Pelestarian Kain Tenun Tradisional Perlu Dibarengi Edukasi Konsumen

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Selasa, 24 Agustus 2021 | 10:15 WIB
Pelestarian Kain Tenun Tradisional Perlu Dibarengi Edukasi Konsumen
Pengunjung memperhatikan beragam produk batik dan tenun di sejumlah stan pada pameran Adiwastra di JCC, Jakarta, Sabtu (23/3). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Kain tenun tradisional Indonesia perlu dilestarikan sebagai bagian dari warisan budaya. Menurut pakar, pelestarian ini wajib dibarengi oleh edukasi konsumen. Apa maksudnya?

Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) Prof. Dr. Lilawati Kurnia, S.S., M.A., edukasi konsumen penting karena tidak sedikit masyarakat yang masih belum bisa membedakan antara kain asli dan hasil print.

Kain dengan motif batik, tenun dan songket yang dicetak, biasanya dijual dengan harga murah. Sedangkan kain yang dibuat oleh pengrajin, lebih mahal karena proses pengerjaannya memiliki waktu yang panjang.

"Yang penting itu edukasi terhadap konsumen bahwa barang hasil kerajinan itu memang mahal. Kalau hasil kriya itu kan lama pembuatannya dan rumit harus ada harganya, kalau konsumen umum itu maunya murah saja, jadi pakai tenun aspal (asli palsu) atau kain meteran," terang Prof. Lilawati, dilansir ANTARA.

Tenun Sikka NTT dilindungi kekayaan intelektualnya. (Suara.com/Firsta Nodia)
Tenun Sikka NTT dilindungi kekayaan intelektualnya. (Suara.com/Firsta Nodia)

Edukasi ini berpengaruh pada kelangsungan usaha para pengrajin kain tradisional. Jika masyarakat lebih memilih membeli bahan yang murah, maka para pengrajin terancam bangkrut lantaran tidak mampu bertahan.

Prof. Lilawati juga meminta kepada para desainer Indonesia yang menggunakan kain tradisional dalam rancangannya untuk mencantumkan nama pengrajin mereka.

Dengan mencantumkan nama pengrajin, setidaknya desainer tersebut menghargai hasil karya dari pengrajin.

"Banyak sekali desainer Indonesia yang bawa karya anak bangsa, tapi enggak pernah nyebutin itu kain siapa yang menenun," ujar Prof. Lilawati.

"Sekarang kolektor yang sadar hal ini selalu mencantumkan, dia beli di mana, dan yang menenun itu ibu siapa. Belum lagi kain-kain tenun yang motifnya tradisional itu ada ceritanya enggak sembarang," lanjutnya.

Sementara itu, kain tradisional Indonesia juga disebut memiliki potensi nilai ekonomi yang sama besarnya dengan bidang pariwisata jika ditangani secara serius.

"Harus serius menangani dan panggil ahli-ahlinya yang benar-benar ahli. Yang dikembangkan juga maunya yang belum dikenal dong," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali

News | Rabu, 01 April 2026 | 21:43 WIB

Menenun Identitas: Perempuan Sumba, Warna Alam, dan Warisan yang Tak Pernah Putus

Menenun Identitas: Perempuan Sumba, Warna Alam, dan Warisan yang Tak Pernah Putus

Your Say | Selasa, 10 Februari 2026 | 15:55 WIB

Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan

Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 17:39 WIB

Rugikan Industri Lokal, Purbaya Tarik BMTP Impor Kain Tenun Kapas hingga Rp 3.300 per Meter

Rugikan Industri Lokal, Purbaya Tarik BMTP Impor Kain Tenun Kapas hingga Rp 3.300 per Meter

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 16:40 WIB

La Suntu Tastio, UMKM Binaan BRI yang Angkat Tradisi Lewat Produk Tas Tenun

La Suntu Tastio, UMKM Binaan BRI yang Angkat Tradisi Lewat Produk Tas Tenun

Bisnis | Minggu, 28 Desember 2025 | 11:49 WIB

Bukan Sekadar Tenun: Menguak Rahasia Warisan Budaya Hidup Lewat Model 'TanahTanganTutur'

Bukan Sekadar Tenun: Menguak Rahasia Warisan Budaya Hidup Lewat Model 'TanahTanganTutur'

Lifestyle | Selasa, 02 Desember 2025 | 08:09 WIB

Berapa Harga Sarung BHS Asli? Viral Yai Mim Diduga Punya Koleksi Khusus

Berapa Harga Sarung BHS Asli? Viral Yai Mim Diduga Punya Koleksi Khusus

Lifestyle | Selasa, 07 Oktober 2025 | 10:26 WIB

Diplomasi Kain Tenun Kajang di Amsterdam, dari Lokal Gemilang di Kancah Global

Diplomasi Kain Tenun Kajang di Amsterdam, dari Lokal Gemilang di Kancah Global

Your Say | Kamis, 04 September 2025 | 13:29 WIB

Pimpin Istri Menteri-menteri Borong Kain Lombok hingga Rp 60 Juta, Selvi Ananda Dipuji Ekonom UI

Pimpin Istri Menteri-menteri Borong Kain Lombok hingga Rp 60 Juta, Selvi Ananda Dipuji Ekonom UI

Bisnis | Kamis, 12 Juni 2025 | 13:20 WIB

Dari Solok ke Pasar Dunia: Ibu Rosna, Penenun Songket Tembus Pasar Global di Usia Senja

Dari Solok ke Pasar Dunia: Ibu Rosna, Penenun Songket Tembus Pasar Global di Usia Senja

Bisnis | Jum'at, 11 April 2025 | 09:22 WIB

Terkini

Nggak Perlu Jastip, Produk Makanan Thailand Kini Bisa Didapat Lebih Mudah di Indonesia

Nggak Perlu Jastip, Produk Makanan Thailand Kini Bisa Didapat Lebih Mudah di Indonesia

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 00:05 WIB

Daftar Harga 5 Lipsstik Dior yang Asli, Tahan Lama dan Tak Bikin Bibir Kering

Daftar Harga 5 Lipsstik Dior yang Asli, Tahan Lama dan Tak Bikin Bibir Kering

Lifestyle | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:10 WIB

6 Ciri Lipstik Maybelline Asli dan Palsu Agar Bibir Tidak Menghitam

6 Ciri Lipstik Maybelline Asli dan Palsu Agar Bibir Tidak Menghitam

Lifestyle | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:25 WIB

5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas

5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas

Lifestyle | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:25 WIB

Serum Dulu atau Moisturizer Dulu? Ini Urutan Skincare yang Benar untuk Kulit Sehat

Serum Dulu atau Moisturizer Dulu? Ini Urutan Skincare yang Benar untuk Kulit Sehat

Lifestyle | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

6 Zodiak yang Tak Cocok Jadi Pasangan Gemini, Hubungan dengan Scorpio Bakal Toxic

6 Zodiak yang Tak Cocok Jadi Pasangan Gemini, Hubungan dengan Scorpio Bakal Toxic

Lifestyle | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:58 WIB

9 Rekomendasi Facial Wash Paling Murah di Indomaret, Mulai Rp15 Ribuan

9 Rekomendasi Facial Wash Paling Murah di Indomaret, Mulai Rp15 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:40 WIB

5 Parfum Travel Size Lokal yang Wanginya Tahan Lama dan Praktis Dibawa Kemana Saja

5 Parfum Travel Size Lokal yang Wanginya Tahan Lama dan Praktis Dibawa Kemana Saja

Lifestyle | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:16 WIB

BRI Promo Spesial Hello Kitty x Jisoo di Kota Kasablanka: Borong Merchandise Dapat Cashback Seru

BRI Promo Spesial Hello Kitty x Jisoo di Kota Kasablanka: Borong Merchandise Dapat Cashback Seru

Lifestyle | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:46 WIB

Shio Apa yang Paling Pelit? Ternyata Ini Juaranya

Shio Apa yang Paling Pelit? Ternyata Ini Juaranya

Lifestyle | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:20 WIB