Survei KemenPPPA: Kekerasan Terhadap Perempuan Lebih Banyak Terjadi di Perkotaan, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Senin, 27 Desember 2021 | 20:10 WIB
Survei KemenPPPA: Kekerasan Terhadap Perempuan Lebih Banyak Terjadi di Perkotaan, Kenapa?
Ilustrasi foto kekerasan terhadap perempuan (suara.com)

Suara.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menemukan bahwa kasus kekerasan fisik dan seksual terhadap perempuan lebih banyak terjadi di perkotaan. 

Temuan itu berdasarkan hasil survei pengalaman hidup perempuan nasional 2021 terhadap perempuan berusia 15-64 tahun yang tersebar di 160 Kabupaten/Kota pilihan dalam 12.800 rumah tangga.

"Rata-rata kasus kekerasan seksual, kekerasan fisik, juga kekerasan fisik dan seksual oleh pasangan maupun bukan pasangan kecenderungan di wilayah perkotaan lebih tinggi daripada di pedesaan. Ini juga dapat dilihat bahwa tahun 2016 juga demikian," kata Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan KemenPPPA Ratna Susianawati dalam konferensi pers hasil survei, Senin (27/12/2021).

Menurutnya, terdapat beberapa penyebab daerah perkotaan lebih tinggi kasus kekerasannya dibandingkan di desa.

Ilustrasi kekerasan fisik (Pexels/Karolina Grabowska)
Ilustrasi kekerasan fisik (Pexels/Karolina Grabowska)

"Salah satunya, mobilisasi masyarakat, agresivitas masyarakat di perkotaan. Kemudian juga hubungan interaksi masyarakat di perkotaan. Ini yang menjadi salah satu faktor menyebabkan kenapa di wilayah perkotaan lebih tinggi daripada di pedesaan," jelas Ratna. 

Selain itu, kekerasan juga lebih banyak dialami oleh perempuan yang bekerja maupun terjadi di tempat kerja. Kata Ratna, prevalensi kekerasan fisik dan atau seksual pada perempuan yang bekerja ada sebanyak 27,7 persen. Sementara perempuan yang tidak bekerja ada sebanyak 24,8 persen yang mengalami kekerasan. 

Dilihat dari jenjang pendidikan, kekerasan fisik dan atau seksual yang terjadi selaman mereka hidup paling banyak terjadi pada yang jenjjang pendidikannya SMA ke atas, jumlahnya hampir 32,4 persen. Dibandingkan dengan tingkat SD atau SMP ada 22,3 persen.

Ratna mengungkapkan, kesimpulan dari hasil survei menemukan bahwa selama setahun terakhir prevalensi kekerasan fisik dan atau sekstual oleh selain pasangan maupun pasangan terjadi peningkatan. Akan tetapi, kasus kekerasan yang pernah terjadi selama hidup perempuan yang disurvei jumlahnya menurun. 

"Yang dimaksud pasangan ini tentunya ada suami, pasangan yang hidup bersama tidak menikah, kemudian pasangan seksual tinggal serumah. Sementara yang disebut selain pasangan misalnya orangtua, mertua, keluarga, teman, guru, orang tidak dikenal, aparat keamanan, majikan, dan lain sebagainya," paparnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Kekerasan Terhadap Jurnalis di Kota Palu Selama 2021

5 Kekerasan Terhadap Jurnalis di Kota Palu Selama 2021

Sulsel | Senin, 27 Desember 2021 | 17:21 WIB

Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Turun, Menteri PPPA: Tak Boleh Berpuas Hati

Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Turun, Menteri PPPA: Tak Boleh Berpuas Hati

News | Senin, 27 Desember 2021 | 16:31 WIB

Survei KemenPPPA: Jumlah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Menurun

Survei KemenPPPA: Jumlah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Menurun

Lifestyle | Senin, 27 Desember 2021 | 14:05 WIB

Terkini

Nobar Piala Dunia 2026 BRI di Medan-Jakarta Hadirkan Pengalaman Premium Bagi Nasabah dan Mitra

Nobar Piala Dunia 2026 BRI di Medan-Jakarta Hadirkan Pengalaman Premium Bagi Nasabah dan Mitra

Jakarta | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:38 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 BRI di Medan-Jakarta: Bentuk Apresiasi Bagi Nasabah Premium dan Mitra Bisnis

Nobar Piala Dunia 2026 BRI di Medan-Jakarta: Bentuk Apresiasi Bagi Nasabah Premium dan Mitra Bisnis

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:33 WIB

Hotman Paris Kritik Kapolri, Orang Kebanggaan Presiden Dikriminalisasi

Hotman Paris Kritik Kapolri, Orang Kebanggaan Presiden Dikriminalisasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:30 WIB

Indonesia Kejar Investasi AI China, Airlangga Ungkap Hasil Pertemuan dengan Huawei dan ByteDance

Indonesia Kejar Investasi AI China, Airlangga Ungkap Hasil Pertemuan dengan Huawei dan ByteDance

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:24 WIB

Terungkap Kronologi Direktur Keuangan yang Ditemukan Meninggal di Hotel St. Regis

Terungkap Kronologi Direktur Keuangan yang Ditemukan Meninggal di Hotel St. Regis

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:22 WIB

Wamensos Bawa Pesan Presiden ke Ratusan Siswa Baru Sekolah Rakyat Kota Semarang

Wamensos Bawa Pesan Presiden ke Ratusan Siswa Baru Sekolah Rakyat Kota Semarang

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:21 WIB

Kemensos - PKP Verifikasi Rumah Tak Layak Huni Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Jabar

Kemensos - PKP Verifikasi Rumah Tak Layak Huni Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Jabar

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:17 WIB

Kemenhub Percepat Dekarbonisasi, LINTAS Jadi Ruang Diskusi Transportasi Berkelanjutan

Kemenhub Percepat Dekarbonisasi, LINTAS Jadi Ruang Diskusi Transportasi Berkelanjutan

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:16 WIB

Deschamps Tegaskan Prancis Tak Akan Main-main Hadapi Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia

Deschamps Tegaskan Prancis Tak Akan Main-main Hadapi Inggris di Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:15 WIB

Di Hadapan Gus Ipul, Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Serentak Ucapkan Ikrar Mandiri

Di Hadapan Gus Ipul, Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Serentak Ucapkan Ikrar Mandiri

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:11 WIB

×