Simak Inovasi Pelaku UKM Tingkatkan Omzet di Momen Valentine

Vania Rossa

Kamis, 11 Februari 2021 | 19:22 WIB
Simak Inovasi Pelaku UKM Tingkatkan Omzet di Momen Valentine
Inovasi Pelaku UKM Tingkatkan Omzet di Momen Valentine. (Dok. Google)

Suara.com - Perayaan hari valentine tahun ini di Indonesia dirayakan dengan kondisi yang berbeda akibat adanya fenomena social distancing. Meski adanya keterbatasan untuk bertemu orang tersayang, Anda tetap bisa merayakan dengan mengirimkan kue atau makanan manis yang identik dengan hari kasih sayang. Dan inilah yang dimanfaatkan dua pelaku UKM berikut untuk meningkatkan omzet mereka.

Fasta Bakery
Fasta Bakery, bisnis yang digawangi oleh Fastabiqul Khoirot ini melayani custom kue berbentuk hati yang bisa menjadi alternatif hadiah valentine.

Dan khusus menyambut perayaan valentine kali ini, Fasta Bakery gencar mempromosikan varian Cake Love, kue berbentuk hati yang dapat dipesan para pelanggan yang ingin merayakan hari kasih sayang dan mengirimkan tanda kasihnya. Kue ini bisa dipesan minimal tiga hari sebelum perayaan valentine, dan Fasta Bakery dapat mengirimkannya langsung kepada penerima.

Inovasi Pelaku UKM Tingkatkan Omzet di Momen Valentine. (Dok. Google)
Inovasi Pelaku UKM Tingkatkan Omzet di Momen Valentine. (Dok. Google)

Fasta Bakery yang saat ini memiliki 7 tujuh karyawan dengan omzet sekitar 40 - 50 juta per bulan, berawal dari usaha sang ibu membuat dan berjualan donat kentang dengan berkeliling kampung sepulang sekolah. Saat itu Fasta masih duduk di bangku kelas 5 SD. Hingga di tahun 2012, Fasta dan Ibunya memutuskan untuk tidak lagi berkeliling dan memutuskan untuk berjualan di rumah saja.

Ketika pandemi mulai menyerang pada bulan Maret 2020 dan banyak kegiatan dilakukan secara online, Fasta memiliki waktu luang yang lebih banyak. Kesempatan ini digunakan untuk menambah ilmu dan wawasan baru dengan mengikuti pelatihan-pelatihan online, salah satunya pelatihan Digital Entrepreneurship Academy yang diselenggarakan oleh KemKomInfo bersama Google Indonesia.

Saat itu Fasta mulai tersadar untuk melakukan promosi pada usahanya secara online untuk menjangkau pasar yang lebih luas, karena sebelumnya hanya menargetkan orang-orang di daerah sekitar Tuban.

“Saya sangat tertarik pada materi mengenai konten marketing dan copywriting karena sesuai dengan kebutuhan saya untuk mempromosikan lewat media sosial. Setelah pelatihan, saya langsung mengaplikasikan ilmu yang saya dapat dengan mendaftarkan usaha saya pada Google Bisnisku. Kemudian saya juga jadi lebih mengerti bagaimana memanfaatkan media sosial untuk berpromosi dengan membuat konten dan feed yang menarik untuk dikunjungi para pelanggan. Kepercayaan diri saya meningkat setelah mengikuti pelatihan ini karena banyak menemukan wawasan dan ilmu baru yang bisa diaplikasikan dalam usaha keluarga saya dan juga menjadi lebih semangat dan percaya diri untuk membuat usaha yang Ibu saya rintis sedari dulu menjadi lebih berkembang dan semakin maju lagi,” ungkap lelaki berusia 27 tahun tersebut.

Dapur8
Neny Sulistiowati adalah pemilik toko kue bernama Dapur 8 di Kabupaten Caruban, Kota Madiun, Jawa Timur. Bisnisnya ini diawali dari rasa tak percaya diri neny lantaran terlahir spesial dengan tinggi tubuh tidak lebih dari 100 cm.

Neny merasa tidak percaya diri untuk dapat diterima bekerja di perusahaan manapun, sehingga selulus SMA, ia memutuskan mengajar anak SD dan SMP di lingkungan tempatnya tinggal. Sepuluh tahun kemudian, Neny memutuskan untuk belajar masak secara otodidak melalui resep dari Google dan berbisnis kuliner.

Inovasi Pelaku UKM Tingkatkan Omzet di Momen Valentine. (Dok. Google)
Inovasi Pelaku UKM Tingkatkan Omzet di Momen Valentine. (Dok. Google)

Menjelang perayaan hari valentine, pesanan kue biasanya meningkat, dan Neny telah membuat inovasi untuk mendukung peningkatan pesanan. Dapur8 membuat terobosan dengan membuat paket valentine berisi cookies, coklat, botol minum, masker, hingga strap mask. Pelanggan dapat memesan menu khusus ini minimal tiga hari sebelum perayaan valentine dan Dapur8 dapat mengirimkannya langsung kepada penerima.

Dapur8 sendiri awalnya hanya menerima pesanan kue ulang tahun. Namun ketika pandemi Covid-19 menghantam di tahun 2020, Neny sadar semua orang lebih memprioritaskan untuk makan makanan sehari-hari dibanding kue. Saat itu omzetnya mulai menurun. Ia pun mengikuti kelas virtual Gapura Digital mengenai cara mengoptimalkan sosial media untuk bisnis.

“Dari kelas ini saya lebih mengetahui target pasar yang dituju harus spesifik dan sesuai dengan minat masyarakat. Selain itu saya juga menjadi tahu konten seperti apa yang cocok di tengah pandemi ini. Setelah pelatihan virtual, saya menyesuaikan konten dan berinovasi untuk membuka paket nasi kotak bulanan bagi komunitas sosial. Dan alhamdulillah usaha saya bisa bertahan di tengah pandemi,” ungkap Neny.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Valentine, Ini 5 Film yang Cocok untuk Ditonton Bareng Pasangan

Hari Valentine, Ini 5 Film yang Cocok untuk Ditonton Bareng Pasangan

Lifestyle | Kamis, 11 Februari 2021 | 16:13 WIB

Viral Webinar Poligami Digelar Tepat di Hari Valentine, Bikin Heboh Publik

Viral Webinar Poligami Digelar Tepat di Hari Valentine, Bikin Heboh Publik

Hits | Kamis, 11 Februari 2021 | 13:02 WIB

Imlek dan Valentine Jadi Momentum Bisnis Travel Tebar Promo

Imlek dan Valentine Jadi Momentum Bisnis Travel Tebar Promo

Bisnis | Kamis, 11 Februari 2021 | 07:48 WIB

Terkini

Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik

Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:45 WIB

7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking

7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:43 WIB

Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas

Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:42 WIB

Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?

Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:42 WIB

KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP

KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:40 WIB

Bedak atau Blush On Dulu? Panduan Terbaik untuk Makeup Flawless dan Cantik

Bedak atau Blush On Dulu? Panduan Terbaik untuk Makeup Flawless dan Cantik

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:40 WIB

Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?

Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?

Health | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:39 WIB

Resmi Terbitkan 3 Sprindik, Kejagung Jamin Status Tersangka Febrie Adriansyah Tak Gugur

Resmi Terbitkan 3 Sprindik, Kejagung Jamin Status Tersangka Febrie Adriansyah Tak Gugur

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:37 WIB

IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen

IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:32 WIB

Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan

Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:29 WIB

×