Saran KemenPPPA Agar Anak Terhindar Tayangan Negatif

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 06 Maret 2021 | 15:58 WIB
Saran KemenPPPA Agar Anak Terhindar Tayangan Negatif
Ilustrasi menonton televisi [shutterstock]

Suara.com - Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Lenny N. Rosalin mengatakan pentingnya kerjasama lintas kementerian, lembaga, pengusaha hingga media massa untuk melindungi anak dari paparan konten negatif.

Ini karena sejak dini, anak sudah diperkenalkan teknologi dan gadget yang masih beredar konten negatif seperti pornografi, kejahatan siber hingga kejahatan seksual yang berbahaya untuk anak.

"Misalnya, sebelum Kementerian atau Lembaga menyampaikan informasi kepada publik, pastikan informasi tersebut layak bagi anak dan ada informasi yang dikhususkan untuk anak," ungkap Lenny dalam siaran pers Kemen PPPA, Sabtu (6/3/2021).

Selain itu kata Lenny, pengawasan juga harus dilakukan di rumah oleh orangtua, tentang apa saja tontonan yang boleh dan tidak boleh ditonton anak.

Ilustrasi: Menonton televisi. (Shutterstock)
Ilustrasi: Menonton televisi. (Shutterstock)

"Sehingga anak bisa menyaring dan memilah sendiri berbagai informasi yang diterimanya,” tutur Lenny.

Alih-alih konten negatif tersebut, menurut Lenny masih banyak informasi yang lebih penting diketahui publik. Seperti misalnya informasi kesehatan, stunting, pendidikan hingga hukun dan lain sebagainya.

"Namun selama ini masih banyak anak yang belum menerima informasi tersebut, padahal mereka merupakan stakeholder penting yang tidak hanya menjadi sasaran program, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan dan komunikator program kepada sesama anak Indonesia,” tambah Lenny.

Agar konten yang diakses anak lebih ke arah positif, Kementerian dan Lembaga dirasa perlu membuat materi cetak dan digital yang perlu disebarluaskan kepada anak.

Salah satu contoh program yang dibuat disebut dengan Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) yang tersedia di perpustakaan, mobil baca, pojok informasi digital, dan pusat informasi.

baca juga

"Hal ini sangat penting untuk menjadikan 80 juta anak Indonesia yang sehat, cerdas, berdaya saing, inovatif, kreatif dan berkarakter, serta menjadi generasi emas di masa depan dan segera dapat kita wujudkan Indonesia Layak Anak pada 2030,” pungkas Lenny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KemenPPPA Catat Ada 3.419 Kasus KDRT di Indonesia

KemenPPPA Catat Ada 3.419 Kasus KDRT di Indonesia

Health | Sabtu, 14 November 2020 | 16:17 WIB

KemenPPPA Sebut Sudah Ada Ribuan Klaster Keluarga Penularan Covid-19

KemenPPPA Sebut Sudah Ada Ribuan Klaster Keluarga Penularan Covid-19

Health | Kamis, 22 Oktober 2020 | 07:05 WIB

KemenPPPA Buat Protokol Kesehatan Khusus Keluarga, Bagaimana Isinya?

KemenPPPA Buat Protokol Kesehatan Khusus Keluarga, Bagaimana Isinya?

Health | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 16:25 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×