Array

Wisatawan Asing Kunjungi Bali, Menparekraf Soroti Pelanggaran Prokes

Senin, 22 Maret 2021 | 16:28 WIB
Wisatawan Asing Kunjungi Bali, Menparekraf Soroti Pelanggaran Prokes
Wisatawan lokal menikmati suasana saat liburan di Pantai Sanur, Denpasar, Bali, Senin (15/3/2021). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengaku mendapat laporan dari Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Munardo terkait lokasi wisata di Bali yang tidak menerapkan Protokol Kesehatan.

"Saya mendapat laporan dari pak Doni Munardo, ada beberapa tempat di Bali yang masih belum menjalankan protokol kesehatan. Malah bukan hanya pengunjungnya tidak pakai masker, tapi tempat tersebut menutup HP dari pengunjung dengan stiker supaya tidak viral," kata Sandi dalan konferensi pers virtual, Senin (22/3/2021).

Sandi sengaja baru mengungkapnya saat ini, karena tak mau terjadi kegaduhan. Sebab ia mengatakan tak ingin peristiwa tersebut menjadi batu sandungan bagi Indonesia yang berencana membuka kembali wisata Bali pada periode Juni-Juli tahun ini.

"Saya telah menghubungi, karena saya kenal cukup dekat dengan beberapa pemilik restoran, termasuk restoran yang disampaikan, untuk memastikan bahwa ini tidak menjadi batu sandungan kita. Karena kalau tidak patuh restoran-restoran tersebut kita sudah peringatkan," ucap Sandi.

Bagi badan usaha maupun wisatawan asing yang tidak taat protokol kesehatan (prokes), sanksi pada tahap pertama akan didenda sebanyak Rp 1 juta. Tahap kedua, lanjut Sandi, jika bagi wisatawan asing yang masih tidak disiplin prokes maka akan langsung dideportase dari Indonesia.

"Sesimpel itu, kita tegas. Saya yakin warga negara asing akan menghargai keputusan kita," ucapnya.

Pemerintah tengah berencana membolehkan kembali wisatawan asing masuk ke Indonesia per Juni-Juli 2021. Rencana itu seiring dengan dibukanya kembali pariwisata Bali untuk seluruh wisatawan.

Selain menyiapkan lokasi wisata yang taat prokes, vaksinasi terhadap pelaku wisata juga terus dipercepat. Sandi mengatakan, target pemerintah hingga pertengahan tahun ini sebanyak 2 juta orang di Bali sudah disuntik vaksin Covid-19.

"Persiapan sebelum Juni-Juli tentunya vaksinasi. Makanya setiap hari kita genjot vaksinasi supaya nanti mendekati Juni-Juli jumlah target 2 juta sudah diselesaikan," ucapnya.

Baca Juga: Habib Rizieq Ngotot Tolak Sidang Online, Kuasa Hukum: Tolak Kezaliman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI