pada makalah jurnal Science Translational Medicine, para peneliti melibatkan penonaktifan gen yang disebut kat7, yang menurut para ilmuwan merupakan kontributor utama penuaan sel.

Terapi spesifik yang mereka gunakan dan hasilnya adalah yang pertama di dunia, kata co-supervisor proyek Profesor Qu Jing, spesialis penuaan dan pengobatan regeneratif dari Institute of Zoology di Chinese Academy of Sciences (CAS).

"Tikus-tikus ini muncul setelah 6-8 bulan secara keseluruhan meningkatkan penampilan dan kekuatan cengkeramannya, yang terpenting mereka telah memperpanjang umur sekitar 25 persen," kata Qu dikutip dari Fox News.

Tim ahli biologi dari berbagai departemen CAS menggunakan metode CRISPR / Cas9 untuk menyaring ribuan gen yang merupakan pendorong kuat penuaan seluler, istilah yang digunakan untuk menggambarkan penuaan sel.

Mereka mengidentifikasi 100 gen dari sekitar 10.000, dan kat7 adalah yang paling efisien dalam berkontribusi pada penuaan sel, kata Qu.

Kat7 adalah satu dari puluhan ribu gen yang ditemukan dalam sel mamalia. Para peneliti menonaktifkannya di hati tikus menggunakan metode yang disebut vektor lentiviral.

"Kami baru saja menguji fungsi gen dalam berbagai jenis sel, dalam sel induk manusia, sel nenek moyang mesenkim, sel hati manusia dan sel hati tikus dan untuk semua sel ini kami tidak melihat ada yang terdeteksi toksisitas seluler. Dan untuk tikus, kami juga belum melihat efek sampingnya," paparnya.

Meskipun demikian, metode ini masih jauh dari kesiapan untuk uji coba manusia, imbuh Qu.

“Masih perlu untuk menguji fungsi kat7 pada jenis sel manusia dan organ lain dari tikus dan pada hewan praklinis lainnya sebelum kami menggunakan strategi penuaan manusia atau kondisi kesehatan lainnya,” katanya.

Dia berharap bisa menguji metode tersebut pada primata berikutnya, tetapi itu akan membutuhkan banyak dana dan lebih banyak penelitian terlebih dahulu.

"Pada akhirnya, kami berharap dapat menemukan cara untuk menunda penuaan bahkan dengan persentase yang sangat kecil di masa depan," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Asupan Antipenuaan, Tomat dan Kopi Termasuk!

7 Asupan Antipenuaan, Tomat dan Kopi Termasuk!

Kalbar | Selasa, 19 Januari 2021 | 15:13 WIB

Langkah Jitu untuk Mengatasi Penuaan Dini pada Kulit

Langkah Jitu untuk Mengatasi Penuaan Dini pada Kulit

Jogja | Kamis, 07 Januari 2021 | 10:05 WIB

Ini Solusi Atasi Masalah Kulit Kusam Efek dari Penuaan

Ini Solusi Atasi Masalah Kulit Kusam Efek dari Penuaan

Lifestyle | Rabu, 06 Januari 2021 | 18:54 WIB

Terkini

6 Sabun Mandi Mengandung Kolagen, Kulit Jadi Bersih dan Kencang

6 Sabun Mandi Mengandung Kolagen, Kulit Jadi Bersih dan Kencang

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 13:15 WIB

5 Cara Tenang Hadapi UTBK 2026 agar Tidak Gemetar saat Ujian

5 Cara Tenang Hadapi UTBK 2026 agar Tidak Gemetar saat Ujian

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 12:42 WIB

Sejarah Hari Buku Sedunia: Mengapa 23 April Menjadi Simbol Literasi Global?

Sejarah Hari Buku Sedunia: Mengapa 23 April Menjadi Simbol Literasi Global?

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 12:35 WIB

Profil Luky Alfirman Dirjen yang Dicopot Purbaya: 30 Tahun Mengabdi di Keuangan, Punya Harta Jumbo

Profil Luky Alfirman Dirjen yang Dicopot Purbaya: 30 Tahun Mengabdi di Keuangan, Punya Harta Jumbo

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 11:43 WIB

6 Rekomendasi Serum Retinol yang Ampuh Hempas Kerutan dan Flek Hitam

6 Rekomendasi Serum Retinol yang Ampuh Hempas Kerutan dan Flek Hitam

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 11:35 WIB

Marina Express, Speedboat Bisnis dan Pelancong yang Nyaman, Punya Radar Keamanan Canggih

Marina Express, Speedboat Bisnis dan Pelancong yang Nyaman, Punya Radar Keamanan Canggih

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 11:34 WIB

Tak Sekadar Wisata, Bagaimana Edukasi dan Restorasi Sains Menjaga Terumbu Karang?

Tak Sekadar Wisata, Bagaimana Edukasi dan Restorasi Sains Menjaga Terumbu Karang?

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 11:21 WIB

Profil Febrio Nathan: Dirjen Kemenkeu yang Dicopot Purbaya, Punya Harta Belasan Miliar

Profil Febrio Nathan: Dirjen Kemenkeu yang Dicopot Purbaya, Punya Harta Belasan Miliar

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 11:20 WIB

5 Rekomendasi Micellar Water yang Efektif Bersihkan Maskara Waterproof

5 Rekomendasi Micellar Water yang Efektif Bersihkan Maskara Waterproof

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 11:10 WIB

Mengenal 3 Zodiak Elemen Api: Aries, Leo, dan Sagitarius Si Paling Membara

Mengenal 3 Zodiak Elemen Api: Aries, Leo, dan Sagitarius Si Paling Membara

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 11:09 WIB