Bukan Hutan, Sumber Oksigen Terbesar Ternyata Berasal dari Laut

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 03 Mei 2021 | 14:07 WIB
Bukan Hutan, Sumber Oksigen Terbesar Ternyata Berasal dari Laut
Ilustrasi laut dalam. [PublicDomainPictures/Pixabay]

Suara.com - Oksigen sangat dibutuhkan makhluk hidup bukan hanya untuk bernafas tapi juga untuk membantu perombakan makanan dalam tubuh.

Sejak masa sekolah, kita mungkin tahu bahwa oksigen merupakan salah satu hasil dari fotosintesis tumbuhan yang menjadi salah satu sumber penghasil oksigen.

Ternyata anggapan itu kurang tepat. Penghasil oksigen terbanyak di bumi sebenarnya berasal dari laut yang dihasilkan oleh mikroorganisme kecil yang bernama fitoplankton.

Dikutip dari akun resmi sosial media Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), fitoplankton disebut penyumbang sumber oksigen di bumi hingga 85 persen.

Ilustrasi pegunungan dengan hutan hujan. [Shutterstock]
Ilustrasi pegunungan dengan hutan hujan. [Shutterstock]

Sementara itu, dari hasil penelitian juga ditemukan bahwa tumbuhan hanya menghasilkan sekitar 20-an persen oksigen.

Fitoplankton merupakan organisme jenis plankton yang sering disebut mikroalga. Hewan kecil itu berperan sebagai indikator kontaminasi dan kualitas air serta produsen dalam rantai makanan.

Karena mampu menyediakan makanan sendiri, fitoplankton memperoleh energi melalui proses fotosintesis, menyerap karbondioksida di atmosfer, dan mengubahnya menjadi oksigen.

Sehingga fitoplankton harus berada pada bagian permukaan lautan, danau atau kumpulan air untuk mendapatkan cahaya matahari.

Namun pertumbuhan fitoplankton juga dapat berubah-ubah secara musiman dan dapat dipengaruhi oleh nutrisi air, suhu, serta kondisi kesehatan lingkungan.

baca juga
Ilustrasi laut. (Pexels/Berend de Kort)
Ilustrasi laut. (Pexels/Berend de Kort)

Karenanya, diingatkan penting untuk menjaga kesehatan lingkungan perairan tertutama laut KLHK membagikan cara sederhana untuk memulai lestarikan alam laut, seperti berikut:

  1. Membuang sampah pada tempatnya dan tidak ke sungai
  2. Tidak melakukan illegal fishing terutama dengan bahan kimia berbahaya
  3. Mendaur ulang limbah industri pabrik sebelum membuangnya
  4. Tidak mencemari laut
  5. Menjaga kestabilan suhu guna mengurangi dampak perubahan iklim
  6. Transplantasi terumbu karang

Namun bukan berarti peran tumbuhan dan hutan di daratan tidak menjadi penting. Justru gerakan menanam pohon diharapkan bisa terus dilakukan banyak orang.

"Karena semakin banyak pohon yang ditanam, tentu juga akan menyelamatkan bumi dari ganasnya perubahan iklim yang sedang terjadi," kata KLHK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuk White List Tokyo MoU, Keamanan Pelayaran Indonesia Diakui Dunia

Masuk White List Tokyo MoU, Keamanan Pelayaran Indonesia Diakui Dunia

News | Senin, 03 Mei 2021 | 13:22 WIB

Gegara Seekor Babi Hutan, Sepasang Suami Istri di Israel Nyaris Bercerai

Gegara Seekor Babi Hutan, Sepasang Suami Istri di Israel Nyaris Bercerai

News | Senin, 03 Mei 2021 | 13:28 WIB

Fasilitas Oksigen 'Drive-Thru'  Kuil Sikh Jadi Penyelamat Warga India

Fasilitas Oksigen 'Drive-Thru' Kuil Sikh Jadi Penyelamat Warga India

Video | Senin, 03 Mei 2021 | 13:00 WIB

Terkini

Intip 7 Gurita Bisnis Kalla Group yang Jarang Diketahui Publik

Intip 7 Gurita Bisnis Kalla Group yang Jarang Diketahui Publik

Sulsel | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:21 WIB

Kabut Asap Menipis, Siswa di Batam Kembali Belajar ke Sekolah

Kabut Asap Menipis, Siswa di Batam Kembali Belajar ke Sekolah

Batam | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:20 WIB

Vivo X500 Ultra Diprediksi Meluncur Maret 2027, Ini Bocoran Spesifikasinya

Vivo X500 Ultra Diprediksi Meluncur Maret 2027, Ini Bocoran Spesifikasinya

Tekno | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:16 WIB

IHSG Anjlok di Level 4.000, Saatnya Panik atau Borong Saham? Para Analis Buka Suara

IHSG Anjlok di Level 4.000, Saatnya Panik atau Borong Saham? Para Analis Buka Suara

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:14 WIB

KPAI Desak Polisi Ungkap Kasus Balita Tewas Jatuh dari Balkon Hotel di Samarinda

KPAI Desak Polisi Ungkap Kasus Balita Tewas Jatuh dari Balkon Hotel di Samarinda

Kaltim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:11 WIB

Beban Regulasi Operator Capai 14 Persen Pendapatan, Pemerintah Kaji Deregulasi

Beban Regulasi Operator Capai 14 Persen Pendapatan, Pemerintah Kaji Deregulasi

Tekno | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:02 WIB

Perbedaan Shio Ular Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Kenali Karakteristiknya

Perbedaan Shio Ular Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air: Kenali Karakteristiknya

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 06:57 WIB

Harimau yang Mangsa 2 Orang di Pelalawan Dititipkan ke LK Kasang Kulim

Harimau yang Mangsa 2 Orang di Pelalawan Dititipkan ke LK Kasang Kulim

Riau | Selasa, 20 Oktober 2026 | 06:55 WIB

Apakah TWS Bisa Connect ke Laptop? Ini Cara Pairing yang Cepat

Apakah TWS Bisa Connect ke Laptop? Ini Cara Pairing yang Cepat

Tekno | Selasa, 20 Oktober 2026 | 06:55 WIB

Ironi Kaderisasi Kampus: Aturan PKKMB Diterabas dan Senioritas Berkuasa

Ironi Kaderisasi Kampus: Aturan PKKMB Diterabas dan Senioritas Berkuasa

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 06:47 WIB

×