Ciri Anak Alami Disleksia atau Gangguan Belajar, Ini yang Mesti DIlakukan Orangtua

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Minggu, 23 Januari 2022 | 16:15 WIB
Ciri Anak Alami Disleksia atau Gangguan Belajar, Ini yang Mesti DIlakukan Orangtua
Ilustrasi Anak diseleksia. (Pexels.com/cottonbro)

Suara.com - Seiring bertambah usia, anak-anak umumnya akan makin pintar membaca, menulis, hingga berhitung. Tapi beberapa anak tertentu bisa saja alami kesulitan memahami pengajaran dasar tersebut.

Bukan sekadar faktor malas belajar, anak yang alami gangguan belajar bisa jadi karena terjadi masalah kesehatan mental, seperti disleksia

Dikutip dari Ruang Guru, anak dengan disleksia akan mengalami kesulitan dalam proses memahami sesuatu dari segi visual maupun suara.

 Ciri-Ciri Disleksia pada Anak Usia Sekolah

Dear Orangtua, Simak Tips Atasi Burnout saat Dampingi Anak Belajar. (Dok: Zenius)
Dear Orangtua, Simak Tips Atasi Burnout saat Dampingi Anak Belajar. (Dok: Zenius)

Ada beberapa ciri-ciri disleksia yang bisa diperhatikan pada anak usia sekolah. Berikut tanda-tanda yang terlihat:

  1. Mengalami kesulitan untuk mengingat nomor lebih dari satu angka.
  2. Anak kesulitan membaca, mengeja, atau menulis dibandingkan dengan anak seusianya.
  3. Bingung dengan konsep waktu dan mengingat urutan, misalnya urutan hari atau bulan.
  4. Sulit mengikuti arah, seperti kanan ataupun kiri.
  5. Kesulitan dalam mempelajari bahasa asing.
  6. Anak lambat dalam menulis, tulisan acak-acakan atau penulisan huruf dan angka terbalik. Misalnya antara huruf b dan d, p dan q, atau w dan m.
  7. Tidak mengalami kesulitan bicara, namun sulit untuk menemukan kata yang tepat untuk menjawab pertanyaan orang lain dan salah memilih terminologi atau pengungkapan kata yang tepat.
  8. Saat diberi tugas atau instruksi, anak cenderung lambat untuk memprosesnya (slow processing speed).
  9. Sulit membedakan huruf atau kata.
  10. Sulit konsentrasi dan menjadi hiperaktif.

Orangtua tetap harus mendampingi anak disleksia agar tetap memiliki kepercayaan diri untuk belajar. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan:

1. Cepat tanggap dan peka

Orangtua harus peka akan kondisi anak jika mulai terjadi gejala atau ciri-ciri gangguan belajar. Jangan menganggap ciri-ciri yang anak alami adalah hal yang biasa dan mengabaikannya. Apabila terlambat ditangani, hal ini dapat menurunkan kepercayaan diri anak di lingkungan sekolah dan membuatnya merasa depresi. Orangtua dapat melakukan terapi kepada anak melalui bantuan profesional.

2. Membantu anak untuk terus belajar

baca juga

Orangtua juga harus berperan aktif untuk membantu anak belajar membaca, bukan hanya jadi tugas guru di sekolah. Semakin sering anak membaca, maka kemampuannya pun akan semakin meningkat. Sediakan waktu untuk membaca buku bersama setiap malam dengan memilih buku-buku bacaan yang disukai anak. 

Biasakan anak untuk membaca buku dengan bersuara serta bermain tebak kata setelah kegiatan membaca selesai. Buatlah kegiatan membaca menjadi kegiatan yang menyenangkan supaya anak tidak mudah bosan.
 
3. Terapkan teknik belajar sesuai dengan kondisi anak

Anak disleksia akan kesulitan jika mengikuti proses belajar seperti anak pada umumnya. Salah satu cara yang bisa dilakukan dengan memberikan sekolah homeschooling. Melalui homeschooling, anak dapat belajar sesuai dengan kemampuan dan kecepatannya sendiri. 

Pembelajaran juga bisa lebih terfokus pada kemampuan mendengar, melihat, dan merasakan untuk meningkatkan kemampuan membaca. 

Tetapi, apabila anak berada di sekolah umum, bisa didaftarkan ke tempat les khusus untuk membantunya membaca. Sesuaikan jadwal les dengan perkembangan belajar anak. Jangan sampai jadwal belajarnya malah semakin padat dan membuat anak malas.

Selain itu, tunjukan perhatian dan kasih sayang kepada anak dengan memuji serta mengapresiasi setiap kemajuan belajarnya. Beri anak kebebasan untuk melakukan berbagai hal yang disukainya, seperti bermain musik, olahraga, dan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Akibat Malas yang Harus Diingat, Auto Jungkir Kasur!

3 Akibat Malas yang Harus Diingat, Auto Jungkir Kasur!

Your Say | Sabtu, 22 Januari 2022 | 23:56 WIB

Pandemi Bikin Anak Alami Learning Loss, Bagaimana Cara Kemendikbudristek untuk Memulihkannya?

Pandemi Bikin Anak Alami Learning Loss, Bagaimana Cara Kemendikbudristek untuk Memulihkannya?

Lifestyle | Sabtu, 22 Januari 2022 | 15:45 WIB

Anak-anak Disarankan Lakukan Kegiatan Olahraga, Ternyata Bisa Bantu Performa Belajar

Anak-anak Disarankan Lakukan Kegiatan Olahraga, Ternyata Bisa Bantu Performa Belajar

Jawa Tengah | Sabtu, 22 Januari 2022 | 09:00 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×