Semangat Guru Virtual Learning Series Dukung Guru Lakukan Blended Learning yang Efektif

Vania Rossa

Senin, 22 November 2021 | 14:59 WIB
Semangat Guru Virtual Learning Series Dukung Guru Lakukan Blended Learning yang Efektif
Peluncuran Semangat Guru Virtual Learning Series (Dok. HP Indonesia)

Suara.com - Setelah satu tahun lebih dunia pendidikan Indonesia harus beradaptasi dengan pembelajaran daring dari rumah akibat pandemi, kini sebagian besar wilayah mulai membiasakan diri dengan metode blended learning.

Tentu saja, baik siswa maupun guru, sama-sama harus beradaptasi dengan cara pembelajaran yang relatif baru ini. Dan untuk membantu mewujudkan blended learning yang efektif, HP meluncurkan Semangat Guru Virtual Learning Series, program pembelajaran untuk melatih soft skills para guru.

Semangat Guru Virtual Learning Series dikembangkan untuk mendukung guru Indonesia untuk melakukan blended learning yang efektif, dan tersedia melalui platform Guru Belajar & Berbagi milik Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Dalam platform Guru Belajar & Berbagi tersebut, terdapat enam episode pembelajaran dipandu oleh pembicara inspirasional untuk membangun soft skills, mulai dari keahlian dalam penggunaan teknologi sampai komunikasi.

Program Semangat Guru Virtual Learning Series ini telah dimulai pada bulan Juni lalu, dan menurut Fiona Lee, Managing Director HP Indonesia, pihaknya melihat antusiasme yang sangat besar dari para pendidik di seluruh penjuru Indonesia, termasuk dari Jabodetabek, Bali, Makassar, Malang, Medan, dan Jayapura.

"Sejak peluncuran Semangat Guru Virtual Learning Series, sekitar 127.000 pendidik telah bergabung dalam kelas-kelas online di platform Kemdikbudristek, Guru Belajar dan Berbagi, dan kelas-kelas di platform YouTube kami telah mendapat sekitar 227.000 views," kata Fiona, dalam wawancara melalui email dengan Suara.com.

Memberi Semangat Kepada Para Guru

Dalam kelas ‘Resilience and Technology’, seorang guru berbagi cerita tentang bagaimana ia selama ini merasa tidak bersemangat karena kurang memiliki kemampuan teknologi, terutama karena proses pembelajaran jarak jauh sangat tergantung kepada teknologi.

Program Semangat Guru Virtual Learning Series tidak hanya mengajarkannya keahlian-keahlian yang dibutuhkan para guru, tetapi juga memberikan semangat dan dorongan kepadanya untuk terus belajar dan mengembangkan keahlian-keahlian baru. Fiona menjelaskan bahwa kelas-kelas virtual tidak hanya mengajarkan keahlian teknologi, tetapi juga soft skill lainnya yang berperan penting terhadap pembelajaran berkualitas, termasuk cara berpikir kritis dan teknologi untuk pengajaran dan pembelajaran, kemampuan komunikasi efektif dalam blended learning, dan kemampuan berkolaborasi.

baca juga

"Kami percaya bahwa program Semangat Guru ini telah memberikan kesempatan kepada para pendidik untuk mempelajari dan membangun kemampuan teknologi dan soft skills yang dibutuhkan untuk mendidik generasi masa depan Indonesia. Ini adalah langkah yang penting dalam upaya kami untuk memastikan bahwa pendidikan berkualitas menjangkau lebih banyak orang, karena para pendidik berperan sangat penting dalam upaya membentuk generasi masa depan Indonesia menjadi tenaga kerja yang kompetitifi secara global melalui kemampuan-kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan masa depan," katanya lagi.

Selain melengkapi para pendidik dengan kemampuan yang tepat untuk beradaptasi dan berinovasi, program Semangat Guru juga mendorong dan memberikan semangat kepada para guru untuk terus mengikuti panggilan hati mereka untuk mengajar, dan mengedepankan kebenaran bahwa pembelajaran adalah proses yang berlangsung tanpa henti seumur hidup.

Materi yang Sesuai dengan Kebutuhan Pendidikan Saat Ini

Melalui kelas-kelas yang diadakan, program Semangat Guru Virtual Learning Series berbagi pemahaman, manfaat, dan metode blended learning yang mendorong pengajaran dan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan para pelajar di masa pandemi ini.

Dalam salah satu kelas Semangat Guru, pendidik menerapkan empat karakteristik pendidikan gabungan, termasuk pembelajaran asynchronous, in-sync, integrated learning, dan independent learning.

Fiona Lee, Managing Director HP Indonesia. (Dok. HP Indonesia)
Fiona Lee, Managing Director HP Indonesia. (Dok. HP Indonesia)

Menurut Fiona, blended learning mendorong guru dan pelajar untuk berfokus pada quality learning, yang berbeda dengan rote learning.
Blended learning, katanya, memungkinkan para pendidik untuk melihat dan memahami kebutuhan dan tingkat kecepatan belajar yang berbeda dari setiap pelajar. Pendekatan adaptive pedagogical yang diterapkannya mendorong fleksibilitas dalam memilih strategi dan teknologi untuk pengajaran dan pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan tujuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tujuh Sekolah di Cimahi Ditutup Sementara, Ini Penyebabnya

Tujuh Sekolah di Cimahi Ditutup Sementara, Ini Penyebabnya

Jabar | Senin, 22 November 2021 | 12:22 WIB

Logo Hari Guru Nasional 2021: Makna dan Link Download

Logo Hari Guru Nasional 2021: Makna dan Link Download

News | Senin, 22 November 2021 | 08:55 WIB

Profil Jeffrie Geovanie, Ketua Dewan Pembina PSI

Profil Jeffrie Geovanie, Ketua Dewan Pembina PSI

News | Minggu, 21 November 2021 | 18:53 WIB

Terkini

Temuan Pelampung Kedua Dipastikan Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1

Temuan Pelampung Kedua Dipastikan Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 14:56 WIB

Tayang 20 September, RuPaul Pimpin Komedi Drag Kacau di Stop! That! Train!

Tayang 20 September, RuPaul Pimpin Komedi Drag Kacau di Stop! That! Train!

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 14:55 WIB

Susunan Pemain Persija vs Persib Langsung Kasih Kekuatan Terbaik

Susunan Pemain Persija vs Persib Langsung Kasih Kekuatan Terbaik

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 14:54 WIB

Senjata Masih Terselempang di Tubuh, Mengapa Brida Rizky Ditemukan Tewas di Sungai Mesuji?

Senjata Masih Terselempang di Tubuh, Mengapa Brida Rizky Ditemukan Tewas di Sungai Mesuji?

Lampung | Sabtu, 12 September 2026 | 14:51 WIB

4 Sampo Amino Acid Terbaik untuk Rambut Sehat, Lembap, dan Kuat

4 Sampo Amino Acid Terbaik untuk Rambut Sehat, Lembap, dan Kuat

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 14:30 WIB

Review Cold Storage: Ketika Ruang Penyimpanan Berubah Jadi Perangkap

Review Cold Storage: Ketika Ruang Penyimpanan Berubah Jadi Perangkap

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 14:25 WIB

Biar Enggak Cepat Bokek, Gen Z Diajak Cerdas Olah Uang dan Investasi di Gen Z Impact Fest 2026

Biar Enggak Cepat Bokek, Gen Z Diajak Cerdas Olah Uang dan Investasi di Gen Z Impact Fest 2026

News | Sabtu, 12 September 2026 | 14:23 WIB

Apakah Zinc Bisa Mengatasi Jerawat? Ini Manfaat dan Cara Mengonsumsinya

Apakah Zinc Bisa Mengatasi Jerawat? Ini Manfaat dan Cara Mengonsumsinya

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 14:23 WIB

Hasil Labfor Kematian Sutrimo Segera Keluar, Polisi: Banyaknya Sampel Jadi Alasan Pemeriksaan Lama

Hasil Labfor Kematian Sutrimo Segera Keluar, Polisi: Banyaknya Sampel Jadi Alasan Pemeriksaan Lama

News | Sabtu, 12 September 2026 | 14:19 WIB

Tren Liburan Berubah, Wisatawan Kini Mencari Pengalaman Lokal yang Tak Terlupakan

Tren Liburan Berubah, Wisatawan Kini Mencari Pengalaman Lokal yang Tak Terlupakan

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 14:17 WIB

×