alexametrics

Orangtua, Ini Tips Memilih Buku Dongeng Sesuai Usia Anak

Risna Halidi | Lilis Varwati
Orangtua, Ini Tips Memilih Buku Dongeng Sesuai Usia Anak
Ilustrasi mendongeng

Psikolog Klinis Ratih Ibrahim mengatakan, orangtua tetap harus selektif dalam memilih cerita dongeng.

Suara.com - Dongeng kebanyakan diangkat dari khayalan atau cerita rakyat dari daerah tertentu. Meski cerita dongeng umumnya sederhana, namun orangtua juga perlu menyesuaikan buku dongeng dengan usia anak.

Psikolog Klinis Ratih Ibrahim mengatakan, orangtua tetap harus selektif dalam memilih cerita dongeng.

Utamanya, pilih cerita yang menghibur agar anak senang saat dibacakan dongeng yang menginspirasi, mendidik, juga mengandung nilai-nilai moral.

"Pilih cerita dan tampilan buku yang sesuai dengan usia anak. Jadi di sini untuk anak usia 1 sampai 3 tahun, bunda dan ayah pilih cerita yang ada di sekitar lingkungan anak, hal-hal yang sudah dikenali oleh anak, familiar untuk anak," kata Ratih saat konferensi pers daring 'Dongeng Aku Dan Kau: Indonesia Mendongeng 2021', Kamis (2/9/2021).

Baca Juga: 5 Kastil Terindah di Jerman, Seperti di Dunia Dongeng

"Contohnya, kalau di Dongeng Aku Dan Kau ada dongeng keong kecil dan rumahnya, kancil dan kerbau, balas budi sang rusa. Saya sudah baca, semuanya menarik dan buku itu cocok untuk anak usia 1 sampai 3 tahun," imbuhnya.

Untuk usia 3 sampai 5 tahun, menurut Ratih, anak biasanya sudah sangat tertarik mempelajari lingkungan di sekitarnya secara lebih luas. Sehingga tepat untuk mulai lebih mengenalkan karakter sesama manusia juga cara berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya.

"Ada contohnya dongeng Pangeran Pararasan si Lembut Hatinya. Kemudian Si Kurus dan Harimau Loreng," ucapnya 

Sedangkan anak usia 5 tahun keatas, biasanya sudah mulai masuk usia sekolah. Sehingga perlu diberi fantasi dengan dongeng yang sesuai dengan umurnya.

Saat usia lima tahun itu anak sudah bisa dan mulai berminat terhadap kisah dongeng yang lebih kompleks, melibatkan sebab akibat, hingga cara kerja sesuatu pemecahan masalah.

Baca Juga: Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab Ogan Komering Ulu Gelar Lomba Dongeng Legenda Rakyat

"Jadi nanti kalau Bunda ayah lihat di buku dongeng Aku Dan Kau contohnya seperti dongeng Asal Mula Kota Salatiga. Jadi kita bisa belajar bareng-bareng dengan anak," ujarnya.

Komentar