alexametrics

ODGJ Pakai Cincin Tunangan Saat Dirawat, Kisah Di Baliknya Bikin Warganet Bersimpati

Vania Rossa | Dinda Rachmawati
ODGJ Pakai Cincin Tunangan Saat Dirawat, Kisah Di Baliknya Bikin Warganet Bersimpati
Ilustrasi Cincin Tunangan (Pixabay/StockSnap)

Seorang lelaki berstatus ODGJ terlihat masih mengenakan cincin emas di jari manisnya.

Suara.com - Sebuah video viral di TikTok mengundang simpati warganet, saat seorang dokter menuliskan alasan seorang lelaki menjadi orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ.

Video yang diunggah oleh akun @sasarissa_angel23 tersebut memperlihatkan seorang lelaki yang tampak berada di ruangan berterali besi. Ia terlihat masih menggunakan cincin emas di jari manisnya.

Menurut si pemilik akun, yang diketahui seorang dokter, lelaki tersebut mengalami gangguan jiwa setelah dirinya ditinggal menikah oleh tunangannya begitu saja.

"Udah tunangan ditinggal nikah jadi sakit dia. Lelaki juga punya hati yang rapuh. Hati yang terluka," tulis dokter tersebut.

Baca Juga: Pria Ini Dicampakkan Pacar setelah Tunangan, Kepergok Menipu demi Beli Cincin

Bahkan, kata si dokter, lelaki yang sulit move on dan menerima kenyataan tersebut masih terus menggunakan cincin pertunangan dengan kekasihnya tersebut.

"ODGJ ditinggal nikah jadi stres. Cincinnya ga dilepas," tulis dia lagi.

Video ini pun menarik perhatian warganet hingga mendapatkan lebih dari 240 ribu penonton dan 15 ribu tanda suka. Berbagai komentar pun ditinggalkan.

"Itu sebabnya kenapa ya laki-laki masalah cinta jarang pakai perasaan, main logika. Sekali pake perasaan rapuh kayak gini," ujar @lisxxx94.

"Kebanyakan pasien ODGJ ternyata laki-laki dengan permasalahan hidup berbeda beda. Ternyata wanita lebih kuat dan tegar menghadapi masalah," ucap @dewxxxxte2.

Baca Juga: Ketua Perhimpunan Jiwa Sebut Pemasungan Kepada ODGJ Kekerasan yang Paling Kejam

"Ini laki-lakinya pasti mencintai sudah sangat dalam dan sangat serius. Beda sama buaya pada umumnya, yang hanya main-main. Semoga lekas pulih kembali, Aamiin," ungkap @milxx_xxbs

Komentar