Suara.com - Apakah kamu sering memikirkan harapan yang tak pernah terpenuhi? Kamu merasa terus mengejar kebahagiaan tapi selalu berakhir merasa lelah dan sengsara? Jika iya, bisa jadi, hal itu juga yang membuatmu sulit untuk bahagia.
Semua manusia yang hidup di muka bumi akan merasakan kecewa dan sakit hati. Tapi jika terlalu sering, mungkin kamu perlu mengubah cara pandang.
Menurut Profesor sekaligus Psikiatri dan Pengobatan Perilaku di Rumah Sakit Amrita, Dr. Bindu Menon, seseorang rawan sengsara umumnya terjadi karena percaya hitam dan putih, sehingga situasi tersebut membuatnya sulit mengambil solusi.
Selain itu, ada lima kebiasaan yang membuatmu sulit bahagia. Simak ulasannya yang dilansir dari Healthshots.

1. Merasa Tidak Puas atau Kurang Puas
Perasaan tidak puas dalam hidup menjadi pemicu terbesar kesengsaraan. Ketika kamu merasa tidak puas, kamu sulit untuk bahagia.
"Kemampuan untuk menemukan kepuasan adalah kunci. Begitu kita menemukan kepuasaan itu, hadapi saja. Penting untuk dicatat bahwa merasa puas adalah suatu keharusan untuk menjalani hidup," ungkap Direktur Departemen Kesehatan Mental dan Ilmu Perilaku Fortis Healthcare, Dr. Samir Parikh.
2. Berusaha Menyenangkan Semua Orang
Menurut Dr. Bindu Menon, cara cepat untuk merasa sengsara adalah ketika kamu mencoba untuk menyenangkan semua orang.
"Kamu tidak bisa membuat orang bahagia setiap saat. Hal yang paling penting adalah, bagaimana kamu dapat menyenangkan diri sendiri dalam suatu situasi dan menghadapi masalah hidupmu," ungkapnya.
3. Suka Menunda
Beberapa orang cenderung menunda tugas untuk mencapai tujuan mereka. Sikap inilah yang mengarah pada masalah, sehingga menimbulkan konflik bagi diri sendiri dan juga orang lain. Tanpa disadari, orang yang suka menunda dapat menjadi racun dalam sehingga kamu sulit mendapatkan kebahagiaan dalam jangka panjang.
4. Sikap
Sikap yang negatif membuatmu sulit mencapai kebahagiaan. Tak hanya itu, kamu juga sulit untuk menjadi orang yang positif. Menurut Dr. Bindu Menon, seseorang perlu mengidentifikasi dari perasaan emosi negatif, serta mengubahnya untuk menjadi emosi yang positif.
"Jika kamu merasa sikapmu negatif, kamu perlu mencoba untuk mengadopsi cara yang lebih sehat untuk menghadapinya," ungkapnya.
5. Terlalu Mengejar Kebahagiaan
Perlu diingat bahwa kebahagiaan adalah tanggung jawab diri sendiri. Tetapi, jika kamu mencari kebahagiaan di luar diri atau mencari kebahagiaan lewat seseorang terlalu berlebihan, ini bisa membuatmu sakit hati.
Tidak perlu mencari kebahagiaan versi sendiri, kamu pun juga bisa menemukan kebahagiaan kecil di lingkungan sekitar. Salah satunya adalah keluarga dan teman yang selalu ada.