AS Mulai Longgarkan Perjalanan ke Lebih dari 110 Negara Dunia

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 09 Juni 2021 | 17:45 WIB
AS Mulai Longgarkan Perjalanan ke Lebih dari 110 Negara Dunia
Ilustrasi Bepergian. (Pexels)

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat telah melonggarkan rekomendasi perjalanan ke lebih dari 110 negara. 

Dari ratusan negara itu, 61 di antaranya diturunkan dari peringkat Level 4, tertinggi yang tidak disarankan semua perjalanan untuk merekomendasikan perjalanan untuk individu yang divaksinasi penuh, menjadi Level 3 atau dipertimbangkan.

Sementara 50 negara dan wilayah lainnya telah diturunkan dari Level 2 menjadi Level 1, kata seorang juru bicara CDC.

Negara-negara dengan peringkat 1 yang dinilai berisiko rendah terhadap paparan Covid-19 beberapa di antaranya Singapura, Israel, Korea Selatan, Islandia, Belize, dan Albania.

Sementara beberapa negara yang berada di Level 3 adalah Prancis, Ekuador, Filipina, Afrika Selatan, Kanada, Meksiko, Rusia, Spanyol, Swiss, Turki, Ukraina, Honduras, Hongaria, dan Italia.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan telah memperbarui rekomendasinya untuk mencerminkan pembaruan metodologi baru-baru ini.

Tetapi memang tidak semua peringkat nehara direvisi karena faktor lain, termasuk ketersediaan penerbangan komersial, pembatasan masuknya warga negara AS, dan hambatan untuk mendapatkan hasil tes Covid dalam tiga hari.

CDC mengatakan perubahan itu terjadi setelah merevisi kriteria aturan kesehatan perjalanan. CDC juga merevisi peringkatnya untuk Amerika Serikat menjadi Level 3 dari Level 4.

Badan tersebut mengatakan kriteria baru untuk rekomendasi Level 4 dengan imbauan hindari semua perjalanan, telah berubah menjadi 500 kasus per 100.000 penduduk dari sebelumnya 100 kasus per 100.000 penduduk.

baca juga

Dikutip Channel News Asia, CDC berharap lebih banyak negara untuk mendapatkan peringkat perjalanan yang lebih rendah.

Negara-negara lain yang diturunkan ke Level 3 juga termasuk Honduras, Indonesia, Yordania, Libya, Panama, Polandia, Denmark dan Malaysia.

Banyak negara yang sekarang memiliki peringkat lebih rendah tetap berada dalam daftar negara yang dikenai pembatasan perjalanan oleh pemerintah AS, sebagian besar telah dikenai pembatasan sejak awal 2020.

Amerika Serikat melarang hampir semua warga negara non-AS yang dalam 14 hari sebelumnya berkunjung ke China, Inggris, Irlandia, India, Afrika Selatan, Brasil, Iran, dan 26 negara Schengen di Eropa tanpa kontrol perbatasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zlatan Ibrahimovic: Kedatangan Jose Mourinho Pertanda Baik untuk Serie A

Zlatan Ibrahimovic: Kedatangan Jose Mourinho Pertanda Baik untuk Serie A

Bola | Jum'at, 04 Juni 2021 | 19:20 WIB

Pemerintah AS Targetkan Vaksinasi 70% Warga Sebelum Juli

Pemerintah AS Targetkan Vaksinasi 70% Warga Sebelum Juli

Video | Rabu, 02 Juni 2021 | 12:05 WIB

Penonton Bioskop Ini Bebas Masker, asalkan...

Penonton Bioskop Ini Bebas Masker, asalkan...

News | Rabu, 02 Juni 2021 | 05:20 WIB

Terkini

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

×