Viral Pria di Jepang Sempat Emosi saat Bus Tetiba Berhenti, Pas Tahu Kebenarannya Langung Terenyuh

Arendya Nariswari, Hiromi Kyuna

Selasa, 15 Maret 2022 | 16:14 WIB
Viral Pria di Jepang Sempat Emosi saat Bus Tetiba Berhenti, Pas Tahu Kebenarannya Langung Terenyuh
Ilustrasi Bus Transportasi Umum (pixabay)

Suara.com - Mencari transportasi umum yang ramah untuk difabel bisa dibilang tak terlalu mudah. Akses untuk menaiki kendaraan yang terlalu tinggi dan sulit di jangkau kursi roda menjadi salah satu tantangan bagi para difabel.

Namun sebuah video tentang transportasi umum yang ramah untuk difabel berhasil menyentuh hati banyak warganet. Video tersebut diunggah melalui akun TikTok @adityafjr_.

Dalam unggahan itu, seorang pria Indonesia yang tengah berada di Jepang menaiki sebuah bus untuk berpergian. Kondisi bus saat itu pun sangat sepi.

Tiba-tiba, supir bus berhenti dan beranjak dari balik kemudinya. Hal ini sempat membuat pria ini kesal karena harus menunggu.

"Ngapain sih berhenti? Gue udah telat mau makan sama teman-teman," pikirnya saat itu ketika menunggu bus berjalan.

Supir bus di Jepang menyiapkan jalur untuk difabel (TikTok @adityafjr_)
Supir bus di Jepang menyiapkan jalur untuk difabel (TikTok @adityafjr_)

Namun pikiran tersebut seketika berubah ketika melihat apa yang dilakukan supir bus. Ternyata ia berhenti untuk menyiapkan jalur di pintu bus.

Jalur tersebut digunakan untuk difabel agar bisa naik ke dalam bus dengan kursi rodanya. Tak hanya itu, supir bus tersebut juga menyiapkan tempat yang akan digunakan penumpang difabel selama di dalam bus.

Supir bus itu benar-benar membantu penumpang difabel tersebut bahkan mendorongkan kursi rodanya hingga ke tempat khusus yang disediakan. Sayangnya momen tersebut tak sempat terekam video.

Pria ini tak sanggup merekam sampai akhir karena ia merasa bersalah sudah emosi di awal ketika bus tiba-tiba berhenti. Aksi supir bus Jepang yang totalitas dalam membantu penumpang difabel ini pun benar-benar meluluhkan hatinya.

baca juga

Video ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.

"Di Singapura juga, semua di-handle supir busnya. Supirnya bakal turun ngedorong kursi roda dan ngunci dengan benar," komentar seorang warganet.

Warganet lain ikut berkomentar. "Negara maju sangat memperhatikan empati pada sesama," ujar warganet ini.

"Di Indonesia mah beda banget. Tanggannya tinggi amat. Aku yang bawa koper agak susah turunnya dari pintu. Gimana yang difabel. Harusnya dibikin datar gini," tulis warganet lainnya di kolom komentar.

Sementara itu, kurang dari 24 jam setelah diunggah, video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 500 ribu kali di TikTok.

Untuk menonton video selengkapnya, klik di sini!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap Manjakan Penonton, Ada Bus Gratis Menuju Sirkuit Mandalika, Ini Dia Rutenya

Siap Manjakan Penonton, Ada Bus Gratis Menuju Sirkuit Mandalika, Ini Dia Rutenya

Sport | Selasa, 15 Maret 2022 | 14:00 WIB

Viral Pemandian Air Panas Khusus Kaki Gratis di Jepang Sepi, Publik: Beda Cerita kalau di Indonesia

Viral Pemandian Air Panas Khusus Kaki Gratis di Jepang Sepi, Publik: Beda Cerita kalau di Indonesia

Lifestyle | Selasa, 15 Maret 2022 | 09:14 WIB

Tiga Kecelakaan Dalam 24 Jam Terakhir, TransJakarta Bakal Siapkan Sekolah Sopir Bus

Tiga Kecelakaan Dalam 24 Jam Terakhir, TransJakarta Bakal Siapkan Sekolah Sopir Bus

Jakarta | Senin, 14 Maret 2022 | 18:49 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×