Makin Marak Bencana Alam, Kok Masih Ada Aja Orang Tak Peduli Lingkungan?

Risna Halidi, Lilis Varwati

Kamis, 18 November 2021 | 13:00 WIB
Makin Marak Bencana Alam, Kok Masih Ada Aja Orang Tak Peduli Lingkungan?
Ilustrasi Bencana Alam. (Pixabay)

Suara.com - Ada penyebab di balik sikap seseorang cuek dengan masalah lingkungan, terutama persoalan sampah. Secara psikologi, pilihan untuk peduli atau tidak terhadap hal tersebut akan sangat subyektif. 

Meski begitu, kesadaran untuk cinta lingkungan masih bisa ditularkan apabila saling memahami manfaatnya.

"Untuk memiliki kesadaran, perlu dimulai dengan adanya sense of purpose karena seseorang baru akan termotivasi jika apa yang dilakukannya memiliki tujuan dan arti," kata Psikolog Klinis Tara de Thouars, Psi., dalam webinar 'Plastik dan Evolusi Perilaku Manusia', beberapa waktu lalu.

Tara menjelaskan, dalam ilmu psikologis, orang yang masih tidak memiliki kepedulian terhadap sampah umumnya kurang memiliki empati atau apatis.

Sikap itu akibat perasaan menyangkal dan ketidaknyamanan untuk mengakui bahwa permasalahan sampah memang nyata dan mengancam kehidupan.

Lebih bijak mengelola sampah bisa menjadi salah satu bentuk telah mengetahui tujuan dari apa yang dilakukan, lanjut Tara.

Setelah itu, perbuatan bijak perlu didukung dan dipertahankan dengan adanya self reward atau memberikan hadiah pada diri sendiri sebagai apresiasi.

"Mengapresiasi diri karena telah melakukan sebuah kebaikan. Pada akhirnya, self reward ini dapat menjadi dorongan bagi seseorang untuk mengubah perilakunya secara jangka panjang," kata Tara. 

Sementara itu, dari sisi budaya bisa dilihat bahwa kemampuan mengelola sampah dan menjaga kelestarian lingkungan termasuk penanda peradaban.

baca juga

Sosiolog dan Pengajar FISIPOL Universitas Gadjah Mada Dr. Arie Sujito, S.Sos, M.Si mengatakan, agar semakin banyak masyarakat yang peduli lingkungan, perlu ada persepsi yang diubah.

"Inilah yang menjadi tantangan kita bersama. Masyarakat harus terlebih dahulu mengubah persepsi mengenai lingkungan, bahwa lingkungan harus dijaga agar kualitas kehidupan tetap baik untuk masa kini dan masa mendatang," ujarnya.

Hal tersebut juga berhubungan dengan cara masyarakat memandang sampah plastik sebagai bagian dari masalah lingkungan. Menurutnya, masyarakat perlu menyadari bahwa sampah plastik bukan berarti tidak bermakna atau menjijikkan.

"Melainkan bagian dari keseharian yang jika mampu dikelola dan dikendalikan akan meningkatkan kualitas hidup," ucap Arie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sampah Menumpuk di Tanjungbalai Karimun, Aunur Rafiq Perluas TPA dengan APBN Rp19 Miliar

Sampah Menumpuk di Tanjungbalai Karimun, Aunur Rafiq Perluas TPA dengan APBN Rp19 Miliar

Batam | Kamis, 18 November 2021 | 11:28 WIB

Warga Ponorogo Tewas di Gorong-gorong Rumahnya

Warga Ponorogo Tewas di Gorong-gorong Rumahnya

Jatim | Kamis, 18 November 2021 | 10:00 WIB

Ide Usaha Dari Sampah Daun Kering, Cuan Banyak Modal Sedikit

Ide Usaha Dari Sampah Daun Kering, Cuan Banyak Modal Sedikit

Bisnis | Kamis, 18 November 2021 | 08:08 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×