Binomo Sudah Diblokir Sejak 2019, Kenapa Masyarakat Masih Tertipu Investasi Bodong?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 06 April 2022 | 16:30 WIB
Binomo Sudah Diblokir Sejak 2019, Kenapa Masyarakat Masih Tertipu Investasi Bodong?
Ilustrasi investasi saham.(Pexels/Anna Nekrashevich)

Suara.com - Aplikasi investasi bodong Binomo sempat menjadi perbincangan publik, terutama pasca selebgram Indra Kenz ditetapkan sebagai tersangka. Binomo menjadi platform investasi trading yang menyediakan aset perdagangan berupa emas, perak, saham, sampai uang asing.

Sebelum kasus penipuan investasi itu ramai beberapa waktu, aplikasi Binomo sebenarnya telah diblokir oleh pemerintah sejak 2019. Tapi kemudian platform tersebut hanya pindah server dan kembali beroperasi.

"Sebetulnya Binomo itu sudah kita hentikan sejak 2019. Tapi masyarakat kita masih ada saja yang ikut dan sering abai, sehingga tidak melakukan pengecekan," kata Kepala Satgas Waspada Investasi (SWI) Tongam L. Tobing dalam webinar Investasi bersama OVO dan Bareksa, Rabu (6/4/2022).

Tobing memaparkan, platform investasi bodong yang diblokir pemerintah biasanya akan berdalih sedang melakukan perbaikan server ataupun pemindahan data ketika sudah tidak bisa diakses. Kemudiam kembali beroperasi baru dan menawarkan berbagai investasi dengan untung besar dan cepat.

Ilustrasi Investasi [pexels.com]
Ilustrasi Investasi [pexels.com]

Hal seperti itu, tidak hanya terjadi pada aplikasi Binomo. Tobing mengatakan, selama lima tahun terakhir bahkan SWI menemukan lebih dari 1.000 platform investasi ilegal.

"Kebanyakan investasi bodong ini kita lakukan pemblokiran, pemberantasan tanpa ada korban. Jadi begitu muncul, kita injak, kita berantas. Walaupun memang di dalam berbagai kegiatan investasi bodong, kita lihat ada korban. Jadi pertanyaan masyarakat yang beredar, 'kenapa ada korban dulu baru bertindak'," tuturnya.

Tobing berpesan, masyarakat juga perlu teliti dalam memilih platform investasi. Lakukan dulu pengecekan terhadap legalitas perusahaan jasa investasi, izin perusahaan maupun izin pemberian jasa investasi pada situs Bank Indonesia maupun Otoritas Jasa Keuangan.

"Selalu kita katakan, kalau mau berinvestasi atau ada penawaran investasi dengan imbal hasil tinggi, cek legal izin produk, yang kedua logika rasionalitas imbal hasil. Investasi itu pasti ada resiko, jangan percaya kalau ada yang mengatakan perdagangan saham memberikan keuntungan fix, ini sangat menyesatkan," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puan Maharani: Praktik Investasi Ilegal Sangat Masif, Harus Ada Upaya Khusus Menghentikannya

Puan Maharani: Praktik Investasi Ilegal Sangat Masif, Harus Ada Upaya Khusus Menghentikannya

DPR | Rabu, 06 April 2022 | 14:34 WIB

Indra Kenz Sembunyikan Miliaran Asetnya Pakai Identitas Orang Lain di Luar Negeri

Indra Kenz Sembunyikan Miliaran Asetnya Pakai Identitas Orang Lain di Luar Negeri

Bisnis | Rabu, 06 April 2022 | 13:43 WIB

Financial Planner Ingatkan Bahaya Termakan Omongan Influencer, Salah Pilih Investasi Berharap Untung Malah Buntung

Financial Planner Ingatkan Bahaya Termakan Omongan Influencer, Salah Pilih Investasi Berharap Untung Malah Buntung

Lifestyle | Rabu, 06 April 2022 | 15:20 WIB

Terkini

Cara Baru Beli Kuota XL, AXIS, dan Smartfren Biar Dapat Bonus Pulsa di BRImo!

Cara Baru Beli Kuota XL, AXIS, dan Smartfren Biar Dapat Bonus Pulsa di BRImo!

Bri | Senin, 14 September 2026 | 15:58 WIB

Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas  Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor

Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 15:57 WIB

Mengurangi Limbah Styrofoam dengan Jamur, Bisakah Mushfoam Jadi Alternatif Kemasan?

Mengurangi Limbah Styrofoam dengan Jamur, Bisakah Mushfoam Jadi Alternatif Kemasan?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 15:55 WIB

Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya

Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:54 WIB

Karier dan Rekam Jejak Suahasil Nazara Sang Menteri Keuangan Baru

Karier dan Rekam Jejak Suahasil Nazara Sang Menteri Keuangan Baru

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:53 WIB

Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober

Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 15:50 WIB

Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699

Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:49 WIB

Kapal Kargo Iran Diserang Rudal Misterius di Selat Hormuz, Dekat Pulau Qeshm

Kapal Kargo Iran Diserang Rudal Misterius di Selat Hormuz, Dekat Pulau Qeshm

News | Senin, 14 September 2026 | 15:49 WIB

Said Abdullah Nilai Prabowo Sudah Waktunya Reshuffle Kabinet

Said Abdullah Nilai Prabowo Sudah Waktunya Reshuffle Kabinet

News | Senin, 14 September 2026 | 15:48 WIB

Trik Nonton Bioskop Lebih Murah Bulan Ini Pakai QRIS BRImo

Trik Nonton Bioskop Lebih Murah Bulan Ini Pakai QRIS BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 15:46 WIB

×