alexametrics

3 Rekomendasi Kuliner Legendaris di Makassar Versi Presiden Joko Widodo

Vania Rossa | Dinda Rachmawati
3 Rekomendasi Kuliner Legendaris di Makassar Versi Presiden Joko Widodo
Konro Karebosi, Makassar.(YouTube Presiden Joko Widodo)

"Orang Bugis Makassar itu terkenal dengan kepandaiannya memasak, kekuatannya makan, dan kesenangannya menikmati kuliner."

Suara.com - Kota Makassar, Sulawesi Selatan, begitu kaya dengan ragam kuliner legendaris yang memanjakan lidah. Selain makanan laut, hidangan berbahan daging sapi yang dimasak dengan berbagai cara juga bisa menjadi pilihan jika kamu berkesempatan datang ke kota Anging Mammiri tersebut.

Mantan Wakil Walikota Makassar, Dr. H Syamsu Rizal, mengungkap jika budaya kuliner di kota Makassar memiliki keunikan tersendiri, di mana, masyarakat agraris suka dengan citarasa yang pedas dan masyarakat maritim itu sambalnya yang manis.

"Masyakat mengekspresikan dirinya itu dengan hobinya makan, karena memang orang Bugis Makassar itu terkenal dengan kepandaiannya memasak, kekuatannya makan, dan kesenangannya menikmati kuliner," jelasnya dalam vlog terbaru Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo.

Maka tak heran jika Kota Daeng tersebut juga dikenal sebagai surga kuliner bagi para warga lokal maupun wisatawan yang ingin menikmati hidangan khas dari kota tersebut.

Baca Juga: Erajaya Resmi Jalin Kerja Sama Bareng Restoran Kue Dari Korea Selatan

Bahkan, Presiden Jokowi mengatakan jika dirinya juga selalu menyempatkan diri untuk berwisata kuliner di Kota Makassar di tengah kesibukannya melakukan tugas negara.

Nah, berikut tiga rekomendasi tempat kuliner dari Jokowi yang bisa kamu masukkan dalam list wajib kunjung saat berlibur ke Makassar.

1. Aroma Coto Gagak

Aroma Coto Gagak, Makassar.(YouTube Presiden Joko Widodo)
Aroma Coto Gagak, Makassar.(YouTube Presiden Joko Widodo)

Nama gagak, kata Hj. Suharni, pemilik Aroma Coto Gagak, diambil dari nama jalan di mana kedai tersebut berada. Awalnya, kata dia, sang suami memang sudah berjualan coto Makassar di kawasan Mariso pada 1970.

Kini, coto Makassar buatannya telah dikenal di seantero kota. Aroma Coto Gagak, kata Hj. Suharni, memiliki keunikan di mana ciri khasnya yang dimasak dengan kayu bakar.

Baca Juga: Direncanakan Sejak Tiga Tahun Lalu, Pemkot Pontianak Jadikan Kawasan Ini Pusat Kuliner

"Pembuatannya ciri khasnya pada pemakaian kayu bakar. Kalau kayu bakar kan menyala terus, rasanya jadi beda karena langsung dari bahan alami," ujar dia.

Komentar