Kim Jong Un Larang Skinny Jeans dan Rambut Mullet, Dianggap Gaya Kapitalis

Arendya Nariswari, Amertiya Saraswati

Kamis, 20 Mei 2021 | 09:59 WIB
Kim Jong Un Larang Skinny Jeans dan Rambut Mullet, Dianggap Gaya Kapitalis
Ilustrasi skinny jeans dan high heals. [Shutterstock]

Suara.com - Penduduk Korea Utara dikenal memiliki aturan yang ketat seputar gaya hidup. Terbaru, warga Korea Utara dilarang untuk memakai jeans ketat (skinny jeans) serta memiliki gaya rambut mullet.

Melansir Metro, Kim Jong Un khawatir jika gaya rambut mullet dan skinny jeans dapat menghancurkan negaranya.

Peringatan tersebut diberikan lewat koran Korea Utara yaitu Rodong Sinmun. Di sana, ditulis bahwa gaya hidup masyarakat perlu diatur agar tidak membahayakan negara.

"Sejarah mengajarkan kita pelajaran penting bahwa negara dapat menjadi lemah dan runtuh seperti tembok basah terlepas dari kekuatan ekonomi dan pertahanan, jika kita tidak mempertahankan gaya hidup kita," tulis koran Rodong Sinmun.

Peringatan ini dikeluarkan mengikuti aturan hukum yang dikeluarkan pada Desember silam. Warga yang melakukan kejahatan seputar fashion dapat dikirim ke kamp kerja paksa.

Saat itu, Korea Utara juga sudah melarang warga untuk mengecat rambut serta melakukan tindik.

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un memimpin pertemuan darurat dalam foto yang dirilis KCNA di Pyongyang, Korea Utara, pada Sabtu (25/2020). [STR / KCNA VIA KNS / AFP]
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un memimpin pertemuan darurat dalam foto yang dirilis KCNA di Pyongyang, Korea Utara, pada Sabtu (25/2020). [STR / KCNA VIA KNS / AFP]

"Kita harus waspada bahkan pada tanda-tanda terkecil gaya hidup kapitalistik dan berjuang untuk menghilangkannya," tambah Rodong Sinmun.

Sementara, beberapa warga lokal di Korea Utara juga pernah dipaksa untuk mengubah gaya rambut mereka. Saat itu, mereka meniru gaya rambut dengan highlight warna hijau seperti penyanyi Billie Eilish.

Dalam hukum Korea Utara, pria dan wanita hanya boleh memilih dari total 15 gaya rambut yang sudah diatur pemerintah.

baca juga

Gaya rambut mullet dan celana jeans ketat sendiri dianggap sebagai gaya non-sosialis. Meski kini menjadi tren, gaya tersebut dianggap berpotensi meruntuhkan rezim Kim Jong Un.

Selain itu, item fashion seperti kaos yang dihiasi slogan dan celana ripped jeans juga dilarang keras untuk dipakai. Kemudian, ada pula larangan untuk melakukan tindik di hidung dan bibir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kocak tapi Kasihan, Viral Wanita Potong Rambut Hasilnya Malah Mirip Singa

Kocak tapi Kasihan, Viral Wanita Potong Rambut Hasilnya Malah Mirip Singa

Lifestyle | Rabu, 19 Mei 2021 | 14:34 WIB

5 Potret Danielle Miller, Selebgram yang Pakai Bantuan Covid-19 Untuk Hedon

5 Potret Danielle Miller, Selebgram yang Pakai Bantuan Covid-19 Untuk Hedon

Entertainment | Selasa, 18 Mei 2021 | 08:52 WIB

Benci Hasil Potong Rambut di Salon, Bocah 10 Tahun Lapor Polisi

Benci Hasil Potong Rambut di Salon, Bocah 10 Tahun Lapor Polisi

Jawa Tengah | Senin, 17 Mei 2021 | 19:51 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×