Ngeri! Demi Melahirkan Anak Laki-laki, Ibu Hamil Ini Rela Ikuti Ritual Menancapkan Paku ke Kepala

Arendya Nariswari, Amertiya Saraswati

Kamis, 17 Februari 2022 | 17:27 WIB
Ngeri! Demi Melahirkan Anak Laki-laki, Ibu Hamil Ini Rela Ikuti Ritual Menancapkan Paku ke Kepala
Ilustrasi Hamil (Pexels/Pixabay)

Suara.com - Kisah seorang ibu hamil di Pakistan sukses membuat miris. Demi mendapatkan anak laki-laki, ibu hamil tersebut rela kepalanya dipaku.

Melansir Oddity Central, ibu hamil tersebut membuat heboh dokter di Lady Reading Hospital di Peshawar. Ia datang ke rumah sakit dengan kondisi paku menancap di kepala.

Lewat pemeriksaan X-ray, terbukti bahwa ibu hamil tersebut memiliki paku sepanjang dua inci (sekitar 5 cm) yang menancap di kepala. Namun, kisah di baliknya membuat dokter tak percaya.

Menurut wanita yang tak disebutkan namanya tersebut, ia mendapat rekomendasi dari seorang penyembuh spiritual untuk melakukan ritual menancapkan paku di kepala.

Alasannya, ritual tersebut dipercaya akan membuat wanita ini melahirkan anak laki-laki pertamanya alih-alih anak perempuan keempat.

Saat datang ke rumah sakit, ibu tersebut dalam kondisi sadar tapi merasakan sakit yang luar biasa.

Ia juga sudah mencoba untuk mencabut paku itu sendiri dari tengkorak kepalanya, tapi tidak bisa melakukannya.

Ilustrasi ibu hamil. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi ibu hamil. (Sumber: Shutterstock)

Kepada dokter, ibu ini mengaku jika si suami mengancam akan meninggalkannya jika ia kembali melahirkan anak perempuan. Kemudian, seorang tetangga pun menyarankannya datang ke penyembuh spiritual.

Saat melakukan ritual tersebut, wanita ini diminta bernyanyi sambil memalu paku ke kepalanya. Namun, setelah dicek, paku tersebut diduga ditancapkan oleh orang lain.

baca juga

"Ia berkata jika wanita di daerahnya melakukan hal yang sama dan melahirkan anak laki-laki meski hasil USG menunjukkan anaknya perempuan," ungkap dr. Haider Suleman Khan dari Lady Reading Hospital.

"Ia hamil tiga bulan, dan karena rasa takut akan suaminya, ia pergi ke penyembuh spiritual yang memberinya taweez, hal-hal untuk dibaca, serta paku."

Saat ritual tersebut berjalan, keluarga wanita ini mendengarnya berteriak kesakitan dan mencoba membantu mencabut paku tersebut tetapi gagal.

Untunglah, paku tersebut belum sampai menembus otak dan dokter dapat mengeluarkannya dari tengkorak kepala.

Sementara, hasil X-ray dari ibu hamil ini menjadi viral setelah dibagikan di media sosial. Polisi pun kini melakukan investigasi untuk mencari penyembuh spiritual yang telah menipu wanita hamil tersebut.

"Tim khusus sudah dibentuk untuk mencari Pir (penyembuh) palsu yang bermain-main dengan hidup wanita tak bersalah dan memasukkan paku di kepalanya dengan janji anak laki-laki," ungkap Kepala Polisi Peshawar, Abbas Ahsan.

"Tim juga akan menginvestigasi kenapa insiden ini tidak langsung dilaporkan ke polisi oleh dokter."

Penyembuh spiritual atau Pir sendiri masih umum ditemui di Pakistan. Meski begitu, praktek penyembuh yang menyarankan untuk wanita hamil memaku kepala demi anak laki-laki adalah hal yang tidak wajar dilakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Potret Jessica Iskandar Saat Hamil, Positif Covid-19 Bareng Anak

7 Potret Jessica Iskandar Saat Hamil, Positif Covid-19 Bareng Anak

Entertainment | Kamis, 17 Februari 2022 | 16:37 WIB

9 Potret Maternity Cut Meyriska Jelang Lahiran Anak Kedua, Tetap Ramping Meski Hamil Besar

9 Potret Maternity Cut Meyriska Jelang Lahiran Anak Kedua, Tetap Ramping Meski Hamil Besar

Entertainment | Kamis, 17 Februari 2022 | 15:14 WIB

9 Potret Vincent Verhaag Rawat Jedar dan El Barack, Suami Juga Ayah Idaman

9 Potret Vincent Verhaag Rawat Jedar dan El Barack, Suami Juga Ayah Idaman

Entertainment | Kamis, 17 Februari 2022 | 12:12 WIB

Terkini

Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga

Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:30 WIB

Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor

Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor

Bogor | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:28 WIB

Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara

Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:13 WIB

Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara

Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara

Jogja | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:12 WIB

Kemelekatan Adalah Derita

Kemelekatan Adalah Derita

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:05 WIB

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:03 WIB

Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun

Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun

Batam | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:01 WIB

Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara

Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:00 WIB

Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!

Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:00 WIB

Situasi Jalan Tambak Berangsur Kondusif, Penyebab Bentrokan Masih Diselidiki

Situasi Jalan Tambak Berangsur Kondusif, Penyebab Bentrokan Masih Diselidiki

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:54 WIB

×