alexametrics

Ingin Kenalan Dengan Tokoh Pers di Balik Sumpah Pemuda, Datang Yuk ke Pameran Ini

Bimo Aria Fundrika
Ingin Kenalan Dengan Tokoh Pers di Balik Sumpah Pemuda, Datang Yuk ke Pameran Ini
Ilustrasi kebebasan pers. (Shutterstock)

Pameran ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-93.

Suara.com - Museum Sumpah Pemuda, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, menggelar Pameran Tokoh Pers di Balik Sumpah Pemuda dengan tema “Lawan!” di M Bloc Space, Jakarta Selatan.

Pameran ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-93.

“Berbicara tentang Sumpah Pemuda, harus kita sadari bahwa fondasi kebangsaan Indonesia dibangun oleh tradisi pers para pemuda Indonesia di awal abad 20. Pers saat itu adalah alat perlawanan terhadap kolonialisme, sekaligus menyatukan kolektivitas tanah air dalam kesadaran berbangsa”, ungkap Direktur Perfilman, Musik dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Ahmad Mahendra,  dalam keterangannya, Jumat, (22/10/2021). 

Ahmad Mahendra  juga menambahkan, para pemuda dengan patriotismenya di era pergerakan nasional sebagian besar adalah para jurnalis, seperti Tjipto, Soekarno, Siti Sundari, W.R. Supratman, dan sebagainya. Mereka bergerak bersama melawan penjajah, mengabarkan semangat persatuan Indonesia, dan juga menyadarkan masyarakat bahwa mereka mempunyai sebuah bangsa bernama Indonesia yang layak untuk diperjuangkan dan dimerdekakan.

Baca Juga: Terima Usulan Hak Penerbit dari Dewan Pers, Kominfo: Akan Dijadikan Regulasi

Ingin Kenalan Dengan Tokoh Pers di Balik Sumpah Pemuda, Datang Yuk ke Pameran Ini. (Dok: Istimewa)
Ingin Kenalan Dengan Tokoh Pers di Balik Sumpah Pemuda, Datang Yuk ke Pameran Ini. (Dok: Istimewa)

“Sangatlah tepat Museum Sumpah Pemuda mengadakan Pameran Tokoh Pers di Balik Sumpah Pemuda yang mengusung tema “Lawan!”. Kita bisa belajar dari pengalaman sebagai sebuah bangsa, betapa pentingnya merawat semangat persatuan dan kebinekaan kita dalam simpul kebangsaan,” jelasnya.

Selain itu, Ahmad Mahendra berpesan bahwa dengan semangat itu, kita bisa bangkit dan bergerak bersama agar Indonesia tetap tumbuh sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.

“Jika dahulu kita bersatu melawan kolonialisme, sekarang kita bergotong royong, menyongsong tantangan demi tantangan Indonesia di era global,” pesannya. Pameran yang bertajuk “Lawan!” ini merupakan refleksi perjuangan tokoh pers Sumpah Pemuda menghadapi Pemerintah Kolonial Belanda. Mereka sebagian besar adalah jurnalis yang kerap menggelorakan semangat kebangsaan Indonesia.

Pameran “Lawan!” dapat dikunjungi secara langsung mulai 22 s.d. 31 Oktober 2021 di M Blok Space, Jakarta Selatan. Pameran ini juga dapat dilihat secara daring mulai tanggal 22 Oktober s.d. 9 November 2021 melalui media Zoom Meeting dan laman pameran https://www.pameranlawan.com. Melalui daring, pengunjung akan disuguhi konten kreatif dan layanan tur virtual 360° sehingga memberikan pengalaman nyata seolah-olah berkunjung secara langsung. *

Baca Juga: Sekjen DPR RI Resmi Buka Kegiatan Pameran Museum Virtual

Komentar